Prilly'S Husband

Prilly'S Husband
Clerk Office



TAP JEMPOL KALIAN TERLEBIH DULU SEBELUM MEMBACA PLIS!


“Sepertinya ini perjalanan pertamaku meninggalkan London bukan karena pekerjaan,” ucap Harun sambil memasukkan laptopnya ke dalam tas kerjanya.


Anne yang duduk di depan Harun hanya mengangguk sambil mengemasi beberapa kertas yang masih berserakan di atas meja kerja Harun.


Alexander menugaskannya pergi ke New York untuk mewakilinya menghadiri upacara pernikahan Mike dan calon istrinya. Memang seharusnya Harun datang karena bagaimanapun juga Mike adalah pemilik asli Glamour Entertainment. Awalnya Alexander bersikeras meminta agar Anne juga pergi bersama Harun untuk mewakili istrinya tetapi pekerjaannya sangat banyak, mustahil untuk meninggalkan begitu saja tanpa ada yang mengurus. Sedangkan Anne ia adalah tangan kanan Harun bahkan mungkin Anne lebih hafal seluk beluk Glamour Entertainment di banding Harun.


Harun sampai saat ini tidak mengerti mengapa bosnya itu seperti kerbau yang di tusuk hidungnya lalu di tuntun oleh istrinya ke mana saja sesuka hati.


“Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran Alex, bukankah aku saja yang pergi sudah cukup?” tanya Harun seperti menggerutu. Untuk menggagalkan Anne agar tetap di izinkan untuk tidak harus pergi ke New York, Harun bahkan harus menghubungi Prilly untuk membujuk Alexander. Apalagi lusa ada pertemuan penting dengan beberapa klien penting yang tidak bisa di tunda. Harun nyaris gila memikirkan hal itu.


“Kau seperti tidak tahu bagaimana Alex, ” jawab Anne dengan nada mengejek. Selama ini hubungan Harun dan Anne memang terbilang santai. Tidak setengah atasan dan bawahan pada umumnya.


“Semenjak Alex menikah, aku rasa ia menjadi semakin aneh.” Harun menyuarakan isi otaknya yang selama ini ia pendam.


“Aku rasa tidak ada yang aneh,” sanggah Anne.


“Dulu ia pria yang gila kerja,” kata Harun setengah bergumam.


“Sekarang ia penggila keluarga,” timpal Anne.


Sudut bibir Harun terangkat, ia juga menaikkan kedua bahunya bersamaan. Pikirannya melayang ke masa-masa di mana ia menjadi sekretaris utama Alexander. Ia menjalani pekerjaan bersama pria gila kerja. Tetapi, semua berubah saat Mike di nyatakan mengalami kecelakaan pesawat. Harun yang awal mulanya adalah sekretaris utama di perusahaan mulai beralih fungsi menjadi sekretaris pribadi, asisten dan entah apa profesinya yang pasti karena pekerjaannya menuruti perintah Alexander yang cepat sekali berubah-ubah. Bahkan ia kadang menjadi ajudan Prilly. Sebenarnya jika boleh jujur Harun nyaris putus asa dengan instruksi-instruksi bosnya yang sebenarnya di luar job desknya.


“Anne, pertemuan lusa kau akan didampingi oleh Danny, ingat pelajari semua materinya,” kata Harun mewanti-wanti.


“Aku mengerti,” jawab Anne.


“Apa kau sudah menyiapkan tiket pesawat untukku?”


“Itu kau tidak perlu risau karena kau bersama Anthony, Linlin dan orang tua Mike. Nikmati saja perjalananmu kali ini.” Anne menyeringai.


***


“Sayang, itu terlalu sederhana,” ucap Mike saat Helena memilih sebuah gaun yang akan ia kenakan besok pada acara pemberkatan pernikahan mereka.


“Tapi aku menyukainya,” ucap Helena sambil menatap gaun di depannya dengan tatapan kagum.


Sebuah gaun pengantin sederhana, dengan potongan manis berlengan panjang terbuat dari kain brokat.


“Aku lebih menyukai kau mengenakan yang ini,” kata Mike sambil matanya mengarah ke gaun yang ada di patung.


Gaun itu terbuat dari brokat transparan yang menampakkan dengan jelas bagian perut dan punggung, hanya bagian dadanya yang terbuat dari brokat berbentuk bunga-bunga. Mike benar-benar berfantasi liar membayangkan tubuh indah Helena mengenakan gaun itu. Ia bahkan ingin lusa segera datang, menikahi Helena dan menyeretnya ke atas ranjang. Membuat tubuh indah itu ada di bawahnya.


“Itu terlalu terbuka,” ucap Helena.


“Kau sangat cantik mengenakan gaun ini, percayalah padaku,” kata Mike berusaha meyakinkan calon pengantinnya.


Benar-benar sangat polos.


“A-aku akan mencobanya,” ucap Helena.


“Aku akan membantumu.” Mike menyeringai licik.


“Aku bisa sendiri,” kata Helena dengan nada ketus. “Kau panggilkan saja pegawai untuk membantuku.”


Mike justru tertawa tertahan karena menyaksikan Helena yang tampak salah tingkah dan wajahnya merah merona. “Baiklah,” kata Mike. Ia beringsut untuk memanggil pegawai butik gaun pengantin untuk membantu Helena mencoba gaun pilihannya.


Lima belas menit berlalu Mike menunggu Helena yang sedang mencoba gaun pengantin, ketika Helena keluar dari ruang ganti Mike mengamati calon istrinya seolah ia sedang menyesali dirinya sendiri.


Mengapa tidak sejak dulu ia kujadikan pengantinku?


Mike berdehem. “Pilihanku tidak salah,” Kata Mike.


Wajah Helena semakin merona. “Ini sangat terbuka,” ucapnya.


Mike mendekati Helena, ia menatap tubuh Helena yang berlekuk sempurna. Lekuk tubuhnya yang selama ini selalu di sembunyikan oleh Helena di balik pakaian longgar yang ia kenakan. Diraihnya pinggang Helena, ujung jemari tangannya meraih dagu Helena. Tatapan samudra birunya mengunci mata coklat Helena. “Cantik.”


Mike mendaratkan bibirnya di bibir Helena, menyesap manisnya bibir calon pengantinnya yang entah mengapa semakin menggairahkan. Mendesakkan lidahnya membelai lembut lidah Helena. Tenggelam dalam ciuman yang berapi-api hingga nyaris menenggelamkan akal sehat mereka, melupakan di mana mereka berada.


“Mike, kita... masih di butik,” erang Helena ketika bibir Mike mulai menjelajah leher Helena.


“Sialan!” umpat Mike dengan suara pelan. Ia menarik dirinya menjauhi leher Helena. “Ayo selesaikan urusan gaun, kita masih memiliki hal lain yang harus di kerjakan.”


Ya, mendaftarkan pernikahan mereka. Setelah membayar gaun yang akan di kenakan saat hari pernikahan mereka bergegas menuju ke Clerk Office (seperti kantor Catatan Sipil) untuk mendaftarkan rencana pernikahan meeka.


Di Amerika, syarat untuk menikah hanya cukup membawa kartu identitas diri dan akta kelahiran, setelah petugas mencatatnya semua dokumen akan di kembalikan lalu setelah mendapatkan Marriage Lisence (surat izin menikah) Dalam surat ini dinyatakan bahwa calon pengantin wanita (bride) dan calon pengantin pria (groom) diijinkan untuk menikah di Negara Bagian New York . Surat ijin ini akan kadaluarsa dalam waktu kira-kira tiga bulan. Jadi jika pernikahan tidak juga terjadi dalam tiga bulan, calon pengantin harus mendaftarkan pernikahannya kembali jika masih berencana akan menikah.


Pada saat menikah nanti, surat ini harus diserahkan kepada hakim yang akan menikahkan. Hakim yang akan mengisi kolom yang masih kosong. Diperlukan dua saksi pernikahan yang menandatangani surat ini. Setelah pernikahan, hakim sendiri yang harus meneruskan surat ini ke Clerk Office dan Marriage Certificate (sertifikat pernikahan) bisa di ambil di Clerk Office besok.


Helena menyandarkan kepalanya di sandaran jok mobil, kepalanya Terasa berat. Ia telah resmi menjadi istri Mike secara hukum negara tetapi suaminya melupakan sesuatu.


Apa yang kira-kira di lupain sama Maik?


Jawab di komentar!


TAP JEMPOL KALIAN ❤️ DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KOMENTAR ❤❤❤


TERIMA KASIH ❤️


🍒🍒🍒🍒**