Prilly'S Husband

Prilly'S Husband
Ditolak Helena



TAP JEMPOL KALIAN TERLEBIH DULU SEBELUM MEMBACA PLIS!


Masih pukul tiga dini hari ketika Mike mengendap-endap untuk menyusup masuk ke dalam kamar Helena, ia merebahkan tubuhnya di belakang tubuh Helena. Memeluk gadis itu erat-erat hingga membuat Helena membuka matanya karena tidurnya terganggu. Sontak Helena berusaha menyingkirkan lengan yang mengungkung tubuhnya meskipun tidak berhasil karena kungkungan lengan Mike begitu erat.


“Astaga, apa yang kau lakukan di sini Mike?”


“Tidur denganmu,” jawab Mike dengan nada acuh.


“Kau bisa tidur di kamarmu,” ucap Helena. Nadanya terdengar kesal.


Hening, Mike tidak menjawab ucapan Helena. Sementara Helena menghela napas berat kemudian perlahan mengembuskannya lalu berusaha kembali memejamkan matanya.


“Helena ayo menikah,” ucap Mike memecah keheningan.


Helena mengira Mike telah tertidur, ternyata pria itu masih terjaga.


Setelah mengajak membuat bayi lalu melamarku? Sepertinya aku akan segera masuk ke dalam jebakan mesumnya.


“Astaga, apa tidak ada cara melamar yang lain Mike? Kau melamarku di atas tempat tidur jam tiga pagi, kau benar-benar konyol,” cibir Helena dengan nada begitu tenang seolah-olah lamaran Mike adalah lelucon.


“Aku serius aku ingin menikahimu,” kata Mike dengan nada begitu datar.


Menikah, membangun sebuah keluarga. Hidup bertiga sebagai keluarga. Tentu saja aku mau.


“Kamu kan ingin menikahiku atau kau hanya ingin membuat bayi?” tanya Helena dengan nada mengejek.


“Kenapa kau berpikir seperti itu?”


“Karena kau hanya berpikir aku adalah wanita yang merawat Sidney dan kau merasa memiliki kewajiban menikahiku,” ucap Helena. Diam-diam batinnya merasa getir.


Bagaimana jika Mike benar-benar mencari wanita lain untuk di nikahi?


“Omong kosong apa yang kau bicarakan, siapa pun yang merawat Sidney tidak harus aku nikahi,” kata Mike.


Kembali Helena menghela napasnya. “Mike, kita tidak bisa menikah.”


“Beri aku alasan,” kata Mike.


“Kau tidak mencintaiku,” ucap Helena. Lebih terdengar seperti sedang bergumam.


“Kenapa kau berpikir aku tidak mencintaimu?”


Helena memejamkan matanya erat-erat. Berat untuk menyuarakannya tetapi ia harus menyuarakan apa yang menjadi analisanya selama ini. “Aku tahu kau hanya mencintai Prilly,” ucapnya.


Helena selam ini selalu memandang Prilly sangat beruntung memiliki dua pria yang mungkin rela mati untuknya, pria yang rela memberikan segalanya untuknya.


“Itu masa lalu, sekarang berbeda,” kata Mike. Selalu saja nadanya begitu tenang membuat Helena kesulitan menilai ucapan Mike.


“Karena Prilly telah memilih Alexander lalu kau memilihku?” tanya Helena dengan nada sinis.


Ucapan Helena telak mengenai batin Mike karena itu adalah benar. Mike memang menunggu saat di mana Prilly sendiri yang memilih antara dirinya atau Alexander. Mike memang tidak akan melepaskan Prilly kecuali Prilly yang melepaskannya. “Jadi kau menolakku?”


“Ya, aku menolakmu,” jawab Helena tanpa ragu-ragu.


“Kejam sekali,” gerutu Mike seolah mereka sedang membicarakan hal yang tidak serius.


“Tentu saja aku harus kejam, tidak mungkin aku menikah dengan orang yang tidak mencintaiku.”


Jantung Helena berdetak kencang karena pertanyaan Mike. Untunglah cahaya lampu di kamar itu remang-remang nyaris gelap, jika tidak dapat di pastikan ia kesulitan menjaga ekspresi wajahnya. Helena justru tertawa tertahan hingga bahunya terguncang. “Aku rasa, aku hanya mencintai Sidney. Dia sangat menggemaskan,” jawabnya.


“Jadi kau mencintai anaknya tetapi tidak mencintai ayahnya?”


Helena tertawa kembali. “Bisa dikatakan ia. Oh my God, kita hanya cocok sebagai teman, sepertinya.”


Mike diam-diam mengeratkan rahangnya. “Kau tidak menolakku aku berulang kali menciummu,” katanya.


“Bukankah di dunia ini begitu banyak pergaulan bebas? Dan yang kita lakukan hanya berciuman. Tidak perlu harus ada ikatan dan komitmen,” kata Helena.


“Aku Berbeda,” kata Mike. “Aku bukan penganut pergaulan bebas dan aku tidak pernah melakukan kan kontak fisik jika bukan dengan orang yang kuinginkan.”


“Jadi kau ingin menikahiku agar kau bisa meniduriku?”


“Salah satunya iya, aku pria normal. Tetapi, lebih dari itu aku ingin kita membangun keluarga yang bahagia apakah alasanku tidak cukup untuk melamarmu?”


Helena hendak bergeser untuk memunggungi Mike tetapi Mike dengan sigap menahan tubuh Helena hingga gadis itu tak mampu bergerak. “Aku memang menginginkan sebuah keluarga, sebuah rumah yang menaungiku dengan cinta dan kasih sayang tetapi bukan berarti aku sembarangan saja memilih pria yang akan menjadi pendamping hidupku,” ucapnya.


“Jadi kau anggap aku ini pria sembarangan?” Mike mulai kehilangan ketenangannya.


Helena merasa tidak nyaman karena nada bicara Mike berubah. Mike adalah pria tersabar yang pernah ia kenal, Mike tidak pernah berbicara kasar atau pun dengan tinggi. “M-maksudku bukan begitu, hanya saja bagaimana kita menjalani rumah tangga sementara kau....”


Mike merasa Helena terlalu bertele-tele dan terlalu banyak bicara, ia dengan gerakan tidak sabar membungkam bibir Helena, menghisap bibir kenyal Helena bahkan ia menggigit bibir itu karena Helena tidak membalas cumbuan darinya. Selama ini mereka memang sering melakukan kontak fisik sebatas ciuman seperti saat di rumah sakit, Sidney memergoki mereka berciuman. Helena mendorong Mike hingga terkesan seperti mereka sedang bertengkar.


“Menikahlah denganku, kita bangun rumah tangga yang bahagia, kita beri adik yang manis untuk Sidney,” ucap Mike saat tautan bibir mereka selepas.


Sebagai gadis normal untuk pertama kali ia di lamar seorang pria tampan tentu saja ia ingin berteriak karena bahagia tetapi tidak dengan cara seperti ini. Di atas ranjang dini hari buta, sungguh tidak masuk akal. Ia ingin Mike menyatakan melamarnya dengan benar dan sedikit romantis. Ia tidak tahu perasaan Mike yang sesungguhnya tetapi ia tahu Mike pria yang baik dan sopan serta bertanggung jawab. Itu sudah cukup baginya, ia tidak akan menuntut cinta Mike. Semua cibiran yang ia lontarkan kepada Mike semuanya hanya kedok. Helena sama sekali tidak ingin menuntut cinta dari Mike.


“Hentikan omong kosongmu itu, aku ingin melanjutkan tidurku. Besok pagi aku harus mengurus Sidney untuk pergi ke sekolah,” ucap Helena menutupi perasaannya bahagianya. Bagaimanapun ia harus menjaga sedikit gengsinya.


“Kau tidak perlu mengurusnya, katakan iya lalu aku akan membiarkanmu tidur. Besok pagi biar aku yang mengurus keperluan Sidney untuk pergi sekolah,” ucap Mike dengan nada memaksa.


“Mike, hentikan. Jangan membuat hubungan kita menjadi rumit dan canggung hubungan kita cukup seperti ini.”


Kau harus mengerti Mike, aku ingin kau melamarmu dengan cara yang normal.


“Jadi kau menolakku?”


“Sayangnya, iya.” Helena menjawab dengan nada tegas meski ia takut Mike serius akan menarik lamarannya.


Mike melepaskan lengannya yang mengungkung tubuh Helena, pria itu dengan kasar bangkit dari ranjang dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.


PENGUMUMAN PENTING!


KAKAK SEMUA YANG NANYAIN KENZO KAPAN? KENZO ITU NANTI BULAN JULI. BOCORANNYA KENZO DAN ALEXA AKAN JADI SATU NOVEL.


DEVIL IN MY BED DI MANA? ADA DI APLIKASI BERGAMBAR KUDA PONI WARNA UNGU. KONTRAK DI SANA. YANG MAU BACA SILAKAN KE SANA. SEMENTARA MASIH GRATIS!


DEVIL IN MY BED SEASON 2 KAPAN? TUNGGU YA YANG SEASON 1 ANTENG DULU DI NEGRI TETANGGA.


KAK, SIDNEY KAPAN? SIDNEY AKAN ADA DI KUDA PONI UNGU JUGA TAPI NANTI. GENRE BUAT SIDNEY BERBEDA. YAITU MISTERI.


KAK LEONEL GIMANA? LEONEL BELUM ADA WACANA.