Prilly'S Husband

Prilly'S Husband
Daddy Alex, aku Sidney



Helena saat itu sama sekali tidak menduga profesinya sebagai asisten Wilona mendada mendadak berubah menjadi pengasuh seorang bayi merah yang tidak diketahui asal usulnya. Ia saat itu hanya mengikuti Wilona pergi ke London, tiba-tiba dini hari menjelang pagi Wilona membangunkannya yang sedang terlelap dan memberikan seorang bayi kepada Helena.


“Nona, bayi siapa ini?” Helena menimang bayi Sidney, berusaha menenangkannya.


“Rawatlah dia,” jawab Wilona dengan acuh.


“Merawat bayi merawat bayi?” Helena mengerjapkan matanya beberapa kali menyebar ucapan Wilona, sebuah lelucon yang tidak masuk akal bagi Helena, ia sama sekali belum menikah dan tidak memiliki pengalaman merawat bayi.


“Rawat dengan baik, ia akan menjadi penentu masa depanku.”


“Nona, apa kau menculiknya?” Helena memberanikan diri bertanya karena ia memiliki perasaan tidak nyaman tentang dari mana bayi merah itu berasal.


“Menculik?” Wilona duduk di kursi sofa sambil menyilangkan kakinya dengan gaya angkuhnya dia memang seperti itu selain di depan kamera Wilona memang tidak pernah menjaga sopan santun. “Kasar sekali kedengarannya, aku hanya sedang bermain-main.”


“Tidak nona, aku tidak ingin terlibat dalam masalah ini,” Helena meletakkan bayi yang ada di dalam gendongannya ke atas ranjang tetapi baik itu kembali menangis dan akhirnya Helena kembali menggendong untuk mendiamkannya.


Wilona mengangkat kedua alisnya wajahnya tampak penuh dengan aura kemenangan, ia menyeringai licik. “Bagaimana mungkin kau tidak terlibat sedangkan bayi itu sekarang ada di tanganmu.”


“Nona, aku lebih baik mundur dari pekerjaan ini daripada harus terlibat dalam penculikan.”


“Dan kau akan membiarkan ayahmu yang sekarat di rumah sakit itu?”


Helena terdiam, ia memang perlu uang untuk biaya rumah sakit ayahnya.


“Urus saja bayi itu, aku akan menjamin semua biaya rumah sakit ayahmu.”


Tidak ada pilihan saat itu Helena tidak mampu berbuat apa-apa ya hanya mampu pasrah menerima nasibnya mungkin suatu saat dia akan membusuk di penjara karena keterlibatannya.


Kenyataannya ayah Helena tetap saja meninggalkan gadis itu satu tahun kemudian, semua biaya perawatan Helena keluarkan bukan menyembuhkan hanya menambah umur ayahnya satu tahun. Ayahnya tidak mampu bertahan lebih lama lagi dan Helena menjadi sebatang kara. Karena tidak lagi memiliki orang yang dianggap sebagai keluarga, maka Helena memutuskan menganggap Sydney sebagai bagian dari keluarganya. Setidaknya saat itu Sydney juga tidak memiliki siapa pun di dunia selain Helena, namun Helena yakin suatu saat nanti Sidney akan kembali kepada keluarganya.


Tidak cukup hanya dengan membuat Helena menjadi terlibat dalam urusan Sidney, Wilona bahkan dengan kejamnya membuat Helena terperangkap begitu jauh dalam kasus penculikan itu, Wilona memaksanya agar memberikan dokumen keluarganya, Wilona membuat identitas baru Sidney menjadi anak Helena, anak tanpa pernikahan tentunya.


Hal itu dilakukan oleh Wilona semata-mata agar mereka bisa membawa Sydney keluar dari London, saat itu nama Sidney adalah Baby. Nama itu diberikan oleh Helena karena ia tidak tahu harus memanggil siapa kepada bayi merah yang ada di tangannya. Bayi yang setiap hari ya urus.


Ada perasaan lega saat Mike datang dalam kehidupan Sidney, rasanya beban berat yang dipikul Helena seperti hancur berkeping-keping, meskipun tidak dipungkiri jauh di lubuk hatinya ada perasaan waswas. Helena khawatir suatu saat Sydney di bawah Mike pergi meninggalkan dirinya. Dan ia benar-benar akan menjadi sebatang kara di dunia ini.


Ketika Mike dilepaskan dari cengkeraman Wilona dan Simon, Helen merasa bersyukur karena Mike memberi memberikan tawaran kepadanya. Tetap bertahan bersama Wilona atau mengikuti Mike. Tentu saja Helena menjawab dengan tegas ia memilih mengikuti Mike untuk Sidney. Bukan karena ia takut berurusan dengan hukum atau menjadi seorang penjilat mengikuti Mike, tetapi semata-mata ia memang tidak mau berurusan lagi dengan seorang wanita kejam bernama Wilona.


Di antara Mike dan Helena tidak ada jarak, bukan seperti pengasuh dan tuan rumah. Mike selalu menolak jika Helena memanggilnya dengan panggilan tuan.


Di London saat itu pukul 04:00 pm sedangkan di New York tentu saja hari masih pukul 11:00 am. Perbedaan waktu antara New York dan London adalah 5 jam lebih dulu London.


Alexander sedang terlibat dalam pembicaraan serius bersama Mike dalam obrola video di Laptopnya. Mereka berdua membicarakan masalah Wilona dan Simon, juga masalah David urusan David dan hacker yang telah selesai, video rekaman telah didapatkan dan yang mengeksekusi penculikan bayi Sidney adalah seorang perawat yang dibayar mahal oleh Wilona, juga seorang penjaga keamanan Rumah sakit.


Juga seorang bidan yang terlibat memalsukan keterangan kelahiran Sidney yang saat itu di panggil Baby. Siapa orang tua kandung Grace tentu saja Alexander juga telah mengantongi identitasnya. Meskipun ia mengantongi identitas orang tua kandung Grace tetapi Alexander tidak akan mengembalikan gadis kecil itu kepada orang tua kandungnya. Grace adalah milik keluarga Johanson apa pun yang terjadi Alexander berniat akan merawat Grace.


Tidak berapa lama Sidney datang dan ya berdiri di depan Mike. “Daddy, siapa dia?” Sidney menunjuk layar laptop ayahnya.


“Itu adalah Daddy Alex,” jawab Mike memberi tahu siapa pria yang berada di layar laptopnya kepada Sidney sambil mendudukkan anak gadisnya di pangkuannya. “Ayo sayang, beri salam kepada Daddy Alex.”


“Hai, Sidney,” Alexander menyapa Sidney, matanya tampak menyorot kagum ke arah Sidney yang benar-benar replika istrinya.


“Hai Daddy Alex, aku Sidney.” Sidney tampak agak sedikit enggan.


“Maaf Alex, Sidney kurang bersemangat, ia sedikit kurang sehat hari ini.” Mike memberitahu kepada Alexander perihal putrinya yang memang sedikit sedang tidak sehat Sidney suhu badan Sidney sedikit tinggi.


TAP JEMPOL KALIAN ❤️❤️❤️


RATE BINTANG LIMA ⭐⭐⭐⭐⭐


VOTE POIN SEBANYAK-BANYAKNYA ❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA JEJAK KOMENTAR KALIAN ❤️❤️❤️❤️


TERIMA KASIH ❤️❤️❤️❤️