
Davin menatap anak² yang duduk saling berjejeran seperti nya ceramah malam ini akan terasa panjang .
Setelah mendengar penuturan Raymond Davin hanya menggeleng .
" Kamu yakin saat nanti tidak membutuhkan mommy dan Daddy mu " Tanya Davin menatap Raine .
"Kekecewaan seorang ibu beda dengan kalian , sekalipun dia kecewa tapi dia tetap memikirkan kalian ,bohong jika dia bilang baik² saja tapi nyatanya pasti dia sangat terluka ,jika kamu tidak percaya pada ayah tanyakan pada Daddy mu " Ujar Davin .
" Apa aku sudah cocok jadi pemuka agama " Tanyanya pada Jose ,Jose mengaguk sambil menaikan jempol nya tanda setuju .
" Sudah jangan lagi marah²an lebaran masih lama jadi saling memaafkan saja " Lanjutnya lagi .
" Bibi tolong buatkan minuman aku haus,belum minum setelah berperang " Ujar Davin tanpa rasa bersalah .
" Sayang " Raine mengangkat kepala nya .
" Daddy ,mommy Raine minta maaf !! Karena sikap egois Riane melupakan perasaan kalian ! Maafkan Raine Dad,mom " Henry dan Elvi Tersenyum .
" Maafkan Daddy, jika sudah melukai hati mu tapi tidak ada niat Daddy untuk itu " Raine mengaguk .
" Ma-afkan mommy jika sudah mengabaikan mu ,Maaf...."
Riane langsung berdiri memeluk Elvi yang sudah menangis setelah itu dia berlutut di depan Elvi .
" Maafkan Riane " Ujarnya sesegukan ,Elvi mengelus rambut Raine sambil mencium kepala anaknya lalu memeluk wanita yang kini tengah berbadan dua itu .
" Mommy juga minta maaf sudah mengabaikan mu " Riane mengaguk sambil berjongkok di depan Elvi .
" Sudah ayo berdiri nanti perutmu sakit " Riane menurut lalu duduk di antara Henry dan elvi sambil bersandar di pundak Henry yang sedang menggendong baby Ed dan baby El .
"Bawa Twins ke kamar nak, biar mereka tidur lebih nyaman " Ujar Davin .
" Biar ibu bantu sayang " Ucap Elsa .
" Di kamar iya baby " Adara hanya menggaguk lalu meninggalkan ruangan itu .
Henry langsung memeluk Riane sambil mencium kening wanita itu .
" Jangan nakal lagi " Riane hanya mengaguk saja.
" Hen ,ingat bayaran iya " Timpal Davin .
Bugh
" Ssssttt Daddy " Rengek Davin lalu memeluk Daddy Radit .
" Cium aku Dad " Bisik Davin tapi nyatanya dia di berikan ciuman panas .
" Daddy " Pekik Davin saling mengelus pipinya .
" Katanya mau di cium " Ujar Daddy Radit.
" Tapi kaya Riane Daddy " Sungut Davin kesal .
Semua orang tertawa kecil ,kini keadaan kembali seperti dulu tidak tegang seperti beberapa hari belakangan ini .
" Ah iya mumpung ada Amanda , Mau iya di periksa " Raine menatap Henry .
" Memang Kaka ipar bisa " Tanya Riane mengingat mereka sama² hamil .
" Aku bisa " Ujar Amanda .
" Kamu mau yank " Raine mengaguk .
" Iya sudah ayo kita ke sana " Ujar Daddy Radit.
" Daddy sudah sehat " Daddy Radit mendengus kesal .
" Maaf Radhi harus kembali Vania sudah mengantuk " Izin Radhi .
" Iya nanti ayah susul iya " Radhi mengaguk saja .
" Ray juga ke kamar iya ,kasian Adara sendirian " Ujar Reymond saat melihat Elsa turun dari tangga .
" Radhi mana yah " Tanya Elsa .
" paviliun " Jawab Alan .
Lalu mereka pergi ke ruangan pemeriksaan bersama Amanda .
Sedangkan yang lainnya menunggu di luar ruangan sambil bertukar cerita .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Setelah pemeriksaan di mana usia kandungan Riane masih berumur 3 Minggu yang ukurannya sebesar biji kacang ijo .
Tapi ada yang membuat mereka lebih bahagia selain keadaan baik² saja ternyata Raine mengandung dua kecebong .
Dengan bangga Reza menyombongkan dirinya sambil menatap remeh Rif'at yang di mana Amanda hanya mengandung satu kecebong .
Sehingga mengundang tawa orang di situ karena kekesalan Rifat yang hanya bisa mencetak satu kecebong .
Belum lagi Jose dan Alan memanasi nya membuat Rifat semakin kesal dan membawa paksa Amanda .
" Yank kenapa tidur di sofa lagi " Tanya Reza mendekati Riane yang sedang menonton .
Seperti nya hoby istri nya kini menonton tv karena setiap pulang bekerja atau ada waktu luang dia selalu menonton tv .
Atau mungkin karena dia bingung harus berbuat apa sedangkan kemarin dia tidak pernah ke luar dari kamar Jika sudah pulang dari kantor , sebelum masalah kehamilan .
" Nyaman saja " Jawab Raine yang masih fokus pada benda besar yang tipis itu .
" Apa kamu ketularan Eliza " Tanya Reza saat melihat tontonan Riane .
"Ayo sudah nonton nya nanti lagi " Ujar Reza .
" Sebentar " Jawab Raine tanpa melepaskan pandangannya .
" Ini sudah jam berapa Raine " Riane mendengus kesal lalu mematikan tv nya .
" Sana Kaka tidur di sana " Usir Raine .
" Ayo harus tidur di tempat tidur "
" Apa perlu aku membuang sofa ini " Riane menatap kesal ke arah Reza .
Dia merasa Reza semakin cerewet !! Apa dia salah makan ??
" Apa kamu tetap bekerja yank " Tanya Reza sambil membaringkan wanita itu dengan pelan .
" Iya ,Aku hanya mual saja setelah itu tidak ada lagi " Jawab Riane .
" Tapi kalau kamu lelah istirahat jangan di paksakan , Kamu membawa dua nyawa " Riane mengaguk saja .
" Gimana sudah baikan " Riane mengaguk " Maaf sudah membuat Kaka ...."
" Sudah jangan di bahas lagi, yang penting sekarang kamu sama baby baik² saja " Riane mengaguk Tersenyum .
" Nanti pernikahan Adrian kita pergi semua ,itu yang aku dengar dari OPA saat makan malam tadi " Ujar Reza .
" Serius " Reza mengaguk lalu memasukan tangan nya dalam baju Raine mengelus perut nya .
" Kenapa kamu bisa hamil yank ?? " Raine menggeleng cepat " Aku juga tidak tahu , seingat ku tidak perna lupa minum obatnya " Jawab Raine .
" Kamu yakin " Riane mengaguk " Waktu mereka Daddy bermalam di villa saat Kaka Ray liburan kamu minum tidak ?? Bukannya kamu tertidur di kamar ini sampai pagi karena kamu kelelahan yank " Riane kembali mengingat kejadian yang sudah lewat itu .
" Terus saat aku pulang dari luar kota juga kamu tidur di sini bukan ?? " Lanjutnya lagi .
" Tau ah pusing mikirin nya !! Tapi aku tidak pernah lupa minum " Kekeh Riane .
" Apa itu bukan obat kontrasepsi " Tanya Reza .
" Aku belinya di apotik kak,masa mereka memberikan obat yang salah " Jawab Raine .
" Aku akan menutup apotik itu !! Apa iya kamu hamil anak Jin " Raine memukul tangan Reza yang sedang mengelus perutnya .
" Bercanda sayang , CUP " Reza mengecup bibir manis Raine lalu kembali memasukan tangannya dan turun ke depan perut Riane " Sehat² di dalam iya baby ,jangan nakal soalnya Mama kalian keras kepala dia tidak ingin berhenti kerja " Ujar Reza lembut .
" Jika butuh sesuatu katakan pada Mama biar Mama menelpon Papa iya, CUP " Reza memberikan dua kecupan karena anaknya ada dua .
" Ayo tidur ,ini sudah lewat dari jamnya ibu hamil untuk tidur " Pungkas Reza setelah memberikan kecupan pada ke dua anaknya .
" Iya " Reza menarik Riane masuk dalam pelukannya sesekali dia mencium kepala Riane .
Menyalurkan rasa sayang nya pada wanita yang kini sedang mengandung anaknya tak hanya satu tapi ada dua .
Bukan kah itu suatu prestasi yang harus di banggakan Reza tersenyum tipis .
Saat mengingat kembali wajah kesal rif'at tadi .
" I Love you " Bisik Reza ,Riane pun semakin memeluk tubuh kekar itu .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
*Sudah iya jangan lagi berdebat gays 🤭🤭🤭
Dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Raine
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😚*