Princess Briana

Princess Briana
6



Briana Tersenyum puas saat melihat apa yang dia dapatkan ternyata pangeran penjahat kelamin tersebut, sangat cabul bahkan dia pernah beberapa kali memperkosa gadis


Sementara itu James terus melihat ke arah Briana yang berada di balik meja kerjanya, membuat Alvin sangat kesal pada adik tirinya Tersebut


"Apa masih ada yang kalian ingin bicarakan, aku akan melanjutkan pekerjaan ku." ucap Alvin mengusir halus


"Baiklah kami akan kembali ke hotel untuk menikmati Bulan madu kami." ucap James


Sedangkan Alvin tampak biasa saja mendengar hal tersebut, toh dia juga sudah tak mencintai wanita itu Alvin hanya mengaguk saja melihat ke dua manusia karbit Tersebut keluar dari ruang kerjanya


Alvin kembali ke kursi kebesaran, tak terasa jam sudah menunjukan jam makan siang


Tampak Briana membuka bekal milikinya, membuat Alvin langsung melihat ke arah Briana, tampak makan lezat dan sehat tertata rapi di meja tersebut, membuat Alvin menelan silvanya melihat makan tersebut


Briana tersenyum melihat hasil masakannya, dia memang jarang makan di luar karena Erina selalu menyuruhnya membawa bekal dan itu menjadi kebiasaan untuk dirinya


Alvin yang terus menatap makanan di atas meja Briana


"Apa kau tak ingin menawarkan makanan untuk ku." tanya Alvin berharap Briana mengajaknya makan


Belum juga Briana menjawabnya, Rendra sudah datang dengan menu makan yang dia pesan dari salah satu restoran


Alvin menatap tajam Rendra karena selalu datang di saat yang tidak tepat dan itu membuatnya sangat kesal


"Tuan muda ini makan siang anda." ucap Rendra seraya tersenyum


Alvin menatap tajam Rendra membuat Rendra kebingungan apalagi kesalahannya hari ini kenapa dia seakan di musuhi oleh Alvin


Rendra menatap tuanya yang terlihat sangat kesal, sekarang dia mengerti kenapa tuannya kesal padanya


"Nona Briana bolehkah aku mencicipi makananmu." tanya Rendra berharap Briana mau memberikan dirinya sedikit makanan miliknya


Briana menatap Rendra dengan tatapan kesal dan jengkel, tapi pesan mamanya adalah dia harus berbagi makanan kalau ada yang meminta sekalipun itu musuh, tentu saja Brima akan mematuhi ucapan mamanya walaupun dia masih kesal dengan Rendra yang membuatnya berakhir menjadi asisten


Briana mengambil piring lalu mengambil lauk untuk di berikan pada Rendra


Setelah mendapatkan apa yang di inginkan Rendra langsung ke meja di mana tuanya makan, Alvin berbinar saat Rendra membawa makanan tersebut, Alvin langsung tersenyum dan memberikan jempol pada Rendra yang tau apa keinginannya


Alvin yang mencoba masakan Brian terbelalak, masakannya sangat enak seperti masakan ibunya, Rendra yang makan bersama Alvin berniat mencoba masakan Briana


Alvin langsung menutup makan tersebut dengan tubuhnya lalu menatap Alvin dengan tatapan membunuh, Rendra menelan silvanya melihat tuanya menjaga makanan tersebut seperti menjaga berlian


Rendra pasrah memakan nasi kota miliknya, sambil melihat Alvin dengan lahap memakan makan yang dia minta dari Briana, bahkan Alvin makan Tanpa sisa, padahal biasanya Alvin menjaga tubuhnya dengan makan tidak terlalu banyak tapi ini bahkan sisa air soup saja tidak ada


Alvin menjilati jari tangannya, membuat Rendra menelan Silvanya dia yakin makanan tersebut pasti sangatlah lezat, karena tuanya termasuk seseorang pilih-pilih dalam hal makan


Alvin bangkit untuk membersihkan tanganannya, Briana yang kasihan melihat Rendra yang terus menatap piring bekas lauk miliknya tadi langsung memberikan ayam yang belum dia makan


Briana langsung ke kamar mandi khusus dirinya


Rendra kegirangan mendapatkan ayam tersebut, tapi kebahagiaannya sirna saat dia hendak mengambil ayam tersebut, seseorang mengambil ayam tersebut terlebih dahulu.


jangan lupa, like komen vote dan hadiahnya