Princess Briana

Princess Briana
171



Untas yang sangat penasaran langsung menatap lekat kepada alvin begitu mereka sampai di dalam mobil yang akan mengantar mereka menuju ke perusahaan


Alvin yang merasakan ada orang yang menatapnya langsung berbalik Alvin sangat terkejut karena wajah untas yang sangat dekat dengannya wajahnya bahkan hidung mereka hampir bertabrakan membuat alvin langsung memundurkan wajahnya karena sangat terkejut atas perbuatan asistenya itu "apa-apaan kau menatapku seperti itu apa kau sudah menjadi gila atau kau jangan bilang kau menyukaiku." ucap Alvin dengan wajah mentap geli pada untas yang masi menatapnya tanpa berkedip


"Aku tak serendah itu Tuan menyukai Tuan Aku Hanya penasaran akan sesuatu ingin bertanya pada tuan tapi Tuan sepertinya sedang fokus pada ponsel Tuan membuat aku menunggu Tuan untuk melihat ke arahku." ucap Untas membela diri


"Apa maksudmu itu memang kalau menyukai kau merasa rendah." ucap Alvin sedikit tersinggung dengan ucapan untas


"Aduh Tuan bukan begitu maksudku aku merasa rendah ucap Untas untuk memperbaiki kalimatnya daripada dia harus bertengkar dengan orang yang ada di hadapannya


"Ada apa katakan padaku aku juga penasaran Apa yang ingin kau tanyakan sampai kau harus mendekatkan wajahmu ke wajahku yang hampir membuatku terkena serangan muntah Melihat mu." ucap Alvin tanpa perasaan


Untas mencabik lalu bibirnya maju lima senti Tuan bolehkah aku bertanya sesuatu ucap Untas yang masih ragu atas pertanyaan yang akan diberikan kepada Alvin


"Kau ini sudah aku bilang tanya saja masih juga bertanya hal-hal yang tidak penting membuat aku semakin kesal cepat tanya apa yang kau ingin tanyakan jangan membuat aku semakin emosi dan membuatmu harus masuk ke kandang si manis." ucap Alvin yang terlihat kesal


Belum juga untas mengeluarkan suara untuk bertanya mobil yang mereka tumpangi sudah terparkir sempurna di lobby perusahaan Alvin mau Tidak mau untas langsung keluar dan membukakan pintu untuk tuannya setelah itu mereka berdua langsung naik lift menuju ruangan Alvin


"Cepat katakan apa yang ingin kau tanyakan sebelum aku berubah pikiran." ucap Alvin


"Tuan Aku penasaran kenapa keluarga Guetta mengundang anda secara khusus bahkan menyediakan baju untuk Anda Dan menganggap anda ada bagian dari keluarga Guetta padahal anda merebut kekasih Raja Bastian yang merupakan anggota keluarga Guetta." tanya untas yang sangat penasaran


Mendengar pertanyaan untuk spontan Alvin yang sedang melihat ponselnya langsung menghentikan gerakannya dan menatap tak percaya pada asistennya tersebut bisa-bisanya dia berpikir bahwa Alvin akan merebut kekasih seseorang seperti raja Bastian Guetta yang terkenal dengan kelicikan dalam menaklukan musuhnya


"Apa kau gila aku merebut kekasih seorang seperti raja Bastian Guetta Apa kau pikir mudah merebut sesuatu yang menjadi milik keluarga Guetta aku tak pernah merebut kekasih Raja Bastian Guetta." ucap Alvin


Mendengar perkataan Alvin membuat untas sedikit terkejut dan bingung pasalnya jika bukan merebut kekasih Raja Bastian terus kenapa bisa Raja Bastian datang ke kerajaan Santos dan memilih untuk melindungi wanita yang menjadi calon istri Alvin pikir Untas


"Jadi siapa yang raja Bastian lindungi di kerajaan Santos sehingga menyebabkan kedua kerajaan tersebut hampir bermusuhan." tanya untas yang memang sangat penasaran karena kakak sepupunya Rendra dan kakeknya Tak mau mengatakan apa yang terjadi di kerajaan Santos apalagi tentang identitas calon istri Alvin.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya