ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Makam



Pagi harinya setelah selesai sarapan semuanya sudah bersiap hanya keluarga Henry saja di tambah Reza,Vania dan Nany dan minus Queen karena ada lain halnya sehingga dia tidak bisa ikut .


Sesuai ucapan Daddy Radit mereka menggunakan helikopter untuk ke sana dan mereka menggunakan 5 helikopter sehingga saat mendarat pun mereka harus bergantian karena kecilnya lembah .


Setelah itu mereka melanjutkan dengan mobil untuk sampai di pemakaman orang tua Elvi .


Dan kini mereka telah sampai di tempat pemakaman yang memang hanya ada dua yaitu ayah dan ibu elvi .


" assalammualaikum ayah ibu ,maaf Elvi baru ke sini lagi bagaimana kalian di sana ? apa kalian baik² saja ? " Henry mengelus punggung Elvi yang sudah bergetar .


" Ayah ibu ,Elvi bawah dua malaikat di sini cicit ayah dan ibu dan dua menantuku mereka cantik bukan maaf Elvi tidak bisa membawa yang duanya karena Amanda sedang kerja ibu tahu Amanda kan ?? iya dia anaknya mas Davin dan mba Nabilla dia kekasih Rifat dan Queen sendang hamil jadi tidak bisa datang ,cicit ayah sama ibu sekarang tiga di tambah anak Queen, ah iya Elvi sampai lupa di sini ada Adara istri Raymond pasti ayah sama ibu sudah pernah bertemu dengannya cantik bukan , anak² ku pintar kalau cari pendamping apa kalian senang !! Ayah ibu terimakasih sudah membantu Adara kembali " Elvi menangis sambil menunduk membuat yang lainnya ikut menangis " Ibu tahu bukan perasaan ku saat itu dan aku hanya meminta pada Tuhan jika bisa di tukar maka aku akan menukar nya dan tuhan mengabulkan itu dengan adanya ayah dan ibu " Uang Elvi sesegukan kan membaut Henry memeluk nya .


" Sapa mereka baby " Adara mengaguk lalu duduk di bantu Raymond .


" assalammualaikum, maaf Adara baru sempat ke sini ke rumah kakek dan nenek terimakasih sudah menuntut Adara kembali pada suami dan anak² , sekali lagi terimakasih " Ucap Adara lembut .


"Kakek nenek terimakasih mungkin kata itu tidak cukup untuk semua yang kakek nenek berikan tapi Ray benar² berterimakasih sudah membantu istriku kembali ke jalannya , semoga kalian di sana bahagia maaf Ray tidak selalu ke sini tapi suatu saat Ray akan kembali bersama anak² Ray dan istri ku " Ujar Raymond di samping Adara .


" Perkenalkan dirimu " Vania berjongkok di sisi makam yang berhadapan dengan mertuanya dan Adara serta suaminya .


" Aku Vania kekasih Radhi terimakasih sudah melahirkan mommy Elvi sehingga aku bisa bertemu dengan Radhi , mungkin ini terdengar lucu tapi aku harus mengatakan itu, boleh kha aku memanggilmu juga kakek begitu juga nenek seperti yang lainnya ! jika iya aku akan berterima untuk itu ,tenanglah di sana di tempat terindah bersama tuhan " Ujar Vania lalu memejamkan matanya setelah itu dia berdiri .


" Mba aku membawa cicit kita yang ini perempuan yang di gendong mas Radit laki² mereka sangat mirip dengan Daddy nya seperti anak² Elvi yang lainya yang mirip Henry ,bahkan cicit mu hanya memberikan bibirnya yang sama dengan mommy nya " Ujar mommy Ellena .


"Dan kamu masih ingat bukan bagaimana kesalnya Elvi saat tahu anak nya semua mirip Henry ,aku yakin cucu menantu kita melakukan hal yang sama mengingat mereka yang mengandung dan mual serta mengidam " Lanjutnya lagi .


Setelah semua berbicara pada makam ayah dan ibu elvi kini hanya tinggal Henry yang berjongkok dia hanya menatap kedua batu nisan itu tanpa berucap .


Ayah ibu apa kalian marah dengan ku ?? karena sudah lama tidak ke rumah kalian, Ibu Henry bahagia bisa di beri kesempatan melihat anak²ku tumbuh dan sekarang aku sudah memiliki cucu terimakasih untuk semua yang ayah dan ibu lakukan ,sepeti kata Vania menantu Landon ku terima kasih sudah melahirkan Elvi sehingga aku bisa bertemu dengan , terimakasih kami menyayangi ayah dan ibu ,setelah ini kami akan mampir di rumah ibu Batin Henry setelah itu dia ikut berdiri .


" Daddy selalu saja terdiam " Ujar Raine .


" Ayo kita ke rumah ibu " Ujar Henry .


" Kalian duluan , Raine ingin bicara sama kakek dan nenek " semua orang menatap Raine .


" bicara apa " Tanya Raymond


" Jika dia bisa membantu kaka Ray ,aku juga ingin meminta bantuan " Ujar Raine tersenyum .


" Bantuan apa " Tanya Rifat menatap adik bungsunya itu .


" Bantuan membuat perasaan seseorang mencair " Semua orang menatap Reza yang malah menatap Raine .


" Cepat kami tunggu " Raine mendengus kesal lalu berjongkok kembali .


" Kakek nenek kalian sayang Raine kan seperti kakak Ray !! Buat laki² itu mencintai Raine karena Raine sudah lelah mengejarnya melihat saja tidak ,apa kalau Raine melakukan hal licik kalian mendukungku " Ujar Raine terang²an membuat Reza melotot kan matanya .


" Baik aku akan melakukan nya , terimakasih kakek nenek kalian sudah mengizinkan " Ujar Raine berdiri sambil tersenyum .


" Gila " Raine hanya tertawa kecil , sedangkan yang lainnya hanya menggeleng karena memang Raine selalu bar² .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Kini mereka sudah sampai di kediaman rumah orang tua Elvi yang di mana sudah lama di tinggalkan tapi selalu ada yang merawatnya .


Saat pintu pagar terbuka mobil langsung masuk ke dalam ,Adara langsung menatap kagum pada bangunan itu sekalipun minimalis tapi sepertinya nyaman berada di sana karena suasana kampung memang bisa membuat kita tenang .


" Ayo turun pelan² " Adara mengaguk .


" Selamat datang tuan besar " Daddy Radit nanya mengaguk tersenyum .


" Apa Semuanya baik-baik saja " Tanya Daddy Radit .


" Alhamdulillah baik tuan " Ujar penjaga rumah .


" Mari tuan " Ujar penjaga.


Saat masuk mereka sudah di sambut pelayan serta yang bersih² rumah itu .


" Nyonya Elvi " Elvi hanya tersenyum lembut " Gimana kabarnya " Tanya Elvi lembut .


" Baik nyonya, ah iya ada makanan tadi saya goreng pisang sama bikin kue yang lainnya " Ujar pelayan .


" Kita akan ke sana " Ujar mommy Ellena .


" Mari nyonya " mereka langsung berjalan ke arah meja makan di mana di sana sudah tersusun kue² yang sangat enak .


Dari pisang goreng ,kue lapis , bika ,cucur ,Serabi ,lupis dan masih banyak lagi .


Entahlah kapan semua kue itu di buat semuanya sudah tersusun rapi .


" kapan mba bikin ini " Tanya mommy Ellena .


" Tadi pagi nyonya " Ujar pelayan .


" Apa masih ada ,saya mau bawa " pelayan mengaguk lalu berjalan ke arah dapur .


" ayo makan dulu baru kita istirahat setelah itu kita kembali ke sana " Ujar Daddy Radit lalu mereka duduk di masing² kursinya.


" Mba ayo sini gabung " Ujar Adara memanggil Nany .


" Sini tidak usah sungkan " Ujar Elvi lagi membuat mereka mendekat .


" Terimakasih nyonya " Jawabnya setelah Elvi memberikan kue pada Nany " makanlah twins biarkan sama Daddy dan mommy " Ujar Elvi lembut ,Nany pun duduk di meja lain yang tidak jauh dari mereka karena memang meja makan sudah penuh .


" Mau yang mana " Tanya Raymond .


" Bingung semuanya enak " Ujar Adara sambil menatap meja .


" makan saja sekalian sama piringnya " Jawab Henry ketus sambil memakan kue bingka .


" Cih " Raymond hanya berdecak saja .


" Ambilah mau makan yang mana ,jika kamu tidak suka biar aku yang makan " Vania menatap Radhi lalu mengambil kue lapis .


" Apa ini puding " Tanya Vania.


" iya puding nya orang Indonesia " Jawab Daddy Radit membuat yang lainnya tersenyum kuda .


" itu dari tepung kanji makanlah itu enak " Vania langsung memakannya hingga beberapa saat dia melotot kan matanya " Enak ,manis " Radhi hanya tersenyum sambil mengacak rambut Vania .


" Mau rasa yang ini " Tanya Radhi mengambil kue mangkok ,Vania mengaguk lalu menggigitnya " Ini juga enak boleh aku makan lagi " Radhi langsung tertawa .


" Kau seperti orang yang tidak pernah makan kue ,makan lah " Ujar Radhi tersenyum .


Sedangkan Reza , Raine dan Rifat sejak duduk sudah menyerbu yang ada di atas meja tidak peduli dengan yang lainnya .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘