Princess Briana

Princess Briana
27



Setelah mengatakan hal tersebut keduanya tertawa terbahak-bahak berpikir akan sangat mudah mendapatkan tahta


"Apakah ibu sudah mendapatkan balasan dari raja Bastian atas surat yang ibu kirimkan." tanya James


"Belum tapi menurut pesan orang-orang yang mengatakan surat mereka sudah di terima raja Bastian dan mereka sangat di terima dan di layani dengan baik oleh kerajaan Benua. ucap ratu Santos


"Itu hal yang baik pasti raja Bastian berpikir itu akan menguatkan dua kerajaan jika sampai aku dan putri istana Benua menikah." ucap James percaya diri


"Ibu sangat yakin raja Bastian akan secepatnya membalas surat ibu." ucap ratu Santos


Sementara itu di sebuah penjara bawah tanah tampak beberapa orang pria sedang di ikat di sebuah tiang, "wah-wah kalian sungguh luar biasa bagaman bisa kalian hendak membunuhku tanpa alasan yang jelas apa kalian pikir aku seperti kakekku yang mudah kalian racunni... mimpi." ucap seorang pria tampan yang sedang duduk di kursi dengan beberapa pengawal


"Dasar bocah kurang ajar, kalau bukan karenamu putraku tak akan mati dan cucuku tak akan gila." ucap salah satu pria yang terikat


"Kenapa Kau menyalahkan semuanya kepadaku, memang aku yang suruh putramu bunuh diri dan cucumu gila." ucap Bastian santai


"Karena kau menolak cucuku dan hal itu membuatnya patah hati dan kemudian mabuk bersama pria dan hamil membuatnya jadi gila sehingga ayahnya malu dan bunuh diri ." ucap pria tersebut


"Terus salahnya di mana, aku tak menyukai cucumu jadi wajar saja jika aku menolaknya, lalu kenapa aku yang kau salahkan." ucap Bastian bingung


"Nampaknya orang tua ini akan segera mati jangan sia-siakan nafas terakhirnya....suruh dia meniup semua balon yang akan saya gunakan besok." ucap Bastian tersenyum sini lalu berlalu dari ruangan tersebut


Menuju ruanga lain tampak seorang pemuda sedang di hajar oleh beberapa bawahannya, "bagaman rasanya di pukul apa sakit atau nikmat." tanya Bastian sambil menatap sinis pria di hadapannya


"Maaf katamu setelah kau membunuh beberapa pelayan istana wanita hanya karena mereka tak bersedia melayani nafsumu." tanya Bastian geram pada salah satu pengawalnya tersebut yang tega menyiksa dan membunuh beberapa pelayan wanita


"Aku mohon yang mulia aku akan bertobat." ucap pria tersebut


"Buang dia di ke goa tanpa dasar aku tak ingin melihat wajah laknatnya itu ." ucap Bastian, para pengawal Langsung melakukan hal yang di perintahkan oleh Bastian


Bastian Langsung keluar dari ruangan bawah tanah menuju istananya dia akan memberikan surat balasan pada kerajaan Santos tentang undang ratu Santos


Kini Alvin sedang berada di apartemennya entah apa yang di pikirkanya


Sedangkan di kediaman David tampak Briana yang sedang tertidur pulas


Rendra yang kembali ke apartemennya mulai memikirkan ide untuk di berikan pada tuanya besok


Sementara itu Silvia yang sudah kembali ke kediamannya Langsung membanting semua barang-barang yang ada di dalam kamarnya dia merasa sangat malu kalau kedua orang tuanya sampai tau bahwa James membuangnya seperti sampah padahal sebelumnya James berjanji akan menjadikan dia ratu di istana


Ke dua orang tua Silvia sangat terkejut saat anaknya pulang dalam keadaan marah karena setau mereka Silvia pergi bersama pangeran James ke istana untuk bertemu ratu


"Ada apa kenapa kau menangis apa yang terjadi." tanya mama Silvia pada putrinya


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya