Princess Briana

Princess Briana
55



"Kau membuat kepalaku sakit Dan aku berjanji aku akan membuatnya mengetahui bagaman mencintai seseorang wanita Guetta dan aku belum menerimanya menjadi kakak ipar ku." ucap Bastian


"Sebaiknya kita segera keluar dari kerajaan Santos aku sudah bosan berada di sini aku sudah menemukan ibu Yolas Aku ingin pergi dari tempat ini dan ingat rahasiakan semua yang terjadi di sini dari kak Galang kak Brian dan Rayan serta kepada kedua orang tua kita, dan kau harus ingat kau tidak boleh melakukan apapun pada Alvin ucap Briana


"Baiklah aku mengerti Aku mengerti aku takkan melakukan apapun padanya selama dia tidak tidak menyakiti perasaanmu Aku mengalah bukan karena aku sudah menerimanya dan aku setuju kau bersamanya bukan karena senang dengananya tapi karena aku menyayangimu." ucap Raja Bastian


"Ayo kita keluar dari istana para pengawal ku sudah berada di luar karena mereka menungguku sedari tadi." ucap Putri Briana


"Kau mungkin urusanmu sudah selesai untuk saat ini tapi urusanku dengan Ratu Elenor dan pangeran James belum selesai AKu tidak terima mereka memperlakukan seperti itu dan aku tak bisa menahan diri untuk melakukan sesuatu pada mereka." ucap Raja Bastian


"Baiklah kami akan keluar terlebih dahulu dan kau silakan melakukan apapun yang kau suka


" ucap Putri Briana berlalu begitu saja bersama Alvin dan yang lainnya


Nampak ibu Yolas tergeletak pingsan tak berdaya dengan luka di sekujur tubuh dan sepertinya mereka tidak memberinya makan Alvin langsung menatap Briana sambil mengarahkan pandangannya pada ada ibu Yola Brian yang mengerti langsung melepaskan tangan Alvin Alvin langsung menggendong ibu Yola untuk keluar dari istana untuk diberikan perawatan yang terbaik di rumah sakit terbesar di kota A


Sementara itu ratu elinor dan james yang melihat hal tersebut hanya mampu terdiam saat melihat para rombongan Pangeran Alvin dan putri Briana keluar dari istana karena mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena Pangeran Bastian Masi berdiri di tempat sambil menatap tajam Ratu elinor


"Sepertinya ini semua ada konspirasi untuk membuat Pangeran Alvin dan calon istrinya itu Putri Briana mendapat masalah aku yakin pasti tabib istana bersekongkol dengan beberapa orang ucap Ratu Eleanor menyalahkan tabib atas apa yang terjadi.


Bastian mendengus sebal saat Ratu elinor menyalakan orang lain atas kesalahan yang dilakukannya tapi dia mencoba untuk bersabar dan mencari cara untuk membuat ratu elenor bisa mengakui perbuatannya


"Aku pikir seorang tabib tidak mungkin berani menyalahkan seorang pangeran dan calon istrinya apalagi ini adalah suatu masalah yang besar pasti dia mempunyai pendukung yang kuat sehingga dia berani berbuat seperti itu menuduh sembarangan tanpa bukti yang ada." ucap raja Bastian


"Anda tidak perlu khawatir yang mulia tabib itu sudah aku singkirkan karena aku merasa dia adalah orang yang tidak bertanggungjawab dan berniat buruk pada kerajaan Santos." ucap ratu Elenor berusaha menghilangkan seluruh saksi yang terlibat dalam kejahatannya


"Benarkah wah ternyata gerakan yang mulia sangat cepat tapi aku sudah menekankan bahwa sekarang kerajaan benua dan kerajaan Santo tidak mempunyai hubungan kerjasama apapun lagi dan ini adalah kunjungan ku yang terakhir pada kerajaan Santoso ucap Bastian lalu berlalu


Ratu elinor berusaha untuk mengejar Raja Bastian agar mereka bisa berdamai seperti dulu lagi


jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya