Princess Briana

Princess Briana
315



Sri yang sudah kembali ke kamarnya langsung melampiaskan kesalahannya pada barang-barang yang ada di kamarnya dia sungguh sangat kesal Kenapa bukan dia yang terpilih menjadi calon istri untas tetapi harus Siti setelah melampiaskan kekesalannya Sri langsung mendudukkan bokongnya pada sofa di dekat tempat tidurnya


Setelah duduk dengan tenang kemudian Sri berpikir sesuatu di otaknya setelah memiliki ide yang cukup cemerlang langsung tersenyum kemudian dia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


Sementara itu Untas yang mendapatkan pesan dari kedua orang tuanya bahwa mereka sudah berangkat dan sore akan tiba di kota A langsung tersenyum sumringah


Sementara itu Alvin dan untas yang sedang duduk manis menunggu Mama Erina di salah satu ruangan VIP tampak Alvin Sedang berpikir keras apa yang akan dikatakan oleh mertuanya tapi tidak lama dia menatap Untas dari mana untas mengetahui bahwa calon mertuanya Ingin bertemu Dengannya


"Untas dari mana kau mengetahui bahwa Mama Erina ingin bertemu denganku." tanya Alvin sambil menatap penuh makna ke arah tuntas


"Maaf tuan muda tadi aku dari kediaman keluarga Guetta dan sebelum aku pulang nyonya Guetta mengatakan ingin bertemu anda di restoran B&B." ucap tuntas


Mendengar mendengar perkataan Untas membuat Alvin semakin bingung karena tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke kediaman keluarga Guetta terkecuali diundang oleh salah seorang keluarga Guetta


"Kau pergi menemui keluarga Guetta tanpa sepengetahuanku dan siapa mengundangmu masuk ke dalam sehingga kau berhasil bertemu dengan mama Erina." tanya Alvin


"Maaf tuan muda aku belum bercerita padamu bahwa wanita yang akan aku nikahi adalah Putri pak penghulu keluarga Guetta dan ternyata pak penghulu tersebut merupakan sahabat nyonya besar keluarga Guetta yaitu nyonya Anita." ucap Untas


"Jadi kau serius saat mengatakan bahwa kau izin padaku Ingin melamar seseorang astaga unta aku pikir kau bercanda karena takut tak mendapatkan ide akan janjimu yang akan menikah aku dan Briana tiga hari lagi." ucap alvin


Untas memutar bola matanya malas melihat Tuannya dia yakin Tuannya pasti tahu bahwa dia serius dengan semua ucapannya karena selama ini dia tak pernah bangkit masalah wanita atau masalah yang ada sangkut pautnya dengan sebuah pernikahan


Mama Erina masuk ke dalam restoran mengedarkan pandangannya tak lama kemudian mama Erina langsung menuju ke ruangannya kemudian menyuruh pelayan untuk memanggil Alvin untuk masuk ke ruangannya


"Sementara itu Alvin yang masih berbicara dengan tuntas langsung mengalihkan pandangannya pada seorang pelayan yang datang maaf tuan Anda dipanggil oleh nyonya di dalam ruangannya." ucap pelayan tersebut


Alvin langsung bangkit mengikuti langkah pelayanan tersebut menuju ruangan Mama Erina sementara ultah dibiarkan di ruangan tersebut


Setelah mengetuk pintu pelayan tersebut langsung membukakan pintu untuk Alvin, Alvin langsung masuk ke dalam ruangan Mama Erina tampak Mama Erina langsung berdiri dari kursi kebesarannya dan tersenyum ramah pada Alvin "selamat datang nak silakan duduk." ucap Mama Erina mempersilahkan Alvin duduk di sofa dalam ruangan tersebut


Alvin tersenyum langsung memberi salam kepada calon Mama mertuanya setelah itu dia duduk di sofa berhadapan dengan sang calon Mama mertua.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya