ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Perkara alat kontrasepsi



Hari ini Raymond akan menemani Adara ke rumah sakit untuk memasang alat kontrasepsi .


Setelah menunggu 2 Minggu dan Amanda istirahat karena Amanda sedang bulan madu .


" Sudah siap baby " Adara menghela napas panjang " Bisa di batalkan saja tidak " Ujar Adara.


" Kita sudah Bahas ini baby dan ini demi kebaikan mu " Lagi² Adara menghela napas.


" Bukannya mas yang takut " Ujar Adara .


" Kamu tahu alasannya bukan " Adara memilih diam dan menurut saja .


Apa setakut itu suaminya ? Apa Kau belum tahu saja Adara .


Bahkan suami dingin mu itu berani membentak Elvi sehingga dia mendapatkan hadiah istimewa dari ayah mertua mu .


" Baiklah " Jawab Adara pasrah.


Lalu mereka ke luar menuju lantai satu untuk sarapan terlebih dahulu di mana di sana sudah ada kedua orang tuanya,Raine dan Reza serta baby gembul atau ikan buntal yang sering Adara katakan .


Sedangkan Rifat dan Radhi tinggal bersama Jeje dan Alan seperti kesepakatan mereka .


" Morning mom Dad " Raymond mencium pipi Elvi lalu duduk di kursinya sedangkan Adara langsung menyiapkan sarapan sang suami .


" Jadi " Tanya Henry menatap Raymond.


" Yes " Jawab Raymond seadanya .


" Apa Adara setuju nak " Tanya Elvi lembut .


" Ray tidak butuh persetujuan nya mom " Elvi menatap Adara yang tersenyum .


Seperti nya menantunya itu sudah menerima karena membantah pun hasilnya tetap sama bukan .


Jadi lebih baik menerimanya dari pada di buat pusing .


" Mba ,apa baby ikan .... baby Ed sama baby El sudah minum Asi " Ucap Adara dengan cepat membenarkan ucapannya .


" Terus lah menyebut anak²ku ikan buntal hingga nanti mulutmu sendiri yang aku bikin seperti ikan buntal " Ujar Raymond kesal .


" Karena anakmu memang seperti ikan buntal " Raymond menatap horor ke arah Henry .


" Dad" Bentak Raymond kesal .


" Why ? "


" they are my children not fish "


" Istrimu yang mengatakan bukan Daddy "


" Sudah kenapa berdebat ,apa kalian tidak jadi pergi jika begini sampai kapan selesai makannya " Elvi harus turun tangan jika dua pria generasi kedua dan ke tiga itu sudah berdebat .


Henry dan Raymond saling melempar tatapan tajam membuat peserta yang di meja makan hanya menghela napas .


Karena itu sudah biasa bagi mereka bahkan sangat biasa .


" Kau duluan ke kantor aku mau antar istri ku " Ujar Raymond setelah menyelesaikan sarapannya .


" Iya kak " Jawab Reza .


" Antar Raine ke perusahaan iya " Reza hanya mengaguk sebagai jawaban.


" Awas jika sampai kalian sampai menungging kuda akan ku buat perusahaan itu rata dengan tanah " ancam Henry tegas .


" Tidak janji Dad, ayo Raine " Reza menarik tangan Raine meninggalkan lebih dulu meja makan .


" JOSE ANAKMU " Teriak Henry menggema di ruangan itu hingga membuat twins nangis .


" Daddy " pekik Raymond dan elvi .


" Urus mereka " Ujar Henry kesal meninggalkan meja makan mengejar Reza .


" Awas kamu anaknya Jose hei " Teriak Henry lagi tapi sepasang manusia yang belum halal itu tidak peduli .


" Kau ingin mati hah " Bentak Henry saat Reza dan Raine sudah di dekat mobil .


" Reza harus ketemu klien Dad, waktu Reza tinggal 30 menit " Ujar Reza .


" Ah pergi lah " Reza langsung masuk dalam mobil sedangkan Henry hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal .


Dia mengira Reza benaran akan melakukan nya ternyata tidak .


Henry menatap sekeliling nya menatap tajam penjaga yang berani Tersenyum mengejek kenapa nya .


" Siall " Umpat Henry .


lalu kembali ke meja makan melihat cucunya setelah dia membuat mereka menangis karena ulah Reza .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Kini Raymond dan Adara sudah berada di rumah sakit tempat Amanda bekerja .


Saat sampai di depan ruangan mereka langsung masuk karena memang sebelumnya sudah ada janji dan tidak perlu antri .


Ada alasan lain yang semua orang tidak bisa menahannya yaitu kekuasaan nya .


" Pagi Kaka Ipar " Sapa Amanda Tersenyum .


" Pagi Manda " Jawab Adara lembut .


" Kau sudah persiapkan " Amanda mengaguk " Kakak tenang saja " Ujar Amanda .


" Jika istri ku kesakitan ,akan ku buat kamu jadi gelandangan begitu juga suamimu " Perawat yang di samping Amanda sampai di buat kaget sekaligus takut .


" Mertua ku banyak uangnya " Jawab Amanda tenang .


"Duduk Kaka ipar " Ujar Amanda lembut .


" Kau tidak menyuruhku duduk ,kau sudah bosan bekerja hah " Adara menarik suaminya duduk agar dia diam .


" Sebelum Amanda memasang atau memberikan ,Amanda akan jelaskan terlebih dahulu alat kontrasepsi serta kelebihan dan ke kurangnya setelah itu Kaka bisa pilih " Adara mengaguk .


"sini alat kontrasepsi itu ada 12 macam ,tapi yang sering di pakai itu 5 atau 6 jenis saja " Adara Raymond memperhatikan dengan baik penjelasan amanda sambil memperhatikan gambar yang di tunjuk Amanda .


Dimana Amanda hanya menjelaskan yang biasa di pakai orang pada umumnya .


jadi Raymond bisa yakin jika akan aman di pakai istri nya dan tidak akan kebobolan nanti nya


Hingga Amanda menhentikan penjelasan saat Raymond bersuara.


" Apa semua wanita yang memasang alat kontrasepsi begitu " Amanda mengaguk " Bukannya tadi Manda sudah bilang ada kelebihan dan ke kurangnya " Raymond terdiam .


"Pil KB efek samping nya tekanan darah semuanya berkaitan dengan darah ,****** aku tidak suka rasanya kurang enak ,suntik KB nanti kulit Adara lecet karena tiap bulan ,implan " Raymond menggelengkan kepalanya " Apa lagi itu tidak boleh aku tidak mau lengan istri ku terluka ,IUD apa lagi itu tidak " Gumam Raymond sambil berpikir .


" Lalu Kaka mau seperti apa " Ujar Amanda frustasi sama halnya dengan Adara .


Sedangkan perawat yang berdiri di samping Amanda selain kagum karena Raymond tidak ingin istrinya terluka ,dia juga ingin tertawa jika saja tidak ada mereka .


" Apa tidak ada yang lain " Amanda menghela napas panjang " Ada yang alami ,mau? " Raymond mengagguk .


"Jangan melakukan hubungan saat Kaka ipar dalam masa subur , kedua keluarkan di luar " Ucap Amanda .


" Enak saja, pakai ****** saja tidak enak apa lagi ke luar di luar " Amanda memejamkan matanya menahan kesal .


" Lalu bagaimana kak " Amanda sampai mengacak rambut nya .


" kalau semuanya tidak ada yang cocok tidak usah mas ' Ujar adara .


"Tidak, kamu harus pakai " Ucap Raymond tegas .


"jadi mau pakai yang mana " Tanya Adara .


" Kalau yang masa subur tadi apa " Tanya Raymond.


" Kaka ipar haidnya lancar " Adara mengaguk " siklus haid Kaka berapa " Tanya Amada .


"28 " Jawab Adara seadanya .


" Berarti masa subur kakak 14 hari ,jadi dari hari haid sampai masa subur Kaka ipar ,kak Ray harus menahan diri " Ucap Amanda.


BRAK


" Kau gila ' Bentak Raymond sambil menggebrak meja membuat Amanda ,Adara dan suster kaget.


" Mas / Kak " Pekik Adara dan Amanda .


" Kau ingin membuatku berpuasa lama " Tanya Raymond kesal .


" Kita pulang pakai sarung saja ,masih enak sekali pun hanya sedikit " Adara menghela napas panjang .


" Kan adara sudah bilang tidak usah pakai yang gituan lagian kenapa sih kalau aku hamil " Ujar Adara kesal .


" Apa kau ingin seperti kemarin lagi hah " Ujar Raymond kesal .


" Aku janji tidak akan melakukan papa ,hanya duduk di kamar menunggu mas pulang kerja ,makan di kamar mandi pun nanti sama mas gimana " Ujar Adara mencoba bernegosiasi.


" No " Adara ke luar sendiri tanpa Raymond karena kesal .


" Kau berani meninggalkan ku Hei Adara Alexander Mateo " Panggil Raymond .


" Lagian Kaka aneh " Raymond menatap tajam Amanda ' Diam " Bentak Raymond menyusul istrinya.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


REPOT BANGAT IYA HANYA PASANG ALAT KONTRASEPSI ?🤭🤭🤭🤭


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘