
Setelah makan malam Briana langsung bergegas masuk ke dalam kamarnya Briana ingin segera beristirahat
Pagi menjelang semua orang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing tampak Alvin yang yang baru keluar dari kamarnya hendak menuju ke perusahaannya
Saat di tengah jalan Alvin yang bersama asistennya dan juga sopirnya terkejut saat seorang wanita tiba-tiba menghadang mobil mereka membuat sang supir langsung mendadak menginjak rem mobil tersebut Untung saja Alvin dan asistennya baik-baik saja begitupun juga wanita yang berada di depan mobil milik mereka
Wanita tersebut langsung berjalan menuju kursi dimana Alvin duduk dan berusaha membuka pintu mobil tersebut tapi Alvin tak mau membuka pintu mobil tersebut membuat wanita itu menggedor-gedor pintu mobil tersebut Alvin juga bersikeras tak ingin membuka pintu
Tuan Kenapa tetap membukakan pintu untuk wanita itu mungkin saja dia sedang mengalami kesulitan dan hendak meminta pertolongan kita ." ucap asisten Alvin yang merasa iba melihat wanita tersebut
Alvin langsung menatap tajam pada asistennya tersebut kemudian langsung menyuruh asisten nya keluar Asisten yang sangat terkejut saat tuannya mengusirnya dari mobil setelah itu Alvin menyuruh sopirnya untuk terus berjalan tak menghiraukan wanita tersebut lagi sementara asisten yang ditinggalkan hanya tertegun sambil terdiam dia masih belum menyadari kesalahan apa yang telah dilakukan sehingga membuat Alvin mengusirnya dari mobil begitu sadar asisten tersebut langsung memanggil taksi dan segera masuk ke dalamnya agar dapat mengajar tuannya sementara wanita tadi menatap bingung kenapa tak ada yang menghiraukannya
Dengan langkah gontai wanita tersebut langsung mengambil ponselnya lalu menelepon seseorang "maaf tuan aku tak berhasil." ucap wanita tersebut Lalu memasukan kembali ponsel miliknya setelah sambungan telepon terputus
Sementara itu Alvin yang sudah tiba di perusahaan miliknya langsung menuju ruangannya sedangkan asistennya yang baru saja sampai langsung keluar dari taksi setelah membayar dan langsung berlari mengejar Alvin yang sudah masuk ke dalam lift asisten Alvin harus menggunakan tangga agar dapat mengejar Alvin
Alvin keluar dari lift sedangkan asistennya yang sudah tiba bersama lift Alvin yang baru tiba langsung mengikuti langkah lebar Alvin dari belakang sedangkan Alvin tak menggubris kedatangan asistennya langsung melangkah menuju ruangannya
"Kalau kau kasihan kepada wanita tadi kenapa kau tidak menolongnya tapi kembali kesini." tanya Alvin dengan nada sinis membuat asisten tersebut semakin menundukkan kepalanya
"Maafkan aku tuan aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi." ucap sang asisten sambil semakin tertunduk
Sekarang cari data wanita tersebut dan berikan kepadaku ucap Alvin membuat asisten tersebut merasa bingung tadi itu hanya ingin menolong wanita tersebut tapi menyuruhnya mencari data wanita tersebut tapi tak ingin mendapat amukan lagi asisten
Baik tuan Aku akan segera memberikan datangnya kepada Tuan ucap." asisten Alvin sambil menunduk hormat dan berlalu menuju ruangannya
Tak berselang lama asisten datang dengan wajah yang sulit diartikan lalu menyerahkan berkas yang berada di tangannya kepada Alvin
"Ada apa dengan wajahmu apa sekarang kau merasa malu atau ada sesuatu yang ingin kau ketahui tanya alvin membuat asisten tersebut tertunduk dengan berjuta perasaan malu dia tak menyangka bahwa tuan mudanya bisa mengetahui hal-hal kecil seperti itu.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya