Princess Briana

Princess Briana
308



Setelah beberapa menit Mama Erina dan nenek Anita saling memandang kemudian mengangguk "Apa kau yakin dengan keputusanmu ingin menikah secepatnya dengan Alvin apakah kau tak merasa hal itu terlalu cepat." tanya Mama Erina


"Aku sangat yakin mama dan aku ingin menikah secepatnya dengan Alvin Aku tak ingin menundanya apalagi bulan depan aku merasa itu terlalu lama dan juga aku tak ingin buru-buru melaksanakan pesta pernikahan Aku ingin melaksanakan pesta pernikahan setelah beberapa bulan lagi yang penting aku menikah ." ucap Briana


"Apa Alvin yang menyuruhmu untuk mengatakan hal ini atau ada sesuatu yang kau sembunyikan sehingga kau Ingin secepatnya menikah dengan Alvin." tanya nenek Anita


"Tidak nenek entahlah tapi perasaanku mengatakan aku harus secepatnya menikah dengan Alvin dan aku juga merasa tidak nyaman jika harus terus berdekatan dengan Alvin tapi kami belum terikat pernikahan ucap Briana memberikan penjelasan


"Baiklah nenek dan mamamu sudah mengerti sekarang kau masuklah terlebih dahulu di kamarmu nenek ingin membicarakan sesuatu pada mamamu." ucap nenek Anita


"Ibu sepertinya kata-kata Briana membuat aku berpikir bagaimana kalau kita mempercepat pernikahan priana dan Alvin aku juga setuju dengan apa yang dikatakan Briana ucap Mama Erina


Nenek Anita melihat sang menantu ."tapi bagaimana dengan David Aku yakin dia mempunyai seribu satu cara untuk menunda atau membatalkan pernikahan pria dan Alvin kau tahu entah racun apa yang ada di otak David dia tak ingin putrinya sampai bersama seorang pria." ucap nenek Anita


"Sebenarnya ini juga terlepas dari mulutku dulu saat dia bertanya apakah saat kami melakukan hubungan suami istri pertama kali aku merasakan sakit dan aku dengan entengnya menjawab ya sakitnya sampai menusuk ke ulu hati aku merasa sampai ingin mati karena aku sedang bercanda dan dia beranggapan serius dengan ucapan ku sebenarnya David hanya cemas saat anaknya akan malam pertma dia takut hal itu akan menyakiti putrinya ibu tau sendiri bagaimana David pada Briana saat Briana bayi dia bahkan tak memperbolehkan siapapun menyentuhnya selain aku ibu dan ayah serta dirinya." ucap Mama Erina pada nenek Anita


"Jadi menurut Ibu apakah harus kita lakukan untuk membuat grafik mau menikahkan Riana dengan Alvin secepatnya." tanya Mama Erina


Nenek Anita tersenyum devil "kau harus membentukku aku sudah menyusun rencana di otakku kita akan melakukannya disaat yang tepat dan ingat di saat itu kau harus tegas dan mengambil keputusan yang tepat ingat apapun yang dilakukan oleh David kau harus menentangnya bersikaplah seperti layaknya perempuan di keluarga kita kau tidak boleh mengalah kepada David apapun Yang terjadi." ucap nenek Anita


Mama Erina menatap sang mertua kemudian mengangguk "baiklah Ibu Aku pastikan David tidak akan lagi berani menentang hubungan Briana dan Alvin." ucap mama Erina dengan penuh semangat


"Apakah David belum pulang ini sudah terlalu malam sebenarnya apa yang dilakukan." tanya nenek Anita karena tak sedari tadi sore David keluar dan belum kembali sampai saat ini padahal Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam


Mama Erina langsung tersenyum ke arah sang mertua "biasa mah David lagi kumpul bersama yang lain entah apa yang mereka ceritakan atau rencanakan tapi yang pasti mereka selalu melakukan hal tersebut setiap bulan di sebuah restoran." ucap Mama Erina.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya