Princess Briana

Princess Briana
99



"Ayolah katakan padaku dari mana kau mengetahui bahwa ia juga menyukaiku Aku ingin mengetahuinya sejak kapan dia menyukaiku." tanya Bastian


"Kau ini Apa kau tidak menyadari selama ini sifat yena padamu apalagi dia tidak mau menerima pria lain untuk berteman dengan ataupun dekat dengannya selain dirimu masa kau tidak menyadari hal tersebut ucap Briana


Bastian terdiam sejenak mengingat semua yang dilalui memang Yena sangat tertutup selain pada dirinya dan dengan yang lain yang merupakan wanita tidak pernah sekalipun dia berteman dengan seorang pria selain dirinya


"Aku pikir semua karena Paman deslan sehingga membuatnya tak mau berdekatan dengan pria manapun." ucap Bastian


"Kau ini dasar bodoh kau bahkan tak menyadari bahwa Yena sudah menyukaimu sejak dulu dan kau berpikir macam-macam sehingga berapa kali kau membuat Yena patah hati." ucap Briana


"Aku tak pernah membuat Yena patah hati aku selalu menjaga perasaannya bahkan aku berusaha untuk menjaganya agar tak ada orang yang mengganggunya." ucapan Bastian


"Terus apa yang kau lakukan saat ada seorang wanita cantik yang memberikan bunga kau bahkan menerimanya dengan senyuman manis dan hal tersebut disaksikan sendiri oleh Yena." ucap Briana


"Yang itu wanita tersebut adalah senior aku tak mungkin menolak pemberiannya apalagi di sana banyak sekali orang aku hanya berusaha saja membuat kesan yang baik." ucap Bastian membela diri


"Kau Hanya memberi alasan tapi buktinya kau pergi makan malam bersamanya." ucap Briana


"Aku hanya menghargainya karena dia adalah seorang putri dari kerajaan Melai dan hal itu aku harus lakukan." ucap Bastian


"Untung saja setelah malam kan malam tersebut kau dan dia tak lagi terlihat bersama." ucap Briana


"Tapi aku hanya makan malam tak pernah memiliki hubungan apapun dengannya." ucap Bastian


"Sepertinya dia menyukaimu apa kau tak merasa bawa dia mungkin saja sedang menunggumu." ucap Briana


Ucapan Brian membuat Bastian sontak terkejut karena beberapa hari yang lalu ada surat undangan dari kerajaan Melai hal tersebut membuat hati Bastian sedikit cemas karena dia tak Ingin menolak seorang wanita tanpa alasan yang jelas


"Kenapa kau tiba-tiba memajukan rencanakan pernikahan apakah terjadi sesuatu." tanya Briana


Bastian menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu menatap kembali kakak kembarnya "aku mendapatkan surat undangan dari kerajaan Melai." ucap Bastian


"Wow sepertinya dugaanku tepat bahwa wanita tersebut memiliki perasaan denganmu tapi aku penasaran siapa sebenarnya namanya." tanya Briana


Kau ini bisa-bisanya kau memantau semua gerakannya dan diriku tapi kau tidak mengetahui siapa namanya." ucap Bastian


"Aku malas membacanya aku hanya memantau kalian karena berpikir tentang perasaan Yena." ucap Brian


"Namanya adalah Putri Sena Aurora." ucap Bastian


"Namanya sangat cantik secantik wajahnya pantas saja banyak sekali pria yang kejar dirinya tapi dia sangat menyukaimu." ucap Briana


"Memangnya kau sudah membalas undangan yang mereka kirim padamu." tanya Briana


"Aku baru akan membalasnya sebentar agar para pengirim surat itu bisa kembali ke kerajaan besok." ucap Bastian


"Baiklah itu keputusan yang bagus setidaknya kau memiliki waktu untuk pergi kesana setelah acara pernikahan mu dan Yena." ucap Briana


"Ya aku akan menikahi Yena terlebih dahulu lalu pergi ke kerajaan Melai dan setelah satu Minggu aku baru akan membuat pesta kerajaan untuk merayakan pernikahanku dengan Yena." ucap Bastian


Jangan lupa, like, komen, vote, dan hadiahnya