Princess Briana

Princess Briana
265



Naura yang sudah sampai di pintu ingin membuka pintu tersebut tapi sepertinya sangat susah pintunya sepertinya tak bisa terbuka apalagi kunci pintu tersebut otomatis membuat Naura bingung pasalnya kartu pintu tersebut ada di tangannya di Sudah memasukkan kartu tersebut tapi nihil


Naura langsung menoreh ke arah Michael yang sedang menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan "tuan sepertinya pintu ini macet apa yang harus kita lakukan apalagi saat ini Tuan sedang haus apakah bisa Tuan menelepon seseorang untuk membantu kita." ucap Naura seraya berjalan ingin mendekati Michael membuat percaya langsung mundur


"Tolong berhenti di sana Jangan mendekati arahku lagi." ucap Michael yang berpikir Naura ingin mendekatinya


Naura menatap bingung pada Michael karena niatnya adalah untuk mengambil ponsel miliknya yang berada di bawah bantal


Maaf tuan Aku hanya ingin mengambil ponselku yang berada di bawah bantal tepat di belakang Tuan ucap Naura yang menunjuk arah belakang Michael yang sedang di tepi tempat tidur


Langsung menoleh ke arah belakang tubuhnya Michael mendesak prestasi di antara malu dan juga hasrat yang sedang memuncak saat ini Naura tetap berjalan tepat di samping Michael Naura langsung berniat untuk mengambil ponselnya tapi karena ada setetes air membuat Naura sedikit tergelincir dan langsung jatuh ke pelukan Michael


Michael yang sedang menahan hasratnya sudah tak bisa menahannya lagi apalagi menghirup bau tubuh Naura sangat wangi entah apa yang digunakan oleh wanita yang ada di hadapannya ini tapi wangi tubuhnya sangat beda dengan wanita-wanita yang pernah dekat dengannya bahkan wangi tubuh wanita yang ada di hadapannya ini sangat-sangat harum bahkan 100 kali lipat dengan wanita-wanita yang pernah dia temui


Tanpa pikir panjang Michael langsung mendekap tubuh Naura dan mengangkat tubuh naura lalu ******* bibir Naura dengan rakus Naura yang mendapatkan serangan mendadak tersebut langsung terdiam kaku dia tak tahu harus melakukan apa sedangkan Michael tampak tak peduli dengan yang terjadi dia terus mencium dengan rakus bibir mungil Naura


Sayang aku sangat menginginkanmu ucap Michael di sela-sela aktivitasnya yang kini sudah berpindah ke leher Naura bahkan tangannya tak tinggal diam


Naura hanya bisa terpaku dengan kegiatan yang dilakukan oleh Michael karena hasratnya juga tiba-tiba timbul secara mendadak membuatnya merasakan kenikmatan-kenikmatan yang diberikan oleh Michael


"Ini sudah semakin larut berhentilah menangis ." ucap Robert sambil mengangkat wajah Nining lalu dengan lembut Robert mengecup bibir Nining yang tadinya hanya sekedar ciuman menjadi ******* Robert menghentikan kegiatan mereka saat merasakan pasokan nafas Nining semakin menipis


Nining langsung menghirup udara dengan rakus, apa kau ingin membunuhku." tanya Nining sambil mengatur nafasnya


Robert tersenyum penuh arti melihat wajah istrinya yang tampak memerah "apakah kau sudah makan." tanya Robert dengan seulas senyum Nining hanya menggeleng kepala memang sejak tadi dia belum makan sama sekali Robert menghembuskan nafas kasar lalu mengambil ponselnya untuk menelepon seseorang setelah menelpon Robert meletakkan kembali ponselnya


"Sekarang ayo cuci muka lihatlah Kau sangat jelek dengan wajah penuh air mata seperti." ucap Robert


Nining langsung bangkit dan berlari ke dalam kamar mandi, jantungnya berdetak kencang setelah kejadian tersebut


Setelah pencuci muka Nining langsung keluar dia menatap heran ke arah Robert yang sudah duduk manis dengan makanan yang sudah tertata di atas meja


"Apa kau yang memesan semua ini apakah ini tidak terlalu banyak untuk kita makan." tanya Nining


"Ini tak banyak ini sedikit untuk kita berdua kita harus mengisi tenaga." ucap Robert dengan wajah mesumnya pria kaku tersebut kini lebih hangat.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya