
Mendengar istrinya menyuruh pria tersebut untuk duduk David menatap tak suka melihat istrinya yang sepertinya menyukai pria yang ada di hadapannya tersebut tapi bagi David semua yang menyukai putrinya adalah musuhnya
Alvin menatap semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut Alvin tak berani untuk duduk apalagi melihat tatapan horror dari semua pria yang ada di dalam ruangan tersebut
Melihat pria tersebut tak duduk Mama Erina pun melihat sekeliling tampak David menatap tajam begitupun Brayen dan Brian hanya Galang yang sedang duduk sambil merangkul adiknya
"Tidak apa-apa nak ayo duduk." ucap Mama Erina sambil menunjuk kursi tunggal yang ada di sampingnya mendengar perkataan wanita yang ada di hadapannya Alvin memberanikan diri untuk duduk di kursi tersebut
Semua mata langsung tertuju pada Alvin yang duduk tepat dikursi tunggal
Selamat malam om,tante kenalkan namaku Alvin ucap Alvin sambil meraih tangan ayah David tapi ayah David tak memberikan tangannya membuat mama Erina langsung menyodorkan tangannya melihat istrinya menyodorkan tangannya untuk dicium oleh Alvin membuat David langsung menarik tangan istrinya dan membiarkan tangannya yang dicium oleh Alvin
Mama Erina mendengus sebal pada sang suami pasarnya suaminya itu selalu saja positif pada siapapun yang berada di sekitar dirinya
"Apa sebenarnya tujuan mu Raja Alvin datang ke kediaman ku." tanya David sontak saja perkatan David membuat Alvin sedikit tersentak karena ternyata memang benar apa yang dikatakan oleh beberapa orang bahwa David Guetta adalah seseorang yang sangat luar biasa dengan mudah dapat mengetahui informasi apapun yang diinginkannya padahal dia baru beberapa menit berada di ruang tersebut
Brian dan Brayen saling menatap kemudian melihat pria yang ada dihadapan mereka saat ini yang bernama raja Alvin
"Maksud dan tujuan saya datang kemari karena ingin memberitahukan tentang keinginan saya untuk melamar Briana." ucap Alvin tanpa ragu sedikitpun
Mendengar perkataan yang keluar dari mulut Alvin membuat suasana semakin tegang dan hening tapi tidak untuk mama Erina dia bersorak dalam hati akhirnya ada seorang pria yang berani datang kerumahnya untuk melamar putrinya apalagi pria tersebut sepertinya saling menyukai dengan putrinya
David tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Alvin walaupun di hatinya ada sedikit rasa yang tak bisa diungkapkan
"Siapa kau beraninya kau datang kemari untuk melamar putriku kau bahkan belum lama menjadi seorang raja apa yang kau bisa tawarkan kepadaku untuk melihat apakah kau mampu untuk bisa melindungi putriku." tanya David
Alvin diam dia hanya memiliki modal keberanian dan tekad yang kuat serta cintanya yang besar pada Briana membuatnya tak memikirkan apapun yang pasti dia hanya menginginkan agar wanita yang dicintai dapat bersamanya
"Aku pria yang tak memiliki apapun selain rasa tanggungjawab dan cinta yang tulus untuk Briana segala yang aku punya saat ini tak ada artinya bagiku tanpa adanya Briana." ucap Alvin
Jujur saja mendengar perkataan Alvin membuat David sedikit tenang artinya pria yang ada di hadapannya ini tidak mementingkan kekuasaan atau harta yang diinginkan hanya kebahagiaan putrinya tapi oh tidak semudah itu walaupun pria tersebut mengatakan seperti itu tapi David ingin melihat Bagaimana pria tersebut bisa menaklukkan keluarganya dia tak yakin apakah Alvin bisa menaklukkan Kakak kembar Briana Yang sepertinya ingin melahap habis pria yang ada di hadapan mereka.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya