
Sedangkan ayah David yang sedang membersihkan pakaiannya di salah satu kamar mandi di dalam kamar dengan dibantu mama Erina hatinya semakin tak karuan entah apa yang terjadi tapi sepertinya itu bukan hal yang baik untuknya dan feelingnya tak pernah salah
"Sayang apakah Kau tidak merasa kan sesuatu yang aneh sepertinya ada aura-aura negatif di rumah ini ucap ayah David sambil melihat ke arah Mama Erina
"Ku merasakan merasakan apa aku tak merasakan apa-apa, kau mungkin kurang tidur semua baik-baik saja." ucap Mama Erina santai
Mendengar perkataan istrinya ayah David tak lagi berkata apa-apa mereka langsung keluar dari kamar tersebut saat keluar dari kamar David hendak mencari nenek Anita tapi saat dia mencari ke tempat di mana nenek Anita tadi duduk ternyata sudah tak berada di tempat itu lagi ayah David kemudian melihat ke Sana kemari untuk mencari keberadaan nenek Anita tapi sepertinya nenek Anita berada di ruangan tersebut
Melihat sang Ibu tidak ada Ayah David langsung melihat ke arah istrinya yang sedang berjalan di sisinya "sayang Apa kau melihat ibu." tanya kayak David pada mama Erina saat mereka menghentikan langkahnya
"Aku tak melihat ibu aku hanya melihatnya saat sebelum kita masuk ke dalam kamar untuk membersihkan kemeja mu."ucap mama Erina
Sementara itu di sebuah kamar dua pasang anak sudah tak mengenakan sehelai kain di tubuh Mereka, kini goa love sudah siapa di masuki oleh terong impor dari kerajaan Santos tampak Alvin memasukan terong impor miliknya ke goa love dengan perlahan tapi tetap saja dengan tenaga agar bisa menerobos masuk ke dalam goa love tampak saat terong impor milik Alvin masuk Brian langsung meringis sambil mencengkram kuat punggung Alvin bahkan giginya sudah bertengger sempurna di bahu Alvin saat terong impor sudah menerobos masuk ke goa love
Ke dua orang tersebut langsung melakukan olahraga ringan maju mundur cantik sementara itu nenek Anita yang berada di pesta tapi agak jauh dari kerumunan orang karena tak ingin bertemu dengan ayah David untuk saat ini
Ayah David hatinya semakin resah saja akhirnya dia mengambil ponselnya untuk menelepon kepala pelayat yang berada di rumah utama untuk melihat keadaan putrinya Briana
"Cepat kau periksa keadaan Briana." ucap Ayah David
Mendengar suara keras ayah David dengan wajahnya yang tampak cemas membuat kepala pelayan langsung pucat pasi tapi dia berusaha untuk tetap tenang ."baik Tuan aku akan memeriksa Nona Briana." ucap pelayan tersebut hendak mematikan ponsel miliknya
"Jangan matikan ponsel milikmu aku ingin mengetahui langsung kondisi putriku dan arahkan kamera langsung ke putriku agar aku bisa melihatnya." ucap ayah David
Kepala pelayan langsung berjalan menuju kamar Briana dengan yang kameranya mengarah pada kamar Briana kepala pelayan mengetuk pintu kamar tapi tak ada jawaban sama sekali dari dalam "tuan aku Ingin meminta ijin untuk membuka pintu kamar nona." ucap kepala pelayan
Jantung ayah David semakin berdetak kencang saat kepala pelayan meminta Ijin akan membuka kamar putrinya
"Iya lakukan." ucap ayah David, kepala pelayan membuka kamar tersebut ternyata tak terkunci, saat pintu sudah terbuka buka sempurna kepala pelayan langsung masuk lalu mengarahkan ponselnya ke seluruh ruangan kamar Briana tapi tak ada tanda-tanda keberadaan Briana ayah David langsung mematikan ponsel miliknya tanpa permisi saat tak menemukan putrinya di dalam kamar.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya