Princess Briana

Princess Briana
227



Need langsung mengambil buku tersebut dia ingat buku tersebut adalah milik putrinya Need langsung membuka halaman demi halaman buku tersebut tanpa sadar air matanya terjatuh setelah membaca Need langsung bangkit dan berjalan ke kamar di mana Rena dan Mikhail berada


Sementara di dalam kamar para nenek-nenek durhaka langsung membangunkan Rena dan Mikhail


"Re bangun sayang." ucap ibu need sambil mengelus-elus pipi cucunya


"Polisi tengik bangun, kau sudah melakukan kejahatan pada seorang wanita." teriak nenek Anita perkataan nenek Anita spontan langsung membuat Mikhail bangun dan duduk dengan wajah shyok apalagi melihat para nenek durhaka yang berada di hadapannya sesaat kemudian dia mengalihkan padanya pada sisi ranjang yang lain matanya terbelalak melihat Rena dengan tubuh polos lalu Mikhail melihat tubuhnya yang sama polosnya seperti bayi baru lahir


Sementara yang lain yang mendengar perkataan nenek Anita hanya bisa mengeleng kepala


"Nenek aku bisa jelaskan." ucap Mikhail saat menatap wajah nenek Anita yang sedari kecil dia angap seperti nenek kandungnya


"Cepat pergi pakai bajumu." ucap nenek Anita membuat Mikhail menunduk lalu mengambil bajunya yang berada di sisi ranjang untuk menutup aset berharganya Lalu berlari ke dalam kamar mandi


Rena terbangun sambil memegang kepalanya yang sedikit pening Rena melihat sekelilingnya dia belum sadar apa yang sedang terjadi


"Nenek kalian di sini." sapa Rena dengan kepala yang masih sedikit sakit


"Bangunlah sayang kenakan pakaian mu." mendengar ucap sang nenek membuat Rena langsung terbelalak spontan mentap tubuhnya bertapa terkejutnya melihat tubuhnya polos dengan tanda merah di sekujur tubuhnya tapi satu hal yang membuat Rena semakin shyok ada darah di Ranjang saat ia melihat tubuhnya tadi


Jantung Rena berdetak kencang apalagi dia hanya melihat para nenek dan dirinya yang berada di dalam kamar tersebut apakah dia sudah di culik dan di perkosa oleh seorang pria semua prasangka buruk sudah ada di otaknya


"Nenek apa yang terjadi apa aku sudah di perkosa oleh seseorang." tanya Rena dengan air mata yang mengalir


"Aku hanya mengingat mulutku di bekap dan aku tak sadarkan diri." ucap Rena


Membuat para nenek durhaka saling melemparkan pandangan sekarang tepat saat itu pintu terbuka tampak Need masuk melihat putrinya yang nampak berantakan membuta hati Need sakit tapi dia berusaha tegar tapi saat dia melangkah untuk mendekat tiba-tiba pandangan mengelap dan sesaat kemudian need jatuh tersungkur membuat semua orang yang berada di dalam kamar panik hendak menolong Need


Sedang Rena sangat shyok Mikhail tiba-tiba keluar dari dalam kamar mandi dan langsung menolong calon ayah mertuanya Rena yang melihat hal tersebut semakin membuat Rena bingung apa yang sebenarnya terjadi dan kenap Mikhail di sini


Sedangkan kini tubuh Need sudah di berada di atas ranjang sedangkan Rena yang sudah berpakaian hanya mampu menatap ayahnya yang berada di sampingnya tak sadarkan diri sedangkan pintu sudah terbuka lebar David dan lain langsung masuk ke dalam


"Ayah.....ayah....ayah maafkan Rena." ucap Rena seraya memeluk erat tubuh ayahnya


Membuat semua orang menatap penuh arti ke arah Rena


Lewis yang berada di ruangan tersebut tiba datang dan langsung menghajar Mikhail membut semua orang semakin panik


"Dasar anak durhaka beraninya kau merusak anak gadis orang kau taukan aku dan Need adalah sahabat." ucap Lewis dengan penuh amarah pada sang putra


Sedangkan Need yang sejak tadi sadar hanya matanya berat untuk terbuka mendengar perkataan Lewis membuatnya yakin ada orang yang menjebak Putrinya Rena dan putra Lewis Mikhail buktinya Lewis sampai memukul Mikhail itulah yang ada di pikiran Need saat ini jadi tidak mungkin tersangkanya David, desalan dan Lewis itu isi otak Need yang sudah termakan akting para sahabat durhakim.


Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya


jangan lupa like