
Briana yang tak ingin kekasihnya terkena masalah apalagi sampai mengalami sesuatu yang bisa membuatnya Taruma untuk bertemu keluarganya langsung pura-pura tersungkur dan jatuh kemudian menimpa gelas air minum yang akan diberikan oleh Alvin
Sontak saja Ayah David yang sangat menyayangi Briana langsung memegang putrinya itu semua tak kalah panik apalagi Galang yang tadi yang berada di samping Briana begitupun dengan Alvin yang sempat panik tapi kemudian dia melihat Briana memberinya kode untuk segera pulang
Sementara Mama Erina menatap jengah pada anak perempuannya tersebut dia yakin Briana pasti sedang berakting
David langsung mengangkat tubuh putrinya tak mempedulikan keberadaan Alvin lagi sementara Alvin dia membeku melihat Bagaimana posesifnya ayah David kepada Briana sedangkan Galang hanya menatapnya sekilas kemudian menyusul ayahnya begitupun si kembar yang khawatir pada adiknya sedang Mama Erina Hanya duduk santai sambil tersenyum membuat Alvin hanya bisa menggaruk kepalanya bingung dengan apa yang terjadi
Erina yang tahu bagaimana kelakuan anak dan suaminya menatap pada Alvin lalu tersenyum "sebaiknya kau kembali dulu kau bisa datang kapan saja di rumah ini asalkan kau berniat baik pada putriku maka aku akan selalu berusaha menerima niat baikmu." ucap mama Erina bijaksana
Alvin tersenyum setidaknya ada salah satu dari keluarga Briana yang mendukungnya dalam hubungannya dengan Briana
"Tapi Tante apakah Briana baik-baik saja aku melihatnya tadi pingsan." ucap Alvin yang juga merasa khawatir pada calon istrinya tersebut walaupun Briana sudah memberikannya kode agar segera meningalakan kediaman Guetta
Kau jangan khawatir Aku yakin dia akan baik-baik saja apalagi di sana ada ayah dan juga kakaknya dia pasti akan baik-baik saja ucap Mama Erina sambil tersenyum tulus pada Alvin Alvin pun mengangguk mengerti lalu izin untuk kembali ke kediamannya
Sementara itu di dalam kamar Briana tampak ayah David menatap cemas putrinya sementara Galang yang menyadari bahwa adiknya sedang berpura-pura belajar dari pengalaman yang Sudah-sudah membuat Galang menghembuskan nafasnya kasar
Kenapa kalian semua masuk ke sini terus yang menemani Mama kalian siapa ucap ayah David
Semua orang menatap jengah pada ayahnya yang terlalu posesif pada mama Erina
"Si ijuk." ucap Brian, membuat semua orang menatap padanya
"Ah benar si ijuk lihat saja rambut tebal dan lurus seperti sapu ijuk." ucap Brayen
"Kenapa kalian meningalakan mama kalian dengan si ijuk itu apa kalian Tidka takut dia akan memanfaatkan mama kalian untuk mendapatkan simpatinya." ucap ayah David
"Ayah benar aku akan memastikan dulu apa dia masih berada di sana." ucap Brayen bergegas keluar
"Ayah bagaimana dengan Briana." tanya Galang
"Aku sampai lupa pada putriku gara-gara si ijuk durhaka itu." ucap ayah David sambil kembali menghadap ke Briana yang masih pura-pura tak sadarkan diri
"Aduh kenapa dokter ini lama sekali apa dia Inging aku pasung." ucap ayah David
Tampak dokter yang baru datang bersama mama Erina yang masuk ke dalam kamar di ikuti oleh Brayen yang tadi keluar mengecek keberadaan si ijuk durhaka yang ternyata sudah kembali ke kediamannya.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya