Princess Briana

Princess Briana
208



Sementara dari arah pintu masuk bandara tampak kehebohan sedang terjadi tapi dengan sigap para bodyguard mengamankan tuan dan Nona muda mereka dari kejauhan Alvin melihat Brayen, Brian, Galang dan Briana yang dikawal ketat oleh para bodyguard


"Wah lihat pria itu Mereka sangat tampan apa mereka artis dan lihat wanita itu juga sangat cantik." begitulah kata-kata orang yang melihat para keluarga Guetta saat akan memasuki bandara menuju tempat khusus di mana jet pribadi mereka berada


Sementara Alvin yang sedang menatap ke empat orang tersebut di buat tak berkutik apalagi mendapatkan tatapan intimidasi dari kakak kembar Briana tapi perhatian Alvin teralihkan saat Briana muncul di samping brayen mata Alvin langsung terkunci mentap sang pujaan hati yang sangat cantik apalagi terlihat Briana sangat feminim dengan gaun biru yang dia kenakan membuat kadar kecantikan Briana semakin bertambah



Sementara untas yang melihat ke empat orang tersebut berjalan kearah di mana dia dan Alvin berdiri sontak saja terkejut apalagi melihat Brayen dan Brian yang merupakan pemilik perusahan B&B dengan asistenya Galan dan yang tak kalah membuatnya terkejut adalah tampak wanita cantik yang pernah dia lihat di rumah bosnya


"Apa dia adalah sekertaris perusahaan B&B tapi kenapa mereka menuju ke mari." pikir Untas dengan berjuta pertanyaan di otaknya yang tak biasa dia ungkapkan


Begitu Brayen, Brian, Galang dan juga Briana sampai di tempat-tempat di mana Alvin dan untas berada


"Halo kakak ipar terimakasih mengijinkan ku untuk ikut." ucap alvin sopan pada ke tiga orang pria yang ada di hadapannya


Mendengar tuan mudanya mengatakan kakak ipar membuat otaknya langsung mengarah pada wanita yang berada di samping asisten Galang


"Jadi selama ini tuan muda Alvin berpacaran dengan adik dari pemilik perusahaan B&B." pikir Untas sambil menutup mulutnya tak percaya pikirannya selama ini wanita yang di pacari bosnya adalah wanita biasa


"Tentu saja kakak ipar aku sangat senang karena mendapat undangan langsung dari kakak ipar." ucap Alvin


Baiklah ayo kita masuk tapi saat akan masuk ke dalam ke dalam pesawat dengan sengaja brayen dan Brian mengapit Briana agar Avin tidak berjalan bersama Briana dan hal itu cukup membuat Untas bingung dengan apa yang terjadi di hadapannya


Kini semua orang sudah masuk ke pesawat dan duduk di tempat mereka masing-masing Alvin mendapatkan kursi paling belakang yang agak jauh dari Briana


"Tuan Kenapa kita duduk di kursi paling belakang kan masih ada dua yang kosong di depan apakah mereka tidak menyukai Anda sehingga Anda mendapatkan kursi paling belakang." ucap Untas membuat Alvin sangat kesal di buatnya


"Apa kau tidak bisa diam unta atau perlu ku jahit mulut agar mulutmu itu tidak lagi bisa berkata-kata." ucap Alvin dengan wajah kesalnya sambil melihat kearah Untas yang berada di sebelahnya


Nyali Untas menciut apalagi melihat wajah kesal tuannya tapi jiwa kepo nya tak bisa dihindari


Tadi Untas sempat melihat logo pesawat yang merupakan logo keluarga besar Guetta membuat unta sangat penasaran


Briana yang kasihan melihat kekasihnya berada di tempat duduk paling belakang langsung ijin ke kakaknya untuk ke toilet saat hendak ke toilet Brima menghampiri sejenak Alvin untuk meminta maaf atas kelakukan kakaknya tapi itu merupakan aturan kakaknya saat mereka akan naik pesawat agar kakaknya Tidak mengerjai Alvin di pesawat.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya