Princess Briana

Princess Briana
272



"Kau harus sabar mungkin saja Tuan Michel tidak ingin terpesona denganmu saat ini sehingga dia tidak ingin menatapmu Kau harus tahu saat ini ada ayahmu di sini dia pasti sengaja agar tak sampai terpanah saat melihatmu sehingga melupakan bahwa dia sudah memiliki Naura di sisinya." ucap Ibu Mila dengan percaya diri


Dan dengan bodohnya Amel percaya semua kata-kata ibunya yang tidak masuk akal itu


Itu Robert terus mengawasi semua orang ada dalam ruangan tersebut Robert bahkan menghilang kepala tak percaya dengan tingkah kedua orang yang ada di hadapan tuannya


"Baiklah silakan beristirahat dulu kita akan makan siang bersama." ucap ayah Renu setelah hampir satu jam Mereka duduk bersama sambil bangkit ayah Renu mengantar Naura dan Michel ke kamar milik Naura diikuti oleh Ibu Mila dan Amel sedangkan Robert langsung diantar pelayan ke kamar tamu yang sudah disediakan oleh Tuan Renu


Saat mereka jalan menuju kamar Naura tiba-tiba Amel pura-pura tersungkur apalagi dia tepat berada di belakang tubuh Michael


Tentu saja hal tersebut membuat semua orang terkejut tapi tidak dengan Michel dengan Santai dia menyiarkan tubuhnya sehingga Amel jatuh tepat di bawah kaki Naura membuat Amel cepat-cepat membantu putrinya untuk berdiri "apa yang terjadi denganmu Kenapa kau bisa tersungkur dan jatuh padahal jalanan ini rata dan baru dibersihkan oleh pelayan." ucap Ibu Mila


"Aku tidak tahu ibu tiba-tiba kakiku sepertinya terkena sesuatu sehingga aku tiba-tiba tersungkur." ucap Amel mencari alasan


"Benarkah apa pelayan itu kurang baik bekerja sehingga ada kotoran yang tertinggal." ucap ibu Mila sambil memperhatikan lantai


"Sudahlah mungkin saja sepatu Amel habis terkena sesuatu sesuatu sehingga dia tak sengaja terjatuh." ucap tuan Renu sambil terus berjalan mempersilahkan Michael dan Naura kembali berjalan menuju kamar


Begitu tiba di depan pintu Naura dan Michel langsung masuk ke dalam kamarnya sedangkan Tuan Reno Langsung kembali ke ruang kerja sedangkan Amel dan Mila kembali ke kamar Amel sengaja mengikuti ibunya sampai di kamar entah apa lagi rencana ke dua wanita tersebut


"Kakak apa ini tidak salah Apa benar ini rumah kakak tanya Nining sambil memperlihatkan isi kamar Robert sambil berbaring di atas ranjang


"Bagaimana Apa kau menyukai rumah Kakak." tanya Robert


"Aku suka sih kak tapi Apa tidak sebaiknya kita mengontrak rumah yang lebih kecil dari ini apalagi biaya rumah ini pasti sangat mahal belum sopir dan pelayan di rumah ini." ucap Nining yang berpikir bawah rumah yang dimiliki oleh Robert adalah rumah kontrak


Saat mendengar ucapan istrinya membuat senyum di wajah Robert terukir dengan sempurna "sayang itu adalah rumah pribadi milikku." ucap Robert dengan santai


"Apa kakak serius ini rumah pribadi milik kakak." tanya Nining yang masih tak percaya rumah mewah yang saat ini di tempatnya adalah milik pribadi suaminya


"Iya bahkan sebentar lagi rumah itu akan menjadi milikmu karena aku sudah menyuruh seseorang untuk mengubah sertifikat rumah tersebut menjadi atas namamu karena rumah tersebut adalah salahsatu mahar yang aku berikan untuk mu." ucap Robert


Rasanya Nini ingin meloncat-loncat sambil berteriak mengatakan i love you suamiku dia tak menyangka pernikahan yang dipaksakan dapat membuatnya bertemu dengan suami yang sangat baik walaupun awalanya di berpikir bahwa Robert pria yang sangat mengerikan karena tak pernah tersenyum


Sementara itu di tempat lain tampak tampak Roy terus menatap ponsel miliknya.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya