Princess Briana

Princess Briana
37



Di kerajaan Benua tampak Raja Bastian telah menyerahkan surat balasan yang akan dibawa oleh para utusan kerajaan Santo yang kemarin membawa surat undang untuk Raja Bastian


Para pembawa surat pun pergi dengan hati riang apalagi banyak hadiah yang mereka dapat dari kerajaan benua


"Apa baginda yakin akan pergi ke kerajaan Santos." tanya pengawal pribadi raja


"Tentu saja aku ingin melihat bagaimana kerajaan Santo dan aku penasaran dengan orang yang bernama Pangeran Alvin." ucap raja Bastian seakan-akan dia dan Briana saling berhubungan


"Persiapkan keberangkatanku dengan baik Aku tak ingin kecolongan sampai di istana Santos, aku tahu bagaimana kerajaan Santos dan juga Ratu Elenor yang sangat licik aku kasihan pada raja Santos terdahulu mau menikahi Ratu Elinor hanya karena desakan dari panglima perangnya." ucap Bastian setelah mengetahui apa yang terjadi di kerajaan Santos atas laporan beberapa orang suruhanaya


Bastian adalah raja yang sangat berhati-hati sebelum bertindak dia akan mencari tau apa yang terjadi sebelum dia melakukan sesuatu dan raja Bastian sangat teliti, adil dan bijaksana itulah mengapa raja Bastian selalu di kagumi oleh masyarakat kerajaan Benua


Para pembawa surut dalam perjalan ke kerajaan Santos dengan membawa balasan surat dari kerajaan benua


Ratu Santos sangat bahagia setelah mendapatkan kabar dari bawahannya bahwa para pembawa surat telah kembali dengan membawa surat balasan dari Raja Bastian


Ratu Santos langsung menyuruh para pelayan untuk menyediakan makanan dan juga hadiah untuk para pembawa surat


"Sayang sepertinya sebentar lagi kau akan menikah dengan Putri Briana sepertinya Raja Bastian sudah membalas surat kita dan dia akan datang ke istana ini aku sangat berharap kau dan putri Briana bisa secepatnya menikah dan kau bisa menjadi raja yang sesungguhnya ucap ratu Elenor


"Aku juga sudah tidak sabar lagi ibu aku aku akan menikahi Putri Briana dan menjadi raja dan aku bisa langsung menyingkirkan Alvin dari hidupku dan juga dari kerajaan ini ucap." James


"Iya ibu aku sudah berencana untuk menyingkirkan Alvin saat aku menjadi raja Aku tak suka padanya rakyat selalu membanding-bandingkan aku dengannya dan rakyat selalu mengaguminya." ucap James


Di bandara tampak Alvin dan Rendra sedang menunggu Briana, tak berselang lama Briana datang dengan pakain sederhana dan elegan dengan tas punggung bias, seolah-olah dia hanya akan pergi menginap satu hari di rumah temannya


Alvin dan Rendra bingung melihat barang bawaan Briana


"Maaf aku terlambat aku sedikit terlambat bangun." ucap Briana, Alvin dan Rendra hanya mengangguk


"Maaf apakah kau tak membawa koper atau semacamnya." tanya Alvin


"Oh tidak ini sudah lebih dari cukup semua kebutuhan ku ada di sini." ucap Briana menunjuk tas punggungnya


"Memang kenapa apakah ada yang salah." tanya Briana yang bingung melihat reaksi Alvin dan Rendra


"Maaf biasanya para wanita pasti membawa banyak barang dengan koper yang besar dan banyak." ucap Alvin


"Percayalah tas ini Memeng kecil tapi sisinya bisa separuh dari apartemen mu." ucap Brian sambil tersenyum, Rendra dan Alvin hanya tertawa kerena berpikir Briana sedang bercanda.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya