
Yena terkejut melihat ayahnya hanya diberikan sayur dan sambal oleh mamanya sedangkan kedua orangtua deslan nampak cuek seperti tak terjadi apapun di atas meja tersebut
"Mama kenapa hanya memberikan sayur dan sambal kepada ayah apa Ayah tak ingin memakan yang lain." tanya Yena
"Ayahmu ingin masak-masakan Mama sedangkan mama hanya memasak sayur dan sambal saja ayahmu tak suka jika bukan masakan mama jadi mama hanya memberikannya sayur dan sambal." ucap indah
Yena tertegun sesaat dan kemudian tak bereaksi apapun dia hanya melanjutkan makannya dengan lahap karena tiga hari lagi sang kekasih hati akan melamarnya
Sedangkan Deslan tampak diam sambil melihat istrinya kemudian melihat makanan yang ada di hadapannya mau tidak mau dia harus memakan sayur dan sambal yang disajikan oleh istrinya Deslan memakan sedikit demi sedikit Apalagi sambalnya sangat pedas dan sayurnya pun sangat pedas Deslan bahkan beberapa kali meneguk air yang ada di hadapannya
Perut Deslan tampak sangat mulas setelah memakan segala sesuatu yang pedas setelah makan Desalan langsung menuju kamar mandi setelah dari kamar mandi Deaslan
Setelah merasa lega Desalan langsung menuju kamarnya untuk membersihkan badantampak indah telah menyediakan semua kebutuhan yang akan dipakai untuk ke kantor tapi istrinya tak tampak di kamar tersebut Desalan menghembuskan nafasnya kasar kemudian langsung menuju kamar mandi
Setelah bersiap Desalan berniat mencari istrinya setelah kesana kemari tapi tak tampak Indah sama sekali Deslan pun bertanya kepada ibunya tapi ibunya hanya menggeleng tak mengetahui di mana keberadaan sang menantu
Sedangkan indah yang sedang berada di kebun belakang sambil merapikan tanaman tak menyadari bahwa suaminya sedang mencarinya
Tampak indah dan juga nenek Yena mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut keluarga Bastian
Sementara di kediaman David tampak mama Erina sedang sibuk untuk mempersiapkan apa yang harus dibawa dan tidak ke kediaman keluarga Yena sedangkan Bastian sudah berpakaian rapi dan siap untuk menuju ke rumah calon istrinya
Kini kedua klub keluarga tersebut sudah berada di ruang tamu milik deslan tampak Desalan menatap tajam Bastian yang berada di antara David dan Erina
Kini yena sudah didandani dan telah bersiap seperti Bastian yang duduk di apit diantara ke dua orang tuanya tapi nenek Yena dan mama indah yang mengapit Yena saat ini
Daiklah karena semua sudah berkumpul d tempat ini kami akan langsung mengutarakan maksud kedatangan kami ke sini adalah untuk melamar Putri bapak yang bernama yena untuk anak kami Bastian ucap seorang pria yang merupakan tetua dan merupakan keluarga kerajaan yang di tua kan
Desalan menghembuskan kan nafasnya kasar lalu melirik pada Yena kemudian melihat kedua orang dihadapannya "aku sebagai orang tua yena hanya bisa menyerahkan semua pada keinginan Putri ku." ucap Karena Desalan berpikir bahwa Yena pasti akan menolak Bastian karena kemarin mereka sudah membicarakannya di ruang kerjanya saat Deslan bertanya kau akan memilih siapa ayah atau Bastian dan Yena memilih dirinya itu adalah sesuatu yang membuat Desalan yakin Yena sudah pasti menolak Bastian
Yana melihat orang sekelilingnya lalu melihat pada Ayahnya, Desalan hanya mengangguk dan Yena mengartikan bahwa Angukan Ayahnya adalah iya Yena pun mengangguk membuat indah dan seluruh orang yang ada di ruangan tersebut kegirangan tapi tidak dengan deslan dia sangat terkejut saat putrinya mengangguk yang tandanya setuju.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya