Princess Briana

Princess Briana
148



Mendengar perkataan orang dihadapan sang ketua langsung terdiam dia mengingat tentang pria yang mereka akan tangkap dan mereka kurung selama satu hari


"Bos apa jangan-jangan mereka adalah orang suruhan pria yang akan kita culik tadi di pusat perbelanjaan." bisik salah satu anak buah ketua tersebut


Mendengar bisikan salah satu anak buahnya sang ketua langsung mundur dan duduk di sudut ruang tahanan tersebut dia memikirkan hal yang sama dengan hal yang dikatakan oleh bawahannya otaknya semakin frustasi apa yang akan dilaporkan


Sementara itu di sebuah perusahaan tepatnya di ruangan ayah David tampak tersenyum ceria sambil bersiul-siul dia sedang menunggu laporan seseorang


"Sebaiknya aku pulang untuk beristirahat untuk menikmati acara sebentar malam." ucap ayah David penuh percaya diri


Ayah David keluar dari ruangannya dan menuju ke tempat dimana sang supir sudah menunggunya mobil David melaju menuju kediaman utama keluarga Guetta


Mama Erina yang baru keluar dari Kamarnya hendak kembali ke dapur cukup terkejut dengan kedatangan ayah David yang sudah pulang dari perusahaan biasanya ayah David akan pulang dua jam sebelum makan malam dimulai tapi ini dia pulang lebih awal


"Sayang kau sudah pulang apakah terjadi sesuatu atau Aku sedang kurang enak badan." tanya mama Erina


Yang ditanya hanya tersenyum sumringah lalu menarik tangan istrinya masuk kembali ke dalam kamar


"Tidak sayang aku baik-baik saja aku hanya sedang ingin menikmati momen-momen indah dalam hidupku setelah menyingkirkan seseorang." ucap ayah David


"Sudahlah terserah kau saja aku harus ke dapur untuk melanjutkan masak yang aku buat, bersihkan badan dan istirahatlah." ucap mama Erina


"Baiklah sayang." ucap ayah David sambil meluk meluk Mama Erina lalu melepaskannya dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


Ayah David masuk ke dalam kamar mandi dengan riang sambil bersiul dan bernyanyi dia membersihkan tubuhnya


"Apa Ayah sudah pulang." tanya Briana yang tadi sempat mendengar suara ayahnya


"Iya ayahmu baru saja masuk ke dalam kamar sepertinya sedang membersihkan dirinya." ucap mama Erina


" Tumben Ayah cepat pulang apakah hatinya sedang bahagia atau kurang enak badan." tanya Briana


"Entahlah tapi sepertinya ayahmu sedang senang." ucap mama erina


Brian hanya mengangkut saja lalu kembali melakukan pekerjaan yang dilakukannya


Sementara itu tampak asisten Alvin sedang terburu-buru masuk ke dalam ruangan Alvin "Tuan perusahaan kita semakin terpuruk bahkan para pekerja yang mendengar kabar perusahaan akan akan bangkrut mulai ricuh karena ada beberapa pihak yang menyebar rumor mengenai pemecatan Beberapa pegawai kita ." ucap asisten Alvin


"Sudah kau tenang saja besok masalah ini akan terselesaikan dengan sendirinya Kau hanya perlu memantau dan melihat dan menjalankan tugas mu sebagai asistenku." ucap Alvin santai


Perkataan Alvin membuat asisten sangat gemas dia yang bukan pemilik perusahaan sudah stres memikirkan perusahaan tersebut tentang pemilik perusahaan dengan santainya mengatakan bahwa masalah akan selesai besok


"Anda sedang sedang stres atau frustasi atau gila apakah anda tahu kita sudah hampir bangkrut dan Anda dengan santainya berkata semua akan percaya besok." teriak asiten baru Alvin dengan kesal


"Astaga unta kau menyakiti telingaku dengan berteriak." ucap alvin


" Saya bukan unta tuan tapi Untas." ucap pria balatentara Arab tersebut


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya