Princess Briana

Princess Briana
188



Alvin langsung menghentikan langkahnya hendak pergi dari restoran tersebut dan melihat pelayan yang memberikannya bil makanan tapi yang membuat Alvin terkejut adalah makanan tersebut sangat panjang membuat dia bingung padahal dia hanya makan berdua dengan ayah David


"Permisi tuan maaf ini adalah bil pesanan makanan yang anda pesan." ucap pelayan tersebut


Alvin langsung mengambil bil yang di berikan oleh pelayan tersebut saat melihat harga yang harus dibayar Alvin terbelalak


"Apa ini tidak salah." tanya Alvin


Sementara itu di perusahaan milik Alvin, Briana, Brian dan brayen tampak para karyawan sangat bahagia karena mendapatkan makan siang gratis beserta dengan beberapa kue sebagai makanan penutup begitupun di beberapa panti asuhan dan rumah untuk anak jalanan mereka mendapatkan makan siang gratis lengkap dengan beberapa cemilan


Setelah pelayan menjelaskan apa yang terjadi Alvin langsung memberikan kartu ajaib nya kepada sang pelayan


Setelah menyelesaikan pembayarannya yang memakan ratusan juta Alvin kembali ke perusahaannya tampak para karyawan sedang makan dan tak lupa untas yang dengan lahap makan dengan wajah ceria semua makan penutup yang di sajikan


Untas melihat kedatangan Alvin langsung menghampiri Alvin "terima kasih Tuan karena mentraktir kami makan." ucap Untas


Kariyawan yang lain yang melihat kehadiran Alvin langsung mengucapkan terima kasih sedangkan Alvin hanya mengangguk lalu berjalan ke arah lift menuju ruangannya pantas saja harga yang harus dibayar mahal rupanya calon Ayah mertuanya langsung membawa melayani dari restoran untuk melayani para karyawannya secara langsung


Sedangkan Alvin yang sudah berada di dalam mobil langsung tersenyum penuh kepuasan setelah mengerjai Alvin Kini dia kembali ke vila di mana ketiga sahabatnya sudah menunggu dengan perasaan kesal karena Alvin meninggalkan mereka bertiga


"Bisa-bisanya dia meninggalkan kita di villa yang terpencil ini apa lagi dia tahu kita sengaja memasang alat penghilang signal agar semua ponsel tidak berfungsi di villain ini dan dia dengan santainya meninggalkan kita di sini." ucap Need


"Tapi aku hanya mengatakan hal yang memang terjadi dan semua juga karena kebodohannya." ucap Need tak ingin disalahkan


"Kau ini Apa kau tak takut putrimu yang kedua menikah dalam waktu dekat ini." ucap Deaslan membuat Lewis yang tadi hanya cuek dengan pembicaraan kedua orang tersebut langsung memasang telinganya baik-baik mendengar ucapan Deaslan


"Apa maksudmu apakah kau mendoakan Putri agar cepat menikah." tanya Need


"Aku hanya mengatakan saja Bagaimana jika Putri akan segera menikah dalam waktu dekat ini." ucap Desalan


"Sudahlah aku tahu maksudmu tapi yang jelas saat ini putriku sedang berkuliah dengan baik dan dia tak punya kekasih untuk saat ini apalagi putra David sudah memiliki pasangan semua jadi aku rasa Putri kedua aku cukup aman dan bisa menyelesaikan kuliahnya dengan tenang ucap Need percaya diri


"Benarkah kau percaya diri sekali Apa kau tidak berpikir kalau seandainya ada pria yang berniat untuk menikahi putrimu." tanya Desalan


"Kau tenang saja selama pria tersebut orang diluar keluarga David aku akan mengatasinya hanya dengan menyentikan jari tanganku saja ucap Need


Mendengar perkataan membuat Lewis tersenyum tipis sementara Desalan hanya mengangguk.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya