
"Apa yang sedang kau lakukan kau ingin membuat Putri kita menderita." ucap indah dengan suaranya yang sudah bergetar sambil menatap tajam deslan
Deslan mengalihkan pandangannya pada istrinya dan menautkan kedua alisnya "Apa maksud dari perkataan mu mengatakan Aku ingin menyakiti hati putriku." ucap Desalan yang merasa tak bersalah sama sekali
"Kau memang terlalu egois Apa kau tidak memikirkan Bagaimana perasaan putrimu jika kau mengatakan hal tersebut Apa kau tak sadar Putri mencintai Bastian." ucap indah
"Cinta itu sebuah proses bisa datang dan pergi kau tak perlu terlalu mengkhawatirkannya walaupun tak bersama Bastian dia pasti bisa bersama pria lain disaat dia sudah dewasa nanti." ucap Deaslan tak mau kalah
"Kau selalu mementingkan dirimu sendiri untuk apa juga kau mempertahankan putrimu nanti juga tetap saja Putri akan diambil orang, Yena lebih baik bersama Bastian yang sudah kita kenal keluarganya dan juga sifatnya daripada harus bersama orang lain yang sama sekali kita tidak kenal bagaimana orang tersebut apa sebenarnya yang kau inginkan kenapa kau tak mau Yena hidup bersama dengan Bastian." tanya indah dengan sorot mata yang benar-benar kecewa pada sang suami
"David sudah mengambil putriku yang satunya kenapa dia harus juga mengambil putriku yang satunya apa dia tidak bisa mencarikan wanita lain untuk putranya yang satu." tanya Desalan
"oh jadi kau melakukan ini karena kau merasa jengkel karena David sudah menikah kan Galang dan yema dan kau ingin membalas David dengan cara seperti ini kau sungguh tak punya perasaan dan pikiran jangan masuk ke kamar atau kau akan merasakan akibatnya mulai malam ini silahkan kau tidur di manapun yang kau suka." ucap Indah lalu berjalan keluar dari ruangan kerja Desalan
Sontak saja perkataan Indah merupakan hantaman tersendiri bagi deslan, indah langsung bangkit dan keluar dari ruangan kerja Desalan, Deslan berniat mengejar indah tapi saat dia akan mengejar indah membanting pintu dengan keras sehingga mengenai jidat dan hidung Desalan membuat Deslan mundur beberapa langkah karena jidat dan hidungnya terbentur pintu desalan memekik karena merasakan sakit di hidung dan di jidat nya tapi indah tak peduli dia tetap melanjutkan langkahnya menuju kamarnya begitu masuk di kamar indah langsung membanting pintu lalu menguncinya dari dalam
Di dalam kamar di rumah Desalan Yena sedang bertukar pesan dengan Bastian yang mengatakan bahwa tiga hari lagi dia akan datang ke rumah untuk melamar Yena mengetahui hal tersebut dia tak menyangka bahwa akan secepat ini dilamar oleh Bastian
Deslan menatap foto pernikahannya Dengan Indah dia bingung harus melakukan apa sepertinya istri yang ngambek berat bahkan tidak mempedulikan nya ketika dia sedang kesakitan
Pagi menjelang kini mereka semua sudah berada di meja makan tapi ada yang aneh kenapa di bagian dirinya hanya ada makanan sambal dan juga sayur tanpa adanya menu lain sedangkan ini bagian kedua orang tuanya indah dan juga putrinya tampak ayam dan berbagai menu lezat
Indah mengambil piring Desalan dan melayani tapi indah hanya memberikannya nasi sayur dan sambal setelah itu langsung menaruh piring di depan deslan tanpa bertanya kepada Desalan apa yang diinginkannya
Deslan menelan silvanya kuat dia tahu kenapa dia harus makan seperti ini pasti istrinya benar-benar kesal
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya