
Keempat orang tersebut kini sudah masuk ke dalam ruangan milik nenek Anita, tampak nenek Anita langsung mempersalahkan mereka duduk di sofa di ruangan tersebut kini mereka berempat sudah duduk salib berhadapan seperti di ruang tamu
"Sekarang katakan apa yang ingin kau sampaikan aku sudah tidak sabar ingin mendengarnya." ucap nenek Anita
"Pertama-tama aku minta maaf jika kedatanganku mengganggu waktu nyonya tapi ini sesuatu yang memang sangat penting menurut ku Aku ingin meminta saran dan bantuan pada nyonya." ucap penghulu dengan sopan
"Kau ini berbicara denganku seperti kau tak mengenalku saja kau itu sahabatku dan temanku sejak kecil kau kan sudah berjanji jika kita berada di ruangan tertutup kau tidak boleh memanggil ku nyonya aku tau kau menikah di umur yang tidak muda tidak seperti aku yang menikah di usia yang sangat muda." ucap nenek Anita sampai sambil melirik sini pada sahabatnya
Pak penghulu tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan nenek Anita "kau tahu nita aku tidak punya seorang putra aku hanya memiliki seorang keponakan laki-laki yang sudah aku anggap seperti anakku sendiri yang sekarang atau beberapa tahun lagi akan menggantikan diriku menjadi seorang penghulu aku hanya mempunyai dua orang putri dan satunya kau tahu bagaimana sifatnya dan satunya lagi Alhamdulillah menuruni sifat ibunya." ucap pak penghulu
Sementara untas yang terdengar perkataan nenek Anita sangat terkejut saat mengetahui calon Ayah mertuanya adalah sahabat dari nenek Anita Ibu dari David Guetta
"Jadi Apa tujuanmu datang kemari sampai kau membawa calon menantumu ini ucap." nenek Anita
Pak penghulu menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah tuntas kemudian melihat ke arah nenek Anita begini Siti akan menikah dengan Untas dan kami berencana akan menikahkan mereka 3 hari lagi karena orang tua Untas sudah memberi Restu dan mereka akan datang untuk melamar putri q Siti." ucap pak penghulu
"Jika aku akan menjadi penghulu terus yang menjadi wali putriku siapa tak pernah berpikir tentang diriku." ucap pak penghulu sambil cemberut
Nenek Anita langsung tertawa "astaga aku lupa bahwa yang akan menikah adalah Putri kandungmu pasalnya aku terbiasa melihatmu menjadi seorang penghulu." ucap Anita sambil terkekeh lagi
Pak penghulu menatap malas pada nenek Anita "jadi masalahnya adalah yang mulia Alvin bos dari Untas tidak menyetujui pernikahan Untas sebelum dia menikah terlebih dahulu dan jika sampai Untas menikah terlebih dahulu dia akan membuat Untas menjadi biksu dan mengirimnya ke pelosok negeri C." ucap pak penghulu
"Astaga sungguh Untas yang malang kau harus sabar menghadapi kelakuan Alvin maklum saja "dia jomblo karatan." ucap nenek Anita Sambil tertawa tapi saat kemudian tahu nenek Anita langsung terhenti kemudian melihat ke arah menantunya mata mereka berdua berbinar sepertinya otak kedua wanita keluarga Guetta tersebut langsung connect dan menemukan tali merah
Sementara Untas dan pak penghulu yang melihat nenek Anita dan mama Erina saling pandang berbinar dan saling tersenyum penuh arti membuat kedua orang yang ada di hadapannya terlihat bingung.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya