
Melia mentap ayahnya dengan pandangan yang sulit di artikan, "tapi ayah bagaman kalau saat aku hamil pangeran Alvin menikah." tanya Melia
"Kau tenang saja sebagai raja pasti banyak persiapan dan pertimbangan sebelum pernikahan jadi saran ayah sebaiknya kau melahirkan dulu." ucap ayah Melia
Sedangkan di istana Alvin tersenyum saat mengetahui masih ada orang-orang yang terlibat dalam kematian ibunya masih bebas
"Pengawal tangkap Panglima Kenda dan putrinya dia pikir bisa lolos hanya karena aku belum menangkapnya." ucap Alvin sambil menatap satu persatu orang yang ada di ruangan tersebut
Para pengawal bergegas ke rumah panglima Kenda, sementara itu panglima Kenda yang sudah berhasil membujuk Melia tampak santai karena berpikir Alvin tak mengetahui bahwa dia adalah kaki tangan Ratu Elenor
Keributan terjadi di pintu utama rumah panglima kenda karena para pengawal Alvin langsung m maksa masuk saat para pengawal panglima kenda menghadang mereka
Panglima Kenda langsung bangkit dan melihat yang terjadi alangkah terkejutnya karena para pengawalnya sudah di kepung
"Apa-apaan kalian masuk kedalam kediamanku, apa kalian tidak tau aku ini siapa." tanya panglima kenda
"Maaf tuan panglima ini perintah langsung dari pangeran Alvin di mohon panglima agar mengikuti kami untuk menghadap yang mulia." ucap salah satu pengawal
Panglima Kenda terdiam sesaat berpikir apa mungkin Alvin mengetahui dia adalah salah satu orang yang terlibat dalam kematian ibunya tapi itu tidak mungkin karena semua bukti dia sudah musnahkan apalagi dia hanya sebagai orang yang menyelundupkan racun saja
Sementara itu Melia yang mendengar keributan langsung keluar, Melia sangat terkejut saat melihat ayahnya sudah di pegang oleh dua orang pengawal
"Apa yang kalian lakukan kenapa menhan ayahku." teriak Melia saat melihat ayahnya
Pengawal yang lain langsung berjalan kearah Melia untuk di tangkap, ada apa ini kenapa kalian menangkap ku juga cepat lepaskan aku." ucap Melia berusaha memberontak
"Apa yang mulia Alvin memangil ku, kenapa kau tak mengatakannya dari tadi tapi biarkan aku bersiap dulu agar terlihat cantik di mata Alvin." ucap Melia entah apa yang terjadi pada Melia
Para pengawal Alvin saling mentap lalu mengakat bahu tak mengerti apa maksud perkataan Melia, sedangkan kenda yang melihat putrinya seperti itu hanya bisa tertunduk
Melia datang dengan dandanan seperti ratu membuat para pengawal sangat terkejut melihat penampilan Melia
"Ayah lihatlah aku sudah memakai baju saat aku di angkat menjadi Ratu, lihatlah ayah aku sangat cantik." ucap meli dengan senyumannya
Para pengawal Semakin bingung melihat Melia, yang berjalan seperti seorang Ratu, para pengawal hanya mengikuti saja tak ingin ikutan gila dengan melarang Melia
Sepanjang jalan semua orang heran melihat tingkah laku Melia yang seperti orang gila apalagi dengan baju ratu yang dia kenakan sambil tersenyum terus menerus
Kini Melia dan ayahnya telah sampai di tempat Alvin dan para pejabat berkumpul banyak yang berbisik-bisik mengenai apa yang di lakukan oleh Melia, Alvin sangat terkejut wanita secerdas Melia bisa menjadi gila
"Yang mulia aku mohon maafkan putriku biarkan dia bebas, dia sangat tertekan sehingga menjadi seperti itu ." ucap panglima Kenda
Alvin Tersenyum sinis menatap ke arah panglima kenda. " kau pikir aku seperti ayah ku yang mudah kalian bohongi." ucap Alvin
Membuat suasana di dalam ruangan tersebut sedikit mencekam.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
Setelah berkeliaran lebih dari dua Minggu akhirnya hari ini otw kembali ke kandang jadi insyaallah mulai besok up lebih pagi dan lebih banyak ..... makasih