
Mendengar hal itu Sri merasa iri tapi karena mendengar ayahnya mengatakan bahwa dia akan melakukan hal yang sama saat Sri menikah membuat hati Sri sedikit agak tenang
Sementara Siti hanya bisa tersenyum sambil melihat ke arah ayahnya dia tak menyangka bahwa dia yang akan terlebih dahulu menikah sebelum kakaknya Sri karena selama ini para pria selalu mengejar Sri bahkan sudah beberapa orang yang datang melamar tapi Sri menolaknya
"Oh iya Siti sebaiknya kau bersiap karena malam ini keluarga Untas akan datang untuk melamarmu dan akan ada beberapa pelayan baru yang datang untuk membantu." ucap pak iman
Siti langsung melihat ke arah ayahnya "benarkah ayah bukannya mereka akan datang besok." ucap Siti
"Tidak mereka akan datang malam ini dan Ayah sudah menyiapkan sesuatu di kamarmu pakailah itu sebentar malam." ucap pak imam
Di belahan bumi lain di sebuah rumah mewah tampak sepasang suami istri saling melirik "apa Ayah tidak salah dengar tadi putra kita menghubungi mu mengatakan bahwa kita harus ke kota A untuk melamar seorang gadis." ucap Ayah unta
"Ibu juga sepertinya mendengar hal tersebut tapi apakah itu mungkin apakah unta tidak sedang mempermainkan kita Ayah tahu kan untuk itu jomblo sejak lahir dan dia tak mau berdekatan dengan wanita dengan berbagai alasan, katanya terlalu harum, terlalu busuk, terlalu putih, terlalu hitam,terlalu cantik,terlalu jelek,terlalu cerewet,terlalu pendiam, terlalu tinggi,terlalu pendek dan berbagai macam alasan agar wanita yang kita kenalkan dia tolak." ucap sang ibu
"Jadi bagaimana haruskah kita percaya padanya atau kita membutuhkan bukti darinya pasalnya kita sudah lama menyuruhnya untuk menikah tapi apa yang dia katakan aku masih belum mau menikah dan berhentilah untuk menyuruhku bertemu dengan wanita-wanita itu." ucap ayah Untas
"Tidak sebaiknya kita ke kota A sepertinya dia serius mengatakan hal tersebut." ucap ibu Untas
Sementara itu di kediaman pak iman tampak Siti langsung menuju kamarnya setelah ayahnya menyuruhnya untuk bersiap Siti yang sudah berada di kamarnya melihat sebuah kotak besar di atas ranjang miliknya Siti langsung membuka kotak tersebut tampak sebuah surat di dalam kotak tersebut Ternyata semua itu barang pemberian untas untuknya tampak sebuah baju sepatu serta perhiasan Siti tersenyum melihat pakaian tersebut yang lengkap dengan cadar yang biasa dikenakan tapi sepertinya pakaian dan cadar tersebut dibuat khusus untuknya
Sri yang mendengar bahwa siti akan dilamar malam ini oleh keluarga Untas langsung menatap ke arah Siti dengan tatapan yang sulit di artikan begitu melihat adiknya menuju kamarnya Sri langsung mengikuti langkah kaki siti
Tanpa permisi Sri langsung masuk ke dalam kamar di mana Siti berada kemudian Sri melihat Siti yang sedang membuka sebuah kotak besar tampak sebuah pakaian mewah dan juga barang-barang mewah ada di dalam kotak tersebut membuat istri semakin iri pada Siti
Siti yang menyadari keberadaan Sri langsung menoleh ke arah Sri "kakak kemarin ada apa kak." tanya Siti
"Sepertinya kau sangat bahagia akan dilamar sebentar malam oleh tuan Untas lihatlah hadiah-hadiah yang diberikan oleh Tuan Untas kepadamu sungguh hadiah yang sangat mahal kau pasti sangat menyukainya." ucap sini Sri
Mendengar perkataan Sri membuat Siti tidak enak akan menjawab perkataan kakaknya dia hanya bisa tersenyum sambil mengangguk setelah mengatakan hal-hal yang tidak jelas pada Siti Langsung Sri kembali ke kamarnya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya