
Hening sejenak, hanya ada pergerakan kecil dari Mike yang mengangkat gelas dan meneguk wiskinya kembali. “Aku rasa bukan waktu yang tepat untuk membicarakan masalah Prilly,” ucap Alexander. “Setelah semuanya terkendali ia berhak menentukan pilihannya, kau atau aku.”
Mike tersenyum hambar, kemudian berkata, “Semua orang pasti berpikir aku kejam meninggalkan Prilly, aku tidak kembali meski aku masih hidup.” Mike berhenti sejenak, mengambil sebatang rokok dan membakarnya, mulai menghisap tembakaunya dengan perlahan. “Benar aku memang memutuskan untuk memalsukan kematianku karena di balik ini semua ada seseorang yang harus aku lindungi,” Mike menghisap tembakaunya kembali. “Jika Prilly adalah cintaku, maka Sydney adalah hidupku.”
“Sidney?”
“Ya Sidney." Kali ini wajah Mike tampak bercahaya tatapan matanya yang kosong telah berubah menjadi penuh cinta ketika ia menyebut nama Sydney.
“Siapa Sidney?” Rahang Alexander justru mengeras, ia menduga jika Mike memiliki wanita lain di belakang Prilly yang bernama Sidney.
“Aku memutuskan untuk mengubah wajahku agar aku lebih leluasa untuk bergerak, kecelakaan pesawat itu sama sekali tidak kualami, aku tidak pernah menaiki pesawat yang celaka waktu itu, aku baru saja menginjakkan kaki hendak memasuki pesawat tersebut dan Wilona meneleponku, dia mengancam akan mencelakai Sidney, aku berbalik pergi meninggalkan pesawat itu.”
Mike mulai menceritakan perihal yang menimpa dirinya saat hendak menaiki pesawat menuju ke China, baru saja ia hendak menginjakkan kaki pintu masuk pesawat yang akan di tumpangi tiba-tiba ponselnya berbunyi, Wilona meneleponnya dan melayangkan ancaman yang selalu membuat Mike tidak berdaya.
Saat itu Mike tanpa berpikir panjang lagi langsung mengubah penerbangannya menuju Mexico, saat ia baru saja mendarat ia tidak menyangka jika pesawat gagal ditumpanginya itu nyaris menghilangkan nyawanya, dengan pertimbangan khusus ia akhirnya memilih memalsukan kematiannya. Di satu sisi ia bersyukur, karena ia masih diberikan kesempatan untuk hidup. Namun, di sisi lain ia sangat sedih karena kehilangan Moses yang sudah bekerja bersamanya sepuluh tahun. Dan yang terburuk adalah meskipun Tuhan masih mengizinkan dirinya untuk menghirup udara di muka bumi ini, tetap saja telah harus benar-benar ‘mati’ karena kehilangan keluarga yang sangat ia cintai adalah hal yang paling mengerikan, lebih mengerikan dibanding kematian itu sendiri.
Mike harus menjalani hari-harinya di Mexico yang sangat suram, ia mencuri berbagai macam data perusahaan yang bersaing dengan perusahaan milik Simon, memanipulasi data perusahaan dan tidak sedikit ia menghabisi nyawa orang, ia seperti sebuah robot yang dikendalikan remote control yang dipegang oleh Simon.Mike tidak bisa melawan karena Sidney selalu di jadikan alat untuk mengancam dirinya.
Selama tiga tahun ia memiliki nyawa di raganya, akan tetapi nyawanya benar-benar tidak berarti, ia tidak memiliki kehidupan, tidak memiliki kebebasan, tidak memiliki apa pun, bahkan jati diri, ia tidak memiliki.
Itu semua ia lakukan demi Sidney, hanya demi Sidney. Satu-satunya yang bisa membuat hati Mike tabah menjalani kerasnya hidup di bawah tekanan Simon dan Wilona adalah Sidney yang berada di dalam pelukannya. Mike terus mengawasi Prilly dan Alexander dari kejauhan, berulang kali pula Glamour Entertainment nyaris mengalami kebangkrutan di tangan Prilly dan secara diam-diam Mike membantunya.
Mike dan Harry masih saling berhubungan meskipun hanya melalui kode-kode rahasia dari komputer mereka, Sophia bahkan sebenarnya tidak mengetahui keberadaan Mike hanya Harry yang mengetahui keberadaan Mike saat itu, Harry merahasiakan semua yang ia tahu seperti apa yang diminta Mike. Sesekali hari mengirimkan kabar tentang keadaan Prilly dan anak-anaknya.
Kemudian saat mendengar Alexander menyusul Prilly ke New York, Mike sadar sepertinya itu adalah awal ia kehilangan Prilly yang sesungguhnya, meski sejak awal Mike telah menduga bahwa setelah kepergiannya Alexander akan mengambil alih tanggung jawabnya sebagai ayah dari anak-anak Mike, tetapi tetap saja hal manusiawi terjadi dalam benak Mike, hatinya merasakan sakit karena harus merelakan Prilly yang kemungkinan akan berpaling dari dirinya.
Tetapi Mike sadar tiga tahun Prilly menunggunya bukanlah waktu yang sebentar, Prilly juga perlu melanjutkan kehidupannya, Prilly perlu menata masa depannya, bukan terpaku untuk menunggunya.
Bahkan Mike sendiri tidak tahu kapan ia bisa terlepas dari cengkeraman Wilona dan Simon tetapi keberuntungan berada di pihak Mike, satu Minggu setelah pernikahan Prilly dan Alexander dipublikasikan, Wilona dan Simon membebaskannya dari cengkeraman mereka. Tujuannya hanya satu, mereka berdua berharap Mike akan mengibarkan bendera perang dan saling menyakiti. Wilona dan Simon ingin Alexander dan Mike memperebutkan Prilly.
Tentunya tidak semudah itu Mike terhasut, ia bukan pria idiot, yang pertama ia lakukan adalah bergegas menghubungi Harry agar ia bisa masuk ke New York, ia harus memiliki identitas baru. Tentu saja yang orang yang bisa memberikan identitas untuknya hanya Harry.
Mike mengubah wajah dan namanya. Morgan adalah nama yang diberikan oleh Sophia, sejak identitasnya berubah ia bertekad akan melindungi Prilly dan Alexander karena ia tahu semua yang di rencanakan oleh Simon dan Wilona. Bagaimanapun Alexander adalah masa depan Leonel dan Grace, ia tidak bisa tinggal diam dan menonton Simon menghancurkan Alexander, bukan hanya aleksander yang memiliki nama Johanson, ia juga seorang Johanson. Simon melupakan bahwa darah lebih kental dibanding air.
Mike yang sekarang telah siap untuk menghabisi siapa pun yang berani menyentuh keluarga Johanson. Karena baginya menarik pelatuk pistol di tangannya sekarang adalah hal biasa. Tangannya telah berlumur dosa.
“Siapa Sidney?” Alexander bertanya setelah Mike menyelesaikan serangkaikan kisahnya.
Mike nenghela nafasnya, pria itu menatap Alexander kemudian tersenyum, senyumnya ringan tanpa beban. “Sidney, dia belahan hatiku, jiwa dan kehidupanku.”
SIAPA SIDNEY??? GUBRAAG JENG JENG JENG !!!!
TAP JEMPOL KALIAN ❤️❤️❤️
RATE BINTANG LIMA ⭐⭐⭐⭐⭐
VOTE POIN SEBANYAK-BANYAKNYA ❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA JEJAK KOMENTAR KALIAN ❤️❤️❤️❤️
TERIMA KASIH ❤️❤️❤️❤️