
"Tunggu dulu kenapa kita saling membongkar aib masing-masing bukanya kita sedang merayu Pria ini." ucap iblis yang sadar akan yang dia lakukan
"Ah kau benar sampai di mana tadi." tanya malaikat
"Sampai di sini saja karena sepertinya dia sudah merasakan apa namanya kenikmatan tanpa kita membisikan sesuatu sepertinya dia sudah bereaksi." ucap iblis sambil menatap ke bawah di mana tampak sang kesatria milik Daren sudah tegak berdiri
"Kau benar kayanya otak atasnya tak akan berfungsi lagi yang berfungsi saat ini adalah otak bawahnya jadi percuma kita berbisik ." ucap malaikat lalu pergi begitu saja
"Ah dasar manusia katanya mereka selalu di goda iblis sampai selalu memaki dan menyalahkan iblis tapi sekarang buktinya aku belum menghasutnya dia sudah ON." ucap iblis dengan kesal lalu pergi
Entah apa yang terjadi pada Daren saat ini tapi sepertinya gairahnya sudah tak terbendung melihat lekuk tubuh Levy apalagi tampak bagian punggung levy terpampang jelas
Daren yang sudah tak tahan melihat hal tersebut langsung berjalan mendekat ke arah levy yang sedang berada di bathtub
Levy langsung menatap bingun kearah Daren yang berjalan ke arahnya dengan mata yang tak lepas darinya
"Kau sengaja kan menggodaku kau tak perlu melakukan hal tersebut aku ini suamimu kau cukup mendekati ku maka aku akan melakukan apapun yang kau inginkan ." ucap Daren sambil mendekati levy
Levy yang mendengar hal tersebut langsung terbelalak apalagi Daren semakin mendekati dirinya
"Apa yang kau lakukan aku tak menggoda mu, berhenti jangan mendekatiku ." teriak Levy
Membuat Levy menelan silvanya dengan susah payah melihat wajah Daren yang sepertinya tak ingin di tolak saat ini
Levy pun berusaha bangkit dari bathtub tapi sayang Daren sudah menarik gaun miliknya sehingga gaun tersebut langsung melorot dan Levy hampir tersungkur untung saja Daren langsung memeluknya tanpa berpikir panjang Daren langsung masuk kedalam bathtub dengan tubuh Levy di dalam dekapannya
Daren langsung ******* bibir Levy tanpa permisi bahkan tangannya sudah berada di kedua buah pepaya Levy, Daren tak membiarkan Levy bisa menghentikan kegiatannya
Sementara levy tampak shyok dan hanya bisa terpaku mendapatkan serangan mendadak dari Daren
Daren terus memberi rangsangan pada Levy membuat Levy yang imannya sudah menipis akhirnya ikut dalam permainan tersebut bahkan dengan gairah membalas semua ciuman yang di berikan Daren seolah-olah mereka memang saling mencintai dalam melakukan percintaan Tersebut
Sementara itu di tempat berlangsungnya acar pernikahan tampak kedua pengantin sudah duduk di hadapan penghulu dengan Need sebagai walinya Need nampak berusaha tegar tapi mata bengkaknya membuat semua orang yakin pria tersebut habis menangis
"Apakah semua sudah siapa." tanya pak penghulu
"Bisa tunggu sebentar aku ingin bertanya pada putriku." ucap Need
Penghulu yang mengerti pria yang ada di Hadapannya masih belum ikhlas sepenuhnya melepaskan putrinya hanya bisa mengangguk untung saja Need masih sadar apa pernikahan yang lalu penghulu masih ingat jelas saat Need beberapa kali pingsan bahkan saat menjadi wali nikah entah pria itu sadar atau tidak bahwa dia telah menikahkan putrinya Karena setelah itu Need kembali pingsan di tempat untung saja ijab kabul telah selesai.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya