
Alvin Langsung masuk menyusul Briana yang sudah masuk duluan ke dalam
Alvin mengetuk pintu kamar Briana tapi tak ada jawaban dari dalam Alvin mengetuk lagi tapi masih tetap sama
Ibu Elika lewat di depan kamar tersebut " sayang ibu mau bicara." ucap ibu Elika
Alvin Langsung mengikuti langkah kaki ibunya ke dalam sebuah ruangan
Setelah mereka berdua masuk kedalam dan duduk di sofa "apa ibu boleh bertanya mengenai Briana." tanya ibu Elika
Tentu saja memang apa yang ingin ibu tanyakan
"Di mana kau mengenal Briana." tanya ibu Elika
"Pertama bertemu di bandara setelah itu di magang di perusaahan ku." ucap Alvin
"Apa kau mengetahui tentang identitasnya." tanya ibu Elika
Alvin mengehembuska nafasnya kasar, "kalau ibu bertanya tentang identitas Briana jujur saja Alvin tidak tau menahu mengenai Briana, aku sudah menyuruh seseorang mencari identitasnya tapi nihil bahkan aku tak tau siapa nama panjangnya." ucap Alvin
"Apa ibu khawatir kalau dia bukan wanita baik-baik, ibu jangan khawatir dia wanita baik-baik." ucap Alvin
"Aku tau dia wanita baik-baik dan aku sangat bersyukur jika kelak dia yang akan menjadi istrimu dia adalah berlian langka dan kau sangat beruntung bisa bersamanya, karena itu kau harus bisa menjaga Briana dengan baik." ucap ibu Elika
Membuat Alvin melotot tak percaya dengan perkataan ibunya bagaman bisa dia langsung menyukai Briana dan memuji Briana setinggi langit
"Sepertinya ibu sangat mendukung hubunganku dengan Briana padahal dia hanya wanita dari kalangan biasanya seorang ibu akan memaksa anaknya menikah dengan wanita kalang atas." ucap Alvin
"Kau tak pernah tau kapan berkah atau musibah datang padamu jangan memandang orang dari sampulnya karena sampul bisa menipu." ucap ibu Elika
"Sekarang pergilah beristirahat agar besok kau bisa segara saat memasuki istana." ucap ibu Elika
Sedangkan ibu Elika menatap foto ibu dan ayah Alvin
"Baginda raja dan ratu hamba telah melakukan apa yang menjadi tugas hamba untuk membesarkan mereka, aku yakin pilihan Alvin adalah wanita yang tepat yang dapat membuatnya naik tahta aku mohon lindungi Alvin dan Briana agar aku bisa menyusul kalian dengan tenang." ucap ibu Elika
Sementara Briana yang baru keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri langsung mengambil ponselnya yang tadi di lupakan nya Briana Langsung memeriksa ponselnya mengecek pangilan masuk dan oesan, Briana terkejut saat mendapatkan dua puluh panggilan tak terjawab dan sebuah pesan yang bertanya tentang keadaannya dari kakaknya Galang
Briana Langsung menelepon kembali Galang tapi sayang sepertinya ponselnya sedang berada di luar jangkauan
Briana kemudian mengirim pesan pada kakaknya bahwa dia baik-baik saja dan sedang menikmati liburannya, setelah mengirim pesan Briana Langsung berbaring di ranjang
Sedangkan Alvin yang sudah berada di dalam kamar Langsung membersihkan dirinya untuk segera beristirahat
Sedangkan Rendra saat ini sudah berada di kamarnya setelah tadi para pengawal membekap mulutnya tertawa
Sementara itu di istana Santos tampak ratu Elenor sedang menyuruh seseorang untuk mencari tau tentang latar belakang calon istri Alvin
James datang langsung menatap pria yang berbicara dengan ibunya, pria tersebut langsung memberi hormat dan pergi
"Sepertinya ibu sedang mencari identitas seseorang." tanya James
"Aku sedang mencari identitas calon istri Alvin." ucap ratu Elenor
"Aku juga sempat mencari identitas calon istri Alvin tapi sepertinya dia menyembunyikan identitas calon istrinya dengan baik." ucap James
Benarkah ibu semakin penasaran dengan calon istrinya sampai dia harus menutupinya dengan rapat jangan dia mempunyai catatan kejahatan." ucap ratu Elenor
jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya