
Setelah mengantarkan kepergian Galang dan Deni, Alvin kembali ke ruangannya dengan perasan bercampur aduk apalagi saat mendengar ucapan Deni, saat melihat Galang menatap Brima dengan tatapan yang sulit di artikan
Briana yang sudah berada di dalam ruangannya tampak sedang memikirkan sesuatu, entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini
Alvin yang sudah berada dalam ruangannya menatap ke Briana yang tampak sedang memikirkan sesuatu
Alvina mendekati briana, "nona Briana bolehkah aku bertanya sesuatu padamu." tanya Alvin
Tapi Briana tampakanya tak mendengar perkatan Alvin di masih asyik dengan pemikirannya
Mau tidak mau Alvin langsun menepuk lengan Briana, membuat Briana terkejut spontan langsung menatap Alvin
"Kenapa kau menyentuh ku." ucap Briana dengan kesal karena tak menyukai di pegang seseorang selain keluarganya
"Maaf aku sudah memanggil mu tapi sepertinya kau tidak mendengarnya." ucap Alvin
"Ada apa, apa yang ingin kau tanyakan." ucap Briana
"Apakah kau mengenal tuan Galan dan tuan Deni." tanya Alvin
"Mereka berdua sudah seperti kakak laki-laki ku karena mereka adalah sahabat kakaku. " ucap Asal Briana
"Apakah tuan Galang menyukaimu ." tanya Alvin
Ya pastilah dia menyukaimu aku kan adiknya." ucap Briana yang berpikir positif karena mereka memang kakak adik jelas Galang pasti menyukainya tapi tidak dengan pikiran Alvin dia berpikir Galang menyukai Briana sebagai seorang wanita apalagi tampaknya Galang sangat memperhatikan Briana
Rendra yang baru memasuki ruangan Alvin sangat terkejut karena merasakan awan dingin dan seperti awan hitam dan petir di atas kepala bosnya
Rendra yang merasa waktunya kurang tepat Ingin menghindari hal yang tak di inginkan berniat kabur dari ruangan tersebut dengan berbalik perlahan tapi rupanya terlambat
Alvin menatap Rendra dengan pandangan yang sulit di artikan, "baiklah aku dan Rendra akan keluar sebentar." ucap Alvin
"Tidak tuan saya ingin berbicara dengan Nona Briana lima menit saja." ucap Rendra memelas
Tapi Rendra tak peduli menarik Alvin keluar ruangan tersebut sedangkan Briana hanya menautakan alisnya bingung dengan Alvin dan Rendra
Sampai di mobil Alvin dan Rendra naik tak ada kata yang keluar dari mulut Alvin, pak Doyok Langsung melajukan mobilnya membelah jalan
Sedangkan di perusahan B&B tampak Galang yang sedang berada di ruang si kembar, "seperti kau sedang memikirkan sesuatu dari tadi kau banyak diam, apa terjadi sesuatu di perusahan ALL ." tanya Brian
"Tidak aku hanya merasa lelah saja, baikalah aku akan ke ruanganku ." ucap Galang langsung bangkit sedangkan si kembar hanya saling pandang menaikan bahu mereka tak mengerti
Di sebuah hotel tampak James sedang mencoba menelepon orang suruhannya tapi hasilnya tetap sama tak ada kabar sama sekali bahkan ponselnya tetap saja tak aktif membuat James merasa penasaran kenapa tiba-tiba orang suruhannya menghilang apa ini ada hubungannya dengan Alvin pikir James
Sedangkan Silvia semakin geram dengan Alvin yang terus mengabaikan dirinya
Di belahan bumi lain tampak seorang pria yang sedang tertawa saat asistenya memberitahukan bahwa Briana Guetta akan muncul di rapat pemegang saham bulan depan, tentu saja hal itu membuatnya semangat untuk menantikan hari itu apalagi dia sangat penasaran dengan sosok Briana yang mampu mengendalikan perusahan sebesar perusahan Guetta
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya