Princess Briana

Princess Briana
211



Tampak Briana Bingung kenapa tak ada nenek ibu ayah ataupun kakeknya yang menyambut mereka biasanya neneknya serta ayah dan ibunya akan langsung menyambut kedatangan mereka apalagi ada Briana dan Galang


Sementara itu di sebuah ruangan yang cukup luas tampak suara ribut-ribut antara keluarga menunggu dua pasang pria dan wanita tak berselang lama dari kamar keluar Daren dan Levy dengan wajah tertunduk


Daren dan Levy nampak gugup saat keluar dari kamar apalagi semua keluarga besar sudah berada di dalam ruangan tersebut membuat tingkat ketakutan mereka semakin tinggi daren melihat wajah ibunya dan ayahnya serta neneknya biasa saja sedangkan Levy melihat wajah neneknya sungguh sangat syok dan juga ayahnya dan ibunya terlihat wajah yang sangat kecewa sedangkan levy hanya bisa tertunduk tak sanggup melihat wajah kedua orang tuanya


Ibu Anita yang yang berada di dekat nenek Desi berusaha untuk menenangkan nenek Desi karena dia tahu bagaimana nenek Desi sangat menyayangi cucu perempuannya pasti nenek Desi sangat terkejut mendapatkan cucu perempuannya berada di dalam satu kamar dengan dengan seorang pria


Sedangkan Kakek Ajima yang dituangkan di kerjaan tersebut mau tidak mau harus mengurus kasus tersebut karena kasus ini berada di lingkup kerajaan benua


"Baiklah aku sebagai orang yang di tua kan di sini dan juga merupakan raja yang lalu akan mulia menyelidiki masalah yang terjadi saat ini." ucap kakek Ajima


Semua orang sedang duduk dengan kubu masing-masing di sebelah kanan terdapat kubu keluarga besar nenek Desi sedangkan di kubu sebelah kiri tampak keluarga besar Desalan sedangkan keluarga yang lain duduk dengan posisi bercampur


Sedangkan kedua tersangka tampak duduk di tengah-tengah dihadapan raja ajima dan keluarga besar masing-masing


"Baiklah aku minta Daren menceritakan apa yang terjadi tadi malam sehingga kalian bisa bermalam bersama di dalam ruangan yang sama." Ucap kakek Ajima


Semalam aku memang mengajak Levy untuk mengerjakan sesuatu di ruangan ini kemudian aku kembali ke kamarku dan dia ditemani oleh seorang pelayan kami pun mengerjakan pekerjaan kami masing-masing tak berselang lama pelayan yang menemani Levi membawakan jamu yang biasa aku minum sebelum tidur yang biasa diberikan oleh nenekku." ucap Daren


"Tunggu maksudmu saat kejadian tersebut ada pelayan yang berada di ruangan ini bersama kalian." tanya kakek Ajima


Keduanya spontan mengangguk kakek ajimah langsung menatap sekelilingnya tak berselang lama datang seorang pengawal menghadap ke kaki Ajima


"Maaf yang mulia menurut laporan tak ada pelayan yang datang ke kediaman Tuan muda Daren karena pelayan tersebut sudah izin untuk menjenguk orang tuanya yang sedang sakit." ucap pengawal tersebut Lalu memberi hormat dan berlalu pergi dari ruangan tersebut


Daren dan Levy saling memandang mereka tak percaya dengan apa yang terjadi jelaskanlah semalam ada pelayan yang datang untuk membantu mereka


"Bisakah kau menunjukkan ciri-ciri pelayan tersebut karena menurut pengawal yang berjaga semalam pelayan di kediaman mu sudah izin untuk menjenguk kedua orang tuanya dan semua sudah dikonfirmasi ucap kakek Ajima


"Tapi kakek sungguh semalam ada pelayan yang menggantikan pelayanku aku juga sempat bertanya dimana pelayan ku yang biasa melayani ku dan dia hanya menjawab pelayan tersebut sedang bekerja untuk membantu acara pernikahan Raja Bastian ucap Daren dan Levy juga mengaguk membenarkan perkataan Daren.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya