Princess Briana

Princess Briana
255



Naura menatap cermin rias yang ada di hadapannya "wah ternyata aku sangat cantik jika didandani." ucap Naura penuh percaya diri sifatnya kembali penuh keceriaan


Para pelayan yang mendatangi orang hanya bisa tersenyum simpul mereka Tak habis pikir dengan sifat wanita yang ada di hadapan mereka tadi wajahnya menyeratkan kesedihan sebelum didandani sekarang tampak wajahnya berseri-seri


"Benarkah ini aku astaga aku tak pernah berpikir bahwa aku bisa secantik ini jika dirias." ucapnya Naura penuh percaya diri


Sementara itu Michael yang berada di ambang pintu tersenyum simpul mendengar ucapan Naura dia terkagum melihat wajah cantik jelita istrinya dengan gerakan tangan Mikail menyuruh para pelayan untuk keluar dari ruangan tersebut dan semua itu taksi disadari oleh Naura karena terlalu terpesona dengan dirinya sendiri karena selama ini listrik pun dia tak punya bahkan bedak hanya bedak baby yang dia miliki


"Astaga Apa kalian tahu aku tak pernah berdandan bahkan aku tidak pernah memakai lipglos sama sekali apalagi lipstik karena mereka selalu mengatakan bahwa aku tak pantas menggunakan barang-barang tersebut bahkan saat ayahku membelikan barang-barang tersebut mereka akan mengambilnya dan mengatakan Aku masih terlalu kecil untuk menggunakannya dan berkata pada ayahku bahwa aku tak menyukai barang-barang tersebut." ucap Naura menoleh mencari pelayan yang tadi mendandani dirinya saat menoleh matanya terbelalak mendapatkan Yang ternyata berada di tempat tersebut sedangkan para pelayan sudah tak ada di kamar tersebut


"Benarkah wah aku tak menyangka bahwa gadis seperti mu tak menggunakan kosmetik selama ini pantas saja kau terlihat lebih cantik dari biasanya Michael." dengan tatapan yang sulit di artikan pada Naura


Naura selalu menunduk malu mendengar ucapan Michael dia merutuki kebodohannya sendiri tak menyadari bahwa para pelayan sudah pergi meninggalkan dirinya


"Ayo kita ke tempat acara sebentar lagi pesta akan dimulai." ucap Michael


Kini semua orang sudah beradab di tempat pesta tampak Briana dengan mata biru indahnya membuat para tamu berdecak kagum melihatnya sedangkan Alvin yang berada di tempat tersebut mati-matian menahan rasa cemburu di dadanya karena para tamu undangan tersebut tak henti-hentinya melihat Briana apalagi para pria yang menjadi tamu undangan


Sedangkan Briana terlihat sangat santai melihat hal tersebut mungkin karena selama ini dirinya memang terbiasa diperhatikan seperti itu membuatnya tak terlalu ambil pusing tapi tidak dengan pria yang sangat mencintainya bahkan untas harus beberapa kali menenangkan sang Tuan agar tak menarik tangan putri Briana dari acara tersebut


"Sabar Tuan ini hanya acara pesta Putri Brian adalah milikmu kau jangan terlalu terpengaruh dengan orang-orang yang melihatnya tenang Tuan kau harus menjaga perilakumu ingat kita sekarang berada di istana benua banyak yang memperhatikan Tuan saat ini." ucap Untas yang kondisi otaknya agak normal


Alvin mendengar ucapan untas lalu melihat sekelilingnya tampak kakek ajima, ayah David serta yang lain memang sudah hadir di tempat tersebut membuat dirinya harus menahan semua keresahan yang ada di hatinya


Sementara itu Putri Briana yang mengalihkan pandangannya pada Alvin merasa heran dengan raut wajah sang kekasih yang tiba-tiba berubah terlihat sangat kesal apalagi dengan tatapan yang tak biasa pada dirinya membuat Briana bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya