Princess Briana

Princess Briana
288



Alvin tersenyum stelah menelepon sang pujan hati lalu kembali melihat ponselnya dengan wajah yang jauh berbeda saat melihat seseorang pria Kembali masuk ke dalam ruangannya


"Selamat malam Tuan ." ucap pria tersebut sambil menunduk hormat


Aku ingin kau mengantarkan berkas ini ke tuan Lee biar dia yang akan mengurus yang lainnya." ucap Alvin sambil menyerahkan beberapa berkas yang sudah dia siapakan di atas meja kerjanya


Semangat itu di sebuah apartemen mewah tepatnya di ruang kerja tuan Reso


"Sebenarnya apa yang kau lakukan selama satu Minggu ini, mendapatkan foto rambut kekasih tuan Alvin saja kau tak mampu." ucap Reso


"Maaf tuan tapi selama saya mengikuti tuan Alvin dia tak pernah bertemu dengan wanita manapun." ucap pria tersebut


"Mana mungkin dia tak bertemu dengan seorang wanita .....apa mungkin kekasihnya seorang pria." ucap tuan Reso spontan


Pria tersebut langsung menatap ke arah tuan Reso " maksud anda tuan Alvin berpacaran dengan sesama terong." ucap pria tersebut


"Ya mungkin saja buktinya selama seminggu ini kau tak mendapatkan apapun tentang kekasih tuan Alvin apalagi dia pernah menolak wanita cantik dan seksi yang aku tawarkan." ucap tuan Reso


"Tapi tuan beberapa hari yang lalu tuan Alvin keluar kota untuk beberapa hari tapi yang aku pikirkan sampai detik ini tak ada jejak apa pun yang dia tinggalkan tentang di mana keberadaannya beberapa hari ini bahkan saat kepergiannya pun tak ada yang tau." ucap pria tersebut


"Bagaiman mungkin kepergiannya tak ada yang mengetahuinya sepertinya kau memang kurang professional dalam mencari informasi, bahkan informasi sekecil itu saja kau tak mampu mencarinya, tidak mungkin dia pergi tanpa mengunakan pesawat atau jet pribadi apalagi dia pasti lewat bandara, terkecuali Badara tersebut adalah miliknya sendiri." ucap Reso sambil tersenyum sinis dia saja sampai saat ini belum mampu membuat Bandara


"Tapi tuan menurut informasi yang beredar bandara yang di gunakan adalah bandara pribadi milik keluarga Guetta ." ucap pria tersebut


"Tapi tuan." ucap pria tersebut terhenti saat Reso mantapnya dengan tajam


"Sudahlah sebaiknya kau keluar aku tak mau lagi mendengar semua ucapan mu yang tidak masuk akal." ucap tuan Reso


Sementara itu di sebuah rumah mewah tampak sepasang suami istri sedang berpelukan hangat, Nining yang merasa hangat lalu masuk ke dalam pelukan Robert Nining yang Belum mengetahui kalau Robert sudah pulang langsung terbang saat menyadari ada seseorang di sisinya sedangkan suaminya masih di kerajaan benua


Spontan Nining langsung bangkit dan berteriak membuat Robert ikut tersentak kaget apalagi lampu dalam keadan remang-remang


"Sayang kenapa kau berteriak." ucap Robert dengan suara seraknya


Mendengar suara suaminya Nining langsung menyalakan lampu yang berada di sisi ranjang miliknya


"Sayang kau sudah kembali." ucap Nining sambil kembali ke atas tempat tidur sambil menatap suaminya yang masih enggan membuka mata


"Sini aku masih ingin memelukmu." ucap Robert sambil menarik Nining masuk kembali ke dalam pelukannya


Nining tersenyum lalu kembali masuk dalam dekapan hangat Robert yang sudah memberikannya rasa nyaman


Sementara itu di sebuah apartemen sepasang penghianat laknat sedang tertidur pulas setelah aktivasi saling memuaskan yang mereka lakukan


Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya