Princess Briana

Princess Briana
140



Alvin tersenyum sinis saat melihat keempat orang tersebut langsung berlutut dan memohon maaf padanya dia sangat menghafal trik ini yang pasti dilakukan oleh calon Ayah mertuanya


"Aku tahu siapa yang menyuruh kalian melakukan semua ini sekarang keluar dari tempat ini." ucap Alvin sambil tergeleng kepala melihat perbuatan calon Ayah mertuanya


Sementara itu di ruang kerjanya David merasa geram saat mendengar berita dari orang suruhannya bahwa segala rencananya telah gagal total dasar si ijuk durhaka bisa-bisanya dia selalu lolos setiap Aku melakukan ujian kepadanya apa aku terlalu lemah saat sekarang ini atau memang dia yang sama liciknya denganku pikir David


Setelah David diketik adalah menemukan ide dan lagi setelah menemukan ide tersebut David langsung bergegas pulang ke kediamannya


Sementara itu Brian yang berada di kediaman orang tuanya tepatnya berada di kamar miliknya sendiri sedang menunggu kabar dari sang kekasih hati setelah satu harian tak mendapatkan kabar apapun


Tapi saat menunggu tiba-tiba kamarnya diketuk oleh seseorang Berliana langsung berjalan ke arah pintu tampak Ayah David sedang tersenyum manis pada Briana


"Sayang bolehkah ayah bicara denganmu." tanya David sambil tersenyum kearah putrinya


"Boleh Ayah ingin bicara di mana." tanya Briana sambil tersenyum manis pada sang ayah


"Bagaimana kalau kita bicara di taman belakang saja Aku ingin mengatakan sesuatu padamu." ucap ayah David


David langsung berjalan menuju ke taman belakang diikuti oleh Riana dibelakangnya kini mereka sudah duduk menghadap ke taman tersebut


"Ada apa Ayah katakan saja apa yang ingin saya katakan." ucap Briana


Briana berbinar ketika mendengar perkataan ayahnya akan mengundang Alvin dalam acara makan malam keluarga besar itu artinya ayahnya membuka kesempatan untuk Alvin agar masuk dalam keluarganya


"Benarkah Ayah serius ingin mengundang Alvin ke acara makan malam keluarga besar kita apa Ayah serius apa Ayah sudah setuju mengenai hubunganku dengan Alvin." tanya antusias Briana


Melihat putri yang sangat antusias saat dia mengatakan bahwa dia akan mengundang Alvin untuk makan malam bersama di acara keluarga besar membuat Ayah David semakin kesal apalagi sepertinya putrinya sangat-sangat bahagia Apa memang kebahagiaan Brian adalah Alvin pikir David


Tapi David menepis semua perasaan tersebut dia akan menguji yang untuk yang terakhir kalinya apakah Alvin sanggup melewati ujian ini jika dia sanggup melewati ujian ini dia akan berusaha membuka hatinya untuk menerima Alvin menjadi menantunya


Melihat ayahnya terdiam membuat Riana bingung ada apa dengan ayahnya tiba-tiba terdiam


"Ayah kenapa tak menjawab pertanyaanku apakah ada sesuatu yang Ayah sembunyikan." tanya Briana sambil menatap ayahnya


"Tidak apa-apa aku hanya ingin kau tahu bahwa aku senang saat Kau senang, aku bahagia jika kau bahagia, aku akan menangis jika kau menangis aku akan terluka jika kau terluka dan aku akan selalu menjadi orang pertama yang akan melakukan semuanya agar kau dapat bahagia." ucap David sambil menatap putri kesayangannya


Briana sangat terharu mendengar kata-kata ayahnya memang sedari kecil ayahnya selalu memanjakannya walaupun ibunya yang selalu menghukumnya agar dapat membuatnya mandiri melakukan apapun sendiri tapi ayahnya selalu akan datang untuk membelanya walaupun ayahnya harus dihukum tetap dia akan berusaha agar Briana tak mendapat hukuman apapun dari istrinya.


Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya