Princess Briana

Princess Briana
286



"Kau bisa pulang setelah infus mu habis dan ingat janjimu kau akan membuat aku dan Putri Briana menikah secepatnya kalau tidak kau akan mendapatkan hukum yang tak akan pernah kau pikirkan." ancam Alvin


Untas mengehembuska nafasnya kasar "dasar bos tak ada akhlak aku baru saja sembuh sudah dia ingatkan dengan hal tersebut." ucap Untas dalam hati


"Kenapa kau hanya diam jangan bilang kau lupa janji yang kau ucapkan aku akan benar-benar membelah otakmu jika kau melupakannya." ucap Alvin


"Iya tuan muda aku ingat semuanya aku akan menepati janjiku." ucap Untas


Setelah menunggu hampir satu jam akhirnya Untas Sudah bisa bergerak bebas setelah infus miliknya di cabut oleh perawat sedangkan Alvin sudah pergi setelah menagih janji Untas


Sementara itu jet pribadi yang ditumpangi oleh Michael dan Naura sudah mendarat sempurna di Bandara kota A kini mereka semua sudah turun dan langsung keluar menuju mobil yang sudah dipersiapkan oleh Robert


sementara itu di sebuah markas tampak Amel menggeliat merasakan tubuhnya sakit semua lalu menatap sekelilingnya kemudian melihat keadan tubuhnya


Amel berteriak histeris sambil berusaha bangun agar bisa duduk sementara itu seorang pelayan yang mendengar teriakan Amel langsung menghampiri Amel


"Diam kau, seharusnya kau bersyukur kau masih di tampung di tempat ini sekarang bersihkan tubuhmu Lalu bantu aku untuk membuat makna malam kau di sini adalah pelayan jadi jaga tingkah laku mu." bentak pelayan tersebut


Amel yang mendengar perkatan pelayan tersebut melotot sambil menggelengkan kepalanya dia tak percaya apa yang terjadi padanya bukanya seharusnya Naura yang berada di posisinya saat ini dan dia yang berada di posisi Naura sebagai nyonya Michael pengusahaan kaya no dua di dunia


"Tidak ini pasti hanya mimpi aku pasti sedang mimpi ." ucap Amel


"Kau pikir aku ini hanya bayangan ." ucap pelayan wanita tersebut sambil melemparkan lap ke wajah Amel


Karena Amel semakin histeris membuta pelayan memanggil beberapa penjaga untuk memberikan obat penenang pada Amel


Sementara itu ibu Mila yang berada di penjara saat ini benar-benar seperti orang gila dia bahkan tak segan-segan membentur kan kepalanya di dinding


Sementara itu di kediaman Robert tampak Nining sedang terlelap dia tak mengetahui bahwa malam ini Robert akan kembali bersama tuan Michael karena Robert ijin berada di kerajaan benua satu Minggu


Setelah mengantarkan Michael dan keluarga ke rumah, Robert langsung bergegas pulang ke kediamannya dia sudah sangat merindukan istrinya


Penjaga gerbang langsung memberikan hormat para pelayan langsung membukakan pintu untuk majikanya


Robert masuk ke dalam dan langsung melihat pada seorang wanita paruh baya yang sudah seperti keluarga bagi Robert sedang tersenyum hangat padanya


"Apa kabar bibi bagaiman dengan istriku." tanya Robert dengan senyuman tipis di wajahnya


"Kau memilih istri yang tepat dia sangat baik kami sangat menyukainya."ucap wanita paruh baya tersebut sambil memeluk Robert


Sedangkan seorang pelayan wanita mengepalkan tangannya dia tak menyangka tuanya yang tak pernah dekat dengan wanita dan wajahnya seperti semen tak pernah tersenyum kemarin saat mengetahui Robert ke kota dia pun ijin cuti selama beberapa hari entah apa yang dia lakukan tapi sepertinya bukan hal baik dia sudah mengincar Robert sejak pertama masuk kerja Robert ada pria yang tepat untuknya dia tampan dan kaya tapi dia tak menyangka bahwa Robert tak pernah memperdulikannya dia pikir memang Robert adalah pria yang tak ingin memiliki hubungan apapun dengan seorang wanita membuatnya ingin menjebak Robert dengan begitu dia bisa hidup enak menjadi nyonya walaupun Robert tak menginginkannya tapi yang penting dia menjadi orang kaya raya


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya