Princess Briana

Princess Briana
312



"Apa pikiran ibu sama yang ada di pikiranku." ucap Mama Erina sambil melihat sang mertua ya mari kita lakukan ucap nenek Anita pasti membuat sang menantu langsung tersenyum lebar dan mengangguk sementara kedua orang di hadapannya hanya saling pandang lalu saling menggeleng tak mengerti apa yang terjadi


"Untas segera hubungi kedua orang tuamu, kau akan melamar malam ini juga dan kau iman persiapkan pernikahan Untas dua hari lagi atau kau tinggal diam saja aku akan mengurus semua pernikahannya Yang Kau perlu lakukan adalah menyiapkan rumahmu dan orang-orang ku yang akan melakukan semuanya ucap nenek Anita memberi perintah pada pak penghulu


Mendengar perkataan nenek Anita membuat pak penghulu dan untas terkejut karena nenek Anita yang sangat heboh atas pernikahan untas dan Siti


"Tapi nyonya Bagaimana dengan tuan muda Alvin apa yang harus aku katakan padanya." ucap Untas


"Katakan padanya aku ingin bertemu dengannya tapi bukan di sini tapi di restoran B&B." ucap Mama Erina


Untas langsung mengalihkan pandangannya pada Mama Erina sambil mengangguk menunduk hormat "baik nyonya." ucap Untas


"Jadi apa yang harus aku lakukan hanya menunggu dan melihat orang yang bekerja." ucap pak penghulu


"Ya kau hanya perlu mengawasi kegiatan mereka dan ingat kau harus mematuhi semua apa yang aku katakan kita akan mempersiapkan pernikahannya dua hari lagi dan aku ingin mengganti semua orang yang berada di kediamanmu dengan orang-orang pilihanku dan ingat jangan sampai semua ini diketahui oleh siapapun selain kita berempat." ucap nenek Anita


"Bagaimana nasib orang-orang ku yang berada di kediamanku." tanya pak penghulu


"Beri mereka tiket liburan selama dua hari dan setelah acara pernikahan itu selesai mereka bisa kembali." ucap nenek Anita


"Baiklah aku mengerti aku akan melakukan seperti yang kau inginkan." ucapkan yang tahu apa maksud dari nenek Anita


Untas datang penghulu pun langsung pamit undur diri perasaan mereka berdua sangat lega setelah bertemu dengan nenek Anita


Begitu Untas sampai di kediaman Alvin Untas langsung masuk ke dalam kamar miliknya lalu menelepon kedua orang tuanya untuk datang secepatnya ke kota A dan kemudian Untas keluar menuju ke perusahaan Alvin dia ingin berbicara secara langsung dengan Alvin tentang undangan Mama Erina di salah satu restoran


Sementara itu di sebuah gedung pencakar langit tampak seorang pria sedang serius bekerja dengan laptopnya tak berselang lama gitu kan dari pintu mengalihkan pandangannya tampak tuntas masuk langsung memberi hormat "selamat siang tuan." ucap Untas sambil menunduk hormat


Alvin yang sedang bekerja langsung mengalihkan pandangannya kepada Untas "tumben kau datang ke perusahaan sesiang ini apakah kau ingin memberitakan aku kabar gembira atau kau sudah menyerah dan ingin segera menjadi seorang biksu." ucap Alvin


"Maaf tuan saya datang kemari ingin menyampaikan sesuatu nyonya Erina ingin bertemu anda di restoran B&B untuk makan siang bersama." ucap Untas


Mendengar nama sang calon ibu mertua membuat Alvin langsung mengangkat wajahnya dan melihat ke arah untas


"Apa kau bilang mama Erina ingin bertemu denganku secara pribadi berdua kenapa kau tak bilang dari tadi." ucap Alvin yang tak percaya bahwa Mama Erina Ingin bertemu Dengannya secara pribadi


"Benar Tuan muda dan nyonya Erina mengatakan begitu jam makan siang agar segera ke restoran B&B untuk menunggunya datang." ucap Untas


"Ayo sekarang kita harus ke restoran tersebut Aku tidak mau calon mama mertuaku menungguku terlalu lama." ucap Alvin langsung merapikan barang-barangnya padahal jam masih menunjukkan pukul 11.00 siang yang berarti jam makan siang satu jam lagi.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya