Princess Briana

Princess Briana
36



"Apa tidak sebaiknya kami menjemput mu agar aku tau di mana kau tinggal dan sekalian ijin pada ke dua orang tua mu." ucap Alvin


"Tidak ada orang di rumahku semuanya sedang pergi berlibur jadi sebaiknya kita bertemu di bandara saja akan langsung ke bandara Kalian tidak perlu khawatir." ucap Briana


"Baiklah kalau itu keinginanmu kami akan ke kantor dulu untuk menyelesaikan masalah yang ada kita akan bertemu besok di bandara aap akan menghubungimu sebentar malam ucap Alvin


Saat Briana akan pergi alvin bingung kenapa Brian tidak membawa semua hadiah yang telah diberikan padanya


"Kenapa kau tak membawa kado yang aku berikan padamu." tanya Alvin


"Bolehkah aku menitip nya disini Maaf aku tidak bisa membawa pulang ke rumah." ucap Briana dengan wajah sendu seolah-olah sedih


"Kenapa apakah ada sesuatu yang salah sehingga kau tidak bisa membawa kado tersebut ke ke rumahmu tanya Alvin


"Tidak bukannya apa hanya saja kamarku terlalu kecil untuk menampung semua hadiah tersebut apalagi pintu kamarku sedang rusak takutnya ada seseorang yang mengambil barang ku." ucap Briana sok miskin


"Baiklah aku mengerti terserah kau Kau boleh menyimpannya di kamar nomor dua dan kalau kau ingin menyimpan sesuatu yang lain kau bisa bebas mengunakan kamar no dua sesuka hatimu angap saja kamar tersebut milikmu." ucap Alvin


Baiklah terimakasih atas pengertian mu." ucap Briana sambil membawa barang tersebut ke dalam kamar yang di tunjuk Alvin tadi


Alvin dan Rendra Langsung kembali ke perusahaan ingin melihat siapa orang yang berani-beraninya membuat ke kekacauan di kantornya


Alvin dan Rendra memasuki lobby tampak beberapa pria melihat Alvin dan Rendra begitupun sebaliknya


Para kariyawan heran bukankah mereka mencari ceo perusahan sedari tadi tapi kenapa mereka tak mengenal wajah CEO perusahan yang mereka cari yang katanya telah menipu Mereka


Kini Alvin dan Rendra sudah berada di ruangan CEO untuk menunggu pria yang katanya mencari pemilik perusahaan


Resepsionis Langsung menyampaikan ke pada pria yang menunggu bahwa CEO Sudah kembali dan bersedia bertemu dengan mereka


Para pria tersebut langsung mengikuti Langkah salah satu pegawai yang akan mengantarkan mereka ke ruangan CEO


Alvin yang duduk di kursi kebesaranya bersama Rendra yang berdiri tegak di sampingnya


Para pria tersebut terkejut melihat Alvin, setelah di arahkan untuk duduk di sofa, mereka pun duduk, Alvin bangkit dan duduk di kursi di hadapan para pria tersebut


"Selamat sore tuan-tuan saya Alvin CEO di sini saya mendengar tuan-tuan mencari saya ." tanya Alvin dengan wajah dinginnya


"Maaf tuan kami memang Mencari tuan Alvin pemilik perusahan ini tapi bukan anda." ucap salah seorang pria


"Bagaiman bisa anda mengatakan hal tersebut setelah anda membuat keributan di perusahan ku dan sekarang anda mengatakan bukan saya orang yang Anda cari ." ucap Alvin sambil menatap tajam ke lima pria yang ada di hadapannya sepertinya mereka adalah pengusaha tampak dari pakaian Mereka


"Maaf tuan kemarin ada seseorang yang mengaku sebagai CEO dia memperlihatkan kartu nama dan beberapa tanda pengenal serta beberapa bukti yang membuat kami yakin bahwa dia sebagai CEO perusahaan ALL dan dia berniat bekerja sama dengan perusahaan kami tapi dengan syarat kami harus memberikan lima puluh persen dana sebagai uang muka tanda jadi kerja sama ." ucap pria tersebut


Alvin mengehembuska nafasnya kasar dia yakin James pelakunya karena kasihan melihat para pria yang sudah tua Alvin akhirnya menwarkan kerjasama pada mereka setelah mendapatkan laporan dari Rendra tentang identitas lima pria yang ada di hadapannya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya