
Kini ayah David sendirian di taman tersebut setelah kepergian Ayah Lewis "kenapa bulu kudukku merinding sepertinya ada yang mengawasi Ku." ucap ayah David sambil memegang belakang kepalanya lalu berjalan cepat pergi dari tempat tersebut
Sementara Untas yang melihat ayah David pergi dengan terburu-buru ingin ikut mengejar Ayah David tapi sayang sekali Untas kehilangan jejak Ayah David
David yang sedang bersembunyi di salah satu tiang istana menautkan kedua alisnya saat melihat Untas yang celingak-celinguk seperti mencari sesuatu
"Ada apa lagi manusia satu itu apa dia mengikutiku atau mencariku wah benar-benar calon mantu ijuk durhaka itu mempunyai asisten yang seperti orang gila dan mereka datang bersama ke istana ini apa dia Ingin membuatku terkena serangan jantung dengan membawa asisten tidak punya kredibilitas dan kurang satu botol itu aku rasa dia belum meminum obat rabies miliknya, lihatlah asisten itu seperti seseorang yang sedang mencari mangsanya menggelikan sekali ucap Ayah David sambil terus melihat gerak-gerik Untas yang sepertinya akan meningalakan tempat tersebut
"Aduh di mana dia Kenapa tiba-tiba menghilang aku harus menemukan aku harus secepatnya pergi dari sini agar bisa bertemu dengannya aku sudah tidak sabar untuk meminta tanda tangan dan fotonya ucap untas lalu bergegas pergi meninggalkan tempat dimana ayah David kehilangan jejak
"Aku harus menghubungi ijuk durhaka itu agar menyuruhnya untuk mengandangkan asistennya tersebut itu sudah seperti terus mengikutiku sudah seperti penagih kartu kredit yang selalu tau di mana keberadaan kliennya." ucap ayah David
Sementara Alvin yang sedang berada di ruangan di mana pernikahan akan dilangsungkan matanya terbelalak mendapatkan pesan dari calon mertuanya
"Jauhkan asisten mu dari ku atau aku yang akan menjauhkan Briana darimu ." isi pesan ayah David
Alvin sangat terkejut mendapatkan SMS dari ayah David dia melihat kesana kemari mencari Untas tapi nihil Alvin langsung bergegas keluar untuk mencari Untas
Pucuk dicinta ulam pun tiba alvin melihat Untas yang akan jalan ke tempat dimana acara akad dilaksanakan dengan berlari cepat Alvin langsung menarik tangan Untas menuju kamar milik Untas
Untas sangat terkejut saat Alvin datang dan langsung menarik tangannya lalu kembali ke kamarnya
"Aku melakukan apa aku hanya berjalan-jalan di sekitar istana." ucap bohong Untas
"kau tidak usah bohong katakan padaku apa kau mengikuti calon Ayah mertuaku." tanya Alvin dengan pandangan yang sulit diartikan
"aku aku tanpa sengaja melihatnya di taman belakang istana jadi aku mengikutinya." jujur Untas
"Astaga naga ular naga berkepala naga unta.... unta... unta....di mana pembagian otak saat kau di Lahirkan Kenapa kau itu apakah kau ingin menghancurkan hubungan ku dengan Putri Briana sehingga kau melakukan hal tersebut." ucap Alvin
"Astaga tuan muda Kenapa kau memfitnahku dengan cara yang sangat kejam aku selalu mendoakan hubunganmu dengan Putri Briana baik-baik saja karena jika tuan muda bersama Putri Briana itu merupakan satu keuntungan buatku aku tidak perlu memikirkan perusahaan jika terjadi sesuatu karena ada Putri Briana yang akan membantu." ucap Untas dengan polosnya
"Kalau kau memang menginginkan hubunganku dengan Putri Briana baik-baik saja sebaiknya mulai saat ini berhenti mendekati Ayah David." ucap Alvin
"Tuan muda Apa hubungannya aku mendekati Ayah David dengan hubunganmu dengan Putri Briana aku kan hanya mendekat ya David untuk meminta data dan fotonya." ucap untas
"Kalau kau memang menginginkan hal itu tidak usah kau seperti maling yang mengincar korbannya Dengan mengikuti Ayah David kemana-mana membuat ayah davi jadi takut melihatmu bukan senang." ucap Alvin langsung to the point.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya