ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Boleh bertemu dengan nya ??



" Bagaimana Pi " Tanya Raymond menatap Jeje .


Kini mereka telah duduk membicarakan masalah Raymond di sana juga ada Adara .


Setelah selesai makan mereka berkumpul bersama seperti biasanya .


" Semuanya lancar, jam 12 nanti kita akan membawanya ke tempat biasa " Ujar Alan .


" Laki² nya " Tanya Daddy Radit.


" Sudah semua Dad " Jawab Jeje .


" Kenapa hm " Tanya Raymond saat Adara Menatap nya .


" Siapa mereka " Tanya adara karena dia mendengar penjelasan Jeje dan Alan.


Dia yakin berarti bukan hanya satu tapi lebih .


" Apa jika aku memberi tahu mu ,kamu akan terima " Adara terdiam lalu mengaguk sekalipun pelan " Kau yakin " Adara kembali mengaguk.


" Sisil " Adara melotot kan matanya " Bukannya dulu aku sudah bilang bahwa aku bukan seperti malaikat atau peri tapi kamu sendiri yang memilih melepaskan mereka bukan?" Tanya Raymond .


" Tapi mana bisa d....."


" Iri dan dendam ,jadi semuanya itu bisa saja terjadi " Potong Daddy Radit cepat membuat Adara terdiam .


Adara mengira bahwa melepaskan mereka membuatnya berubah dan melanjutkan hidupnya dengan baik .


Tapi ini malah sebaliknya , bahkan dia berani menyerang nya dan ingin membunuhnya .


" Apa Adara boleh bertemu dengan nya " Ujar Adara .


' Kau tetap di rumah " Sanggah Raymond coret.


' Adara hanya ingin bertemu dan bertanya saja " Ujar Adara .


" Di sini aku suamimu dan aturan yang harus kamu patuhi adalah aku ,jadi urungkan niatmu untuk bertemu dengan wanita itu " Ujar Raymond tegas .


" Benar nak kata suamimu ,nanti dia kembali menyakitimu " Ujar Adit lembut .


" Iya dek, tuan Raymond melarang mu demi kebaikan mu " Timpal Daniel .


" Adara .."


" Jika kamu penasaran aku yang akan menanyakannya ,jadi diam di rumah "


" Tapi .."


" Adara Alexander Mateo" Bentak Raymond menatap dingin istri nya .


" Biarkan mereka bertemu son, dia Tidak mungkin kembali melukai istrimu ' Ucap Davin.


" No " Ucap Raymond tegas .


" Adara mohon ,setelah ini Adara tidak masalah jika hanya berdiam diri di rumah ,tapi kali ini izinkan Adara ketemu dengannya, mas bisa menemani ku " Ujar Adara sekali lagi .


Raymond menghela napas panjang " Kau semakin berani Dara, Katakan hukuman apa yang kau inginkan " Adara menelan ludahnya kasar seketika rasanya terasa dingin .


" Son " Raymond menaikan tangan nya tanda jangan ada yang membuka suara sebelum Adara menjawab .


" Biarkan mereka bertemu kita lihat apa yang bisa dia lakukan !! Sekalipun kita tahu dia melakukan semua ini karena dendam tapi Tidak ada salahnya mereka bertemu Son " Ujar Daddy Radit.


" Katakan Adara " Adara menatap sang suami dengan ragu " Te-rse-rah ' Jawab Adara gugup .


" Baik, Siapkan dirimu " Ujar Raymond datar .


Reza menelpon seseorang yang sudah menunggu perintah .


" Seret mereka jangan membiarkan mereka lolos ,bunuh saja siapa yang menghalangi kalian "


Orang tua Adara bahkan Daniel dan Adara sampai melotot mendengar ucapan Reza .


Bahkan Daniel sampai berkeringat dingin .


Kenapa mereka menyeramkan sekali Batin Daniel menelan ludahnya paksa .


" Mas " Raymond hanya terdiam " Itu akibat yang harus mereka terima karena sudah mengusikku " Jawab Raymond datar .


" Kau takut " Adara menggeleng pelan " Tapi itu manus..."


" Bukannya aku sudah bilang aku bukan malaikat atau peri Dara ,jadi jangan menahanku dan memohon seperti sebelumnya sekalipun kau bertelanjang dan Mendes....."


" Jangan macem² ,terserah mas mau ngapain " Ujar Adara kesal sambil menutup mulut Raymond .


" Kau berani menutup mulutku " Ucap Raymond saat melepaskan tangan Adara dari mulutnya .


" Iya aku berani ,mulutmu itu seperti ember bocor apa tidak bisa kamu menahan nya sedikit " Ucap Adara kesal .


"Ayo istirahat nanti besok saja baru kita bahas lagi ' Ujar Daddy Radit.


" Kalau begitu kami pamit dulu pak, karena di rumah tidak ada siapa-siapa" Ujar Adit .


" Kenapa tidak tidur di sini saja " Tanya mommy Ellena.


" Nanti lain kali saja Bu, karena ada urusan " Jawab Marni .


" Baiklah ,hati² " Ujar Henry pada sang besan .


" Kenapa tidak tidur di sini saja " Ujar Adara sendu .


" Baiklah " Ujar Adara .


Lalu mereka mengantar keluarga Adara sampai di depan pintu rumah .


Setelah itu mereka masuk dalam rumah dan menuju kamar mereka masing


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Setelah semuanya sudah memasuki kamar masing² Reza memilih mausk kamu Raine membuat wanita itu kaget .


" Kaka " Pekik Raine kaget .


" Aku lelah " Ujar Reza memeluk Raine membawa wanita itu duduk di sofa .


" Apa yang Kaka lakukan seharian ini " Tanya Raine.


" Urus perusahaan dan para sampah itu " Ujar Reza kesal .


" Vitamin nya yank " Raine mencium bibir Reza " Sudah " Reza kembali menyadarkan kepalanya kali ini di dada Raine .


Reza mencium aroma tubuh Raine yang sudah menjadi candu nya .


" Sayang apa boleh " Tanya Reza sambil menatap sang kekasih " Boleh apa " Reza menyentuh buah ceri milik Raine " Yang ini " Jawab Reza .


membuat Raine merasa di sengat aliran listrik yang sangat kuat.


" Boleh " Tanya Reza lagi .


" Tapi Raine takut " Ujar Raine gugup .


" Jangan takut, Aku hanya meminta ini " ucap Reza meremas buah ceri itu membuat Raine menegang .


" Jangan tegang " Ucap Reza .


" Ta-pi kak, Rasanya geli tapi aneh " Ujar Raine terbata .


" Apa enak " Raine mengagukan kepalanya, Reza mengakat dres Raine hingga hanya terlihat dalaman saja .


" Aku takut Daddy ..."


" Pintunya aku sudah kunci " Ujar Reza kembali melanjutkan kegiatannya membuta penutup dua buah ceri itu .


GLEK .


Reza menelan ludahnya secara paksa lalu menatap Raine dengan wajah yang memerah karena malu .


Tanpa menunggu lagi Reza langsung melahap dua benda itu secara bergantian .


" Sssstttt " Desis Raine ,ada rasa geli tapi sangat nikmat .


Apa ini yang kakaknya rasakan sehingga mereka memilih dan terus bermain .


" Kaka Aaahhh " Reza menatap Raine yang sudah sayu .lalu dia mendudukan Raine di atas pangkuannya.


Seketika mata Raine melotot menatap Reza " Kakak " Reza hanya tersenyum .


" Apa itu senjata Kaka " Tanya Raine gugup ,Reza mengaguk " Mau lihat " Raine menelan ludahnya kasar .


Dia yakin jika milik Reza sangat besar + panjang ini saja di saja dia sudah menusuk² bokongnya .


" Besar sekali " Gumam Riane membuat Reza tersenyum.


Reza membawa Riane ke arah tempat tidur sambil menggendong nya ala baby koala.


Dengan pelan dia membaringkan Riane di atas tempat tidur king size itu .


Reza menatap tubuh Riane dari atas sampai bawah ,hingga matanya berfokus pada lahan yang masih tersegel .


Reza naik ke atas tempat tidur lalu berbaring dan lengannya di jadikan penopang tubuh nya sambil mengapa Raine .


"Kamu cantik sayang " Raine memalingkan wajahnya karena malu .


Sejak kapan Reza bisa merayul, Reza membuka paha Riane dengan pelan membuat darah Raine mengalir lebih cepat .


" Ka-kak " Reza tersenyum lalu membungkam mulut Raine sehingga membuat wanita itu terdiam sedangkan tangannya mengusap lahan yang masih di tumbuhi rumput² kecil .


membuat Raine menggelit karena geli,ini pertama untuknya dan Reza lah pelakunya .


" Aahhhh " Desah Riane saat Reza mencium leher dan meninggalkan jejak di sana .


Hingga akhirnya dia berhenti di buah ceri merah dengan pucuk pink yang membuat Reza langsung melahapnya dan memainkan secara bergantian .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


JANGAN LUPA JUGA DUKUNG REZA DAN RAINE


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚😚