
"Aku mohon bebaskan aku aku tak punya hubungan apapun lagi dengan James." ucap Silvia dengan suara lirihnya
"Kau tidak usah berbohong Aku tahu semua apa yang terjadi Kau sengaja ingin masuk kedalam istana agar bisa bertemu dengan pangeran James Kau pikir aku bodoh." ucap Melia
Melia mulai mencambuk tubuh Silvia dengan kencang membuat Silvia berteriak kesakitan
Sementara itu di kediaman Alvin tampak Briana yang keluar dari ruang kerja Alvin dan menuju kamarnya dia sangat malu akibat ucapan Alvin sedangkan Rendra dan yuma yang melihat hal itu hanya terbengong
Alvin keluar dari ruang kerjanya dengan penuh senyuman indah di bibirnya dan langsung masuk ke kamarnya entah apa yang dia lakukan
Rendra melihat Alvin Yang sepertinya sudah mendapatkan hadiah dari briana membuatnya sangat bahagia
Seperti biasa Rendra akan menyimpulkan sesuatu yang sepertinya benar dengan hanya melihat wajah Alvin yang sangat bahagia, sedangkan Yuma yang berada tepat di hadapan Rendra menautkan alisnya karena melihat Rendra yang tersenyum tipis sambil memikirkan sesuatu, membuat Yuma jangan berpikir bahwa Rendra sedang memikirkan sesuatu yang jorok-jorok tentang Briana dan Alvin
"Apa yang kau pikirkan tentang kak Briana dan kak Alvin kau memikirkan sesuatu tentang mereka yang berbau mesum kau memang pria mesum selalu berpikir tentang hal-hal yang buruk." ucap Yuma menuduh Rendra
"hai gadis kecil jaga ucapanmu kau ini gunung saja belum tumbuh stabil sudah berkata tentang perbuatan mesum apa Kau pikir aku lelaki yang suka berpikiran seperti itu." ucap Rendra
"enak saja kau mengatakan hal tersebut padaku kau pikir aku ini tanaman apa sehingga tidak tumbuh stabil enak saja dasar pria tua mesum." ucap Yuma
"Dasar anak kecil dikasih tau malah menjawab emang sudah tumbuh sempurna." tanya Rendra
"apakah kakak tidak melihat aku sudah tumbuh sangat sempurna." ucap Yuma sambil memperlihatkan tubuhnya pada Rendra
"Apanya yang tumbuh sempurna dasar mini." ucap Rendra
Yuma langsung mengunci kamar tersebut dan langsung menatap Rendra dengan tajam
"Hai pria mesum aku akan membuktikan bahwa tubuhku tidak mini dan pertumbuhan ku sempurna." ucap Yuma seorang ABG labil yang sedang membuktikan diri
Yuma Langsung melepaskan bajunya hanya menampakan pakain dalam saja tampak gundukan menyembul keluar dari balik pakaian dalam tersebut membuat Rendra menelan Silvanya
"Sial kenapa aku harus menantang bocah ini, Sekarang aku yang kenak getahnya." ucap Rendra dalam hati
"Sekarang kau sudah percaya bahwa aku bukan gadis mini dan tubuhku sudah tumbuh sempurna." ucap Yuma merapikan pakaiannya
Sedangkan Rendra nampak shock setelah melihat pemandangan indah di hadapannya, Yuma uang sudah berpakaian Hendak berlalu dari hadapan Rendra tapi tangan Yuma di tarik oleh Rendra membuta Yuma Langsung berada di dalam pelukan Rendra
Yuma yang merasa ketakutan karena di tatap intens oleh Rendra berusaha melepas dirinya
Rendra Langsung memegang kepala Yuma dan Langsung mencium bibir mungil tersebut Tampa ampun, membuat Yuma memukul dada Rendra karena hampir kehabisan nafas
Rendra melepaskan bibir Yuma saat gadis tersebut hampir kehabisan nafas
"Mulai saat ini kau adalah milik ku aku harus bertanggungjawab karena sudah melihat tubuhmu itu adalah pesan ke dua orang tuaku jadi mau tidak mau kau harus mau menikah denganku karena aku sudah melihat tubuhmu dan mencium dirimu." ucap Rendra dengan tegas
Yuma yang baru sadar akan apa yang dia lakukan karena kesal pada Rendra yang mengatainya mini Langsung terduduk di ranjang karena frustasi apa yang harus dia lakukan.
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya