Princess Briana

Princess Briana
216



Untas yang masih belum sadar bahwa dia sedang berada di kerajaan benua bukan berada di dunia mimpi tertegun saat melihat Alvin bosnya masuk ke dalam kamar dan mendekati dirinya "kenapa kau ada dalam mimpiku apa kita tidur bersama." tanya Untas dengan polosnya


Mendengar perkataan Untas membuat Alvin langsung menaikkan alisnya karena bingung melihat kelakuan asisten pribadinya tersebut Alvin yang sudah jengkel dengan kelakuan untas langsung menjitak kepala unta dengan keras membuat Untas mengaduh kesakitan "aduh kenapa sakit sekali ini kan hanya." mimpi ucap Untas


Mendengar perkataan Untas membuat Alvin langsung timbul ide jahilnya


Sekali lagi Alvin memukul kepala Untas membuat Untas langsung megang kepalanya yang terasa Kembali nyeri akibat pukulan Alvin


Untas yang merasa tak terima langsung berpikir sesat "apa sebaiknya aku membalas pukulannya kan ini hanya mimpi." ucap Untas yang terdengar jelas di telinga Alvin


Untas pun bangkit hendak memukul wajah Alvin tapi dengan sigap Alvin langsung memukul wajah Untas hingga untas kembali terbaring di ranjang dengan bibirnya mengeluarkan darah untas yang tersadar akan tindakannya ternyata bukanlah mimpi langsung pura-pura pingsan


"Daripada aku dihajar sampai mati lebih baik aku pura-pura pingsan lihatlah dia sangat mengerikan bahkan dia berhasil mendapatkan cinta Putri Brianna yang merupakan wanita paling dicari dan di kagumi dengan latar belakang yang sangat luar biasa dan kekayaan yang luar biasa tak akan habis sampai tanjakan, penurunan, belokan, perempatan, simpangan dan bahkan jalan besar dan setapak kecil lelaki yang ku angap sebagai raja dan seorang pembisnis biasa ternyata seorang pria yang mampu menaklukan seorang seperti putri Briana." pikir Untas


Ancaman Alvin sontak langsung membuat mata untas membesar dengan sempurna "Tuan maafkan saya, tadi saya benar-benar khilaf saya pikir tadi hanya mimpi." ucap untas sambil memegang kaki Alvin


"Jangan sok-sok memohon biasanya kau hanya langsung bangkit dan berkata maafkan aku itu tidak sengaja tumben hari ini otakmu langsung berpikir cerdas dan memohon di bawah kakiku." ucap Alvin yang mengingat asistennya tersebut kelakuannya sangat diluar nalar suka membantahnya dan kadang tak takut padanya tapi hari ini lihatlah dia seperti orang yang habis dipukul kepalanya sehingga tiba-tiba amnesia dan sangat menghormatinya atau Memeng untas sedang amnesia karena mendapatkan tiga pukulan Darinya tapi kalau amnesia pasti dia akan lupa dengan kejadian tadi atau dia sedang bersandiwara lagi pikir Alvin


" Tuan aku mohon jangan ingatkan lagi saat itu aku sedang khilaf yang lalu itu semua karena otak kananku sedang bengkak sekarang kedua otaku sudah pada tempatnya dan jangan berkata seperti itu Aku memang selalu menghormati, menghargai, menyayangi dan bahkan mencintai Tuan seumur hidupku ucap Untas dengan mulut manisnya


"Sekarang kau baru mengatakan khilaf padahal kau melakukannya berkali-kali kalau memang kau khilaf itu hanya dilakukan satu kali tapi kalau sudah berkali-kali itu namanya bukan khilaf tapi kebiasaan." ucap Alvin


"Bagaimana kalau kita kubur yang lalu dan melangkah untuk masa depan aku yakin Tuan adalah pria yang berhati besar dan sosok pria yang sangat dikagumi di belahan bumi manapun apalagi sekarang Tuan adalah pria yang mendapatkan cinta tuan putri Briana yang cantik jelita membahana." ucap Untas dengan mulut manisnya


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya