ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Gigit kerbau



Sesampai mereka di rumah Adara langsung masuk dalam rumah karena Raymond harus ke perusahaan .


Entah benar atau tidak !! Adara memilih tidak banyak bertanya karena itu bukan porsinya .


Setelah membersihkan diri Adara menemui anak² nya di kamar mereka .


"Apa mereka rewel " Tanya Adara saat sudah dalam kamar .


" Tidak nyonya " Jawab Nany .


" Yang lainnya ke mana mba ,koh sepi " Adara mengambil baby El yang sedang berbaring di box bayi sambil meminum susunya .


" Ke luar sebentar nyonya " Jawab Nany,Adara hanya mengaguk saja .


" Kenapa pipi El besar sekali hm " Adara mencium pipi baby El bergantian .


Tidak sampai di situ saja Adara juga memainkan hidung nya bahkan lengan nya pun ikut Kena sasaran .


Membuat Nany ketar ketir karena jika sampai tuan muda tahu pasti ada lagi perang dunia ke dua .


Adara membawa baby El tidur di ranjang yang ada di kamar itu sedangkan baby Ed anteng saja dalam box nya .


" El anak siapa sih " Tanya Adara memainkan tangan baby El .


" Anak mommy iya ,mommy Adara iya " Tanya lagi sambil tersenyum membuat bayi gembul itu ikut tersenyum sambil menggoyangkan kakinya .


Karena merasa gemas Adara sampai menggigit lengan baby El sehingga membuat anak itu menangis .


Oek .... Oek...


" Maaf Angel ,maaf mommy tidak marah hanya gemas ,maaf sayang " Ujar Adara sambil menenangkan baby El .


" Mau susu lagi " Nany mendekat Adara sambil memberikan botol susu .


" Masih haus iya " Tanya Adara setelah melihat baby El begitu semangat meminum ASI dari botol .


" Cepat besar, Biar mommy punya teman buat habisin uang Daddy mu iya " Ujar Adara lembut sambil mencium kening baby El .


Sedangkan di perusahaan Raymond hanya bisa menatap datar layar laptopnya .


Membuat reza bingung dan mulai mendekati nya .


" Tuan " Panggil Reza,saat pria itu tahu apa yang sedang membuat bosnya tampak kesal .


" Cih lihat saja nanti " Cibir Raymond menutup laptopnya dengan kasar .


" Tuan " Raymond menatap Reza sinis " APA " jawab Raymond ketus .


" Cih kelihatannya saja pendiam nyatanya kamu lebih parah dari yang lainnya " Reza hanya bisa menunduk terdiam .


" Maaf tuan " Ujar Reza menunduk .


" Maaf !! Setelah kau tahu rasanya baru kamu bilang maaf " Lagi² Reza hanya terdiam .


" Bahkan kau membiarkan nya ke perusahaan " Lanjutnya lagi dengan sinis .


" di sana sedang ada rapat penting tuan dan nona Raine harus memimpin perusahaan itu " Ujar Reza .


" Berapa kali " Ah ,Reza memberanikan diri menatap Raymond .


" Apa aku harus kembali ..."


" Dua kali tuan " Raymond hanya berdecak kesal mendengar jawaban Reza .


" Kau menikmatinya "


Pertanyaan macam apa itu ?? Tentu dia menikmati nya .


Kenapa harus bertanya padahal dia sendiri sudah tahu kalau itu nikmat .


' Sudahlah jangan menjawabnya ,bawakan semuanya ke sini " Reza langsung berjalan ke arah mejanya mengambil beberapa berkas dan juga laptopnya .


Membaut Raymond mengumpat dalam hati setiap hari hanya ada kertas kertas dan layar laptop yang dia lihat .


Memuakan bukan , tapi itu kerjaan nya yang sekalipun kadang dia merasa lelah .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Malam ini mereka berkumpul karena Daddy Radit dan mommy Ellena akan menyusul Queen yang sudah lebih dulu ke Landon .


Dan bertepatan juga dengan Alister dan Ela akan honeymoon sehingga mereka ke rumah utama untuk meminta izin .


" Berapa lama kalian honeymoon " Tanya Henry menatap Alister.


" Seminggu Dad " Jawab Alister .


" Kenapa cepat sekali " Tanya Alan .


" Seminggunya kami akan ke Bali ayah " Jawab Alister.


" Apa Daddy sudah yakin akan ke sana " Tanya Jeje menatap Daddy Radit.


" Iya ,Queen di sana sendirian sekalipun banyak pelayan dan penjaga tapi itu akan beda jika ada kami " Jawab Daddy Radit.


"Elvi ikut iya Dad " Ujar Elvi cepat .


" Jika kamu pergi ,anak² sama siapa twins juga " Ujar mommy Ellena.


" Tidak usah khawatir,jika semuanya sudah membaik kami akan kembali ,Queen hanya menenangkan diri " Ujar Daddy Radit.


" Bajingan " Umpat Alan emosi .


" Jaga mulutmu ada Edward dan Ella " Ucap Henry kesal .


" Maaf ,aku hanya emosi manusia itu cih benar² menjijikan, akan ku buat wanita bodoh itu bertemu Tuhannya " Ujar Alan langsung mendapat hadiah dari sang istri.


" Adara ' Bentak Raymond tertahan menatap tajam sang istri.


" Apa sih " Jawab Adara kesal ,bagaimana tidak Raymond memanggil nya dengan suara berat padahal dia sendiri duduk di samping nya .


" Apa ini Hah "


Mati aku **Batin Adara menelan ludahnya kasar sambil menatap sang suami .


Yang sudah siap mengulitinya bagaimana tidak Raymond melihat bekas gigitan Adara di lengan baby El .


Dan sialnya Nany malah memakai kan pakaian lengan pendek pada anak² nya .


" Di gigit nyamuk mas " Ujar Adara tenang .


" Apa kamu kira aku bodoh !! Apa kamu pernah melihat bekas gigitan nyamuk seperti ini " Ujar Raymond sambil memperlihatkan tangan baby El .


" Kau selalu menyiksa anak²ku Adara, Awas sana menjauh ' Usir Raymond tapi Adara tetap di tempat duduknya .


" kamu suka sekali menggigit mereka ,apa kamu tidak lelah mendengar suamimu marah " Ujar Jeje menggeleng .


" Gemas pi " Ujar Adara seadanya .


" Gigit kerbau sana " Celetuk Raymond emosi .


" Apa kalian tidak bisa menahannya untuk tidak menyiksa anak²ku " Tanya Raymond pada Nany yang sudah menunduk kepalanya.


" Jika sampai aku melihat ini lagi, akan ku buang kamu dari balkon kamar " Ucapnya sambil mengelus lengan sang anak .


" Gemas mas ,lihatlah dia seperti ikan buntal " Raymond menatap horor Adara .


Lagi² Adara menyebut anaknya ikan buntal !!


Seperti nya Adara sudah bosan hidup karena semuanya dia sudah nikmati .


Jadi untuk apa dia hidup lagi bukan !!


" Maaf honey, maksudnya baby El " Adara Tersenyumlah Semanis mungkin .


Tapi jawaban dari sang suami membuat nya memasang wajah datar .


" Menjijikan " Umpat Raymond kesal .


" Sebenarnya mas itu sayang aku tidak sih "


" Tidak "


" Kalau begitu aku pergi "


" Pergilah dan kamu akan melihat keluarga mu ku gantung di perusahaan milik mereka " Adara kembali duduk bahkan kakinya di rapat kan dan badannya di tegakkan .


Membuat orang yang ada di setho tertawa kecil,karena Adara tidak bisa kembali melawan ucapan sang suami .


" Bukannya kalian ingin liburan " Tanya Jose .


" Tunggu Amanda Pa, Adara belum pasang kontrasepsi " Jawab Raymond .


" Ada Alister ,Davin " Jawab Jeje .


" Apa papi mengizinkan mereka menyentuh mami " Tanya Raymond menatap Jeje .


" Ayah tidak mungkin melakukan sendiri son, ada perawat " Jawab Davin menghela napas panjang.


" Sekalipun ,tapi ayah laki² begitu juga Alister " Jawab Raymond .


" Kami bekerja profesional kak " Ujar Alister .


" Tapi otakmu tidak profesional " Jawab Raymond ketus .


" Kenapa Kaka Adara harus memakai itu, kan kalau Kaka dara hamil lagi bagus " mereka semua menatap ke arah sumber suara .


" Riane mendukung Kaka " Tanya Adara ,Riane mengaguk .


"biar rumah besar ini ramai tidak sunyi seperti kuburan " Celetuk Raine sambil mengedarkan pandangannya .


" Itu mas Raine saja ...."


" Jika dia ingin rumah ini ramai dia bisa membuka pasar di sini !! Lagian dia bisa buat sendiri jika mau " Ucap Raymond cepat .


" Besok Alister ikut Opa atau Gimana " Alister menatap Ela .


" Kalian tidak harus tinggal bersama kami, tetap tinggal di hotel ' Ujar daddy Radit.


" Bagaimana " Tanya Alister menatap Ela .


" iya ikut saja " Jawab Ela .


" Iya sudah besok nanti kalian di jemput " Ujar mommy Ellena


" Iya Oma " Jawab Alister .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚😚😚**