
Pagi harinya sekitar jam 05.00 Adara bangun lalu ke kamar si kembar untuk melihat anak²nya .
Saat membuka pintu Adara melihat pengasuhnya sedang mengganti popok baby El .
" Popoknya penuh mba " Tanya Adara tiba² membuat Nany kaget .
"Maaf ,iya nyonya " Ujar Nany .
" Biar aku saja mba " Ujar Adara .
" Tapi .."
" Mba istirahat dulu anak² biar sama saya " Ujar Adara
" Tolong bantu angkat baby Ed " Pungkasnya lagi .
" Baik nyonya " Ujar Nany .
Adara membawa Twins ke kamar besar mereka tapi saat masuk mata Adara melotot saat melihat sang suami sudah terbangun .
" Mas " Raymond menatap ke arah pintu ,lalu turun mengambil baby Ed di gendongan pengasuh .
"Kenapa sudah bangun " Tanya Adara setelah sampai di tempat tidur .
" Bantal guling ku hilang " Ujar Raymond membuat Adara tersenyum .
" Iya sudah lanjut lagi " Raymond mengaguk lalu membaringkan baby Ed dan baby El di atas dadanya.
" Nanti jatuh " Ucap Adara takut .
" Tidak , sini " Adara berbaring dan memeluk pinggang suaminya sambil menatap kedua anaknya .
CUP
CUP
Raymond mencium kepala ke dua anaknya lalu memukul pelan bokong bayi itu .
" Tidur kamu masih sakit " Adara mengaguk sambil memeluk pinggang suaminya .
Tidak berapa lama Adara kembali tertidur sedangkan baby El masih membuka matanya .
" Kenapa tidak tidur hm " Tanya Raymond menatap baby El yang hanya bergerak² di atas tubuh Raymond .
" Lihatlah kakakmu sangat terlelap " Ujarnya lagi .
" Hari ini Daddy akan ke perusahaan ,jangan nakal sama mommy ,mommy sedang sakit " Ujar Raymond lembut .
" Saat besar nanti jagain adikmu iya, Kaka harus bisa jagain adiknya " Lanjutnya sambil menatap baby Ed .
Hingga dia pun ikut tertidur saat melihat baby El tertidur sedang kan bayi laki² itu enggan untuk bangun sekalipun sudah berpindah tempat .
Adara membuka matanya saat merasa ada yang menendang tangannya yang berada di atas perut sang suami .
" Baby Ed sudah bangun " Tanya Adara serak lalu dia melihat jam .
" Tunggu iya ,mommy siapkan air untuk Daddy " Ujar Adara lalu turun dari tempat tidur menuju kamar mandi .
Setelah selesai mempersiapkan semua keperluan suaminya Adara langsung menuju tempat tidur membangunkan sang suami nya .
"Honey bangun " Raymond membuka matanya lalu menunjuk bibirnya .
CUP
" Sudah kan, bangun ayo " Raymond mengaguk lalu memindahkan anaknya di bantu Adara .
"Kalian mandi dulu iya baru jemur² " Ujar Raymond .
" Panggil Nany untuk ambil, bantu aku mandi " Adara mengaguk lalu berjalan ke arah pintu penghubung .
" Mba tolong ambil Twins dulu " Nany langsung mendekat ke arah kamar sang nyonya .
" Langsung di mandikan " Titah Raymond .
" Baik tuan " Ujar mereka lalu menggendong baby twins di bawah ke kamar sebelah .
" Mandi bersama " Adara menggeleng cepat " Aku masih berdarah " Pungkas Adara .
" Aku tidak peduli bukannya aku selalu membantu mu membersihkan nya " Adara hanya bisa pasrah jika sudah begitu .
Akhirnya mereka mandi bersama tanpa adegan hiya² karena Adara satu bulan kedepan Raymond harus berpuasa terlebih dahulu,apa lagi pabrik susu nya harus berpindah tuan .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Raymond turun ke bawah sambil menggendong baby El sedangkan baby Ed bersama Nany.
Dia tidak mengizinkan Adara menggendong baby Ed sehingga dia hany bisa mengekor saja di samping sang suami yang menggegam tangannya .
" Cucu Oma " Pekik Elvi saat melihat Raymond turun bersama anak dan istri nya .
" Iya Oma " Jawab Adara tersenyum .
Raymond mengangkat tangan nya saat Nany mendekat ke arahnya untuk menggendong baby El karena dia akan Sarapan .
" Kalian makan lah " Ujar Raymond .
" Bawa sini baby Ed " Ujar Henry ,Nany pun membawa baby Ed ke arahnya .
" Kalian makan dulu setelah ini kita temani mereka berjemur " Ujar Elvi lembut .
" Baik nyonya " Ujar Nany lalu mereka pergi ke arah belakang .
" bisa " Raymond mengaguk lalu menyandarkan baby El di dadanya .
Adara memberikan sarapan sang suami , sedang kan Henry di suapi Elvi .
" Cih menyebalkan " Gerutu Rifat kesal .
" Makanya menikah jangan hanya taunya bermain di kantor " Pungkas Raymond .
Uhuk ....uhuk ....
" Bisa tidak jangan selalu menguntit " Ujar Rif'at kesal .
" Kau salah jika berbicara seperti itu dengan ku " Rif'at hanya mendengus kesal .
" Jangan melewati batas mu Boy atau ayah mu akan membunuhmu " Ujar Henry memperingati .
" Iya Dad ,aku tahu diri juga " Ujar Rif'at kesal .
" Menikah jika kamu sudah tidak tahan " Ujar Daddy Radit .
"Iya Opa " Jawab Rif'at .
" Jangan menerima tamu atau jadwal apa pun di bawah jam 9
" Ucap Raymond .
" Iya kak " Jawab Reza .
" Sudah " Adara mengaguk " Ayo aku temani jemur twins " Adara langsung menatap suaminya .
" Bukannya mau ke kantor " Tanya Adara .
" Sudah ayo " Jawab Raymond di ikuti Henry yang sudah berdiri .
" Aku seperti di buang, Dad Raine mau ke kantor mau Salim " Ujar Raine kesal .
Henry mendekati anaknya lalu mencium keningnya .
" Kerja yang baik " Raine mengaguk .
" Jangan macem² di kantor " Ujar Raymond mencium kening adik bungsunya itu .
" Mom titip Vania " Ujar Radhi sebelum berangkat .
" Iya nak " Jawab Elvi .
CUP
" aku pergi " Vania langsung melotot kan matanya menatap Radhi yang berani mencium nya di depan keluarga nya .
Lalu di ikuti Rifat,Radhi dan Reza untuk duluan ke perusahaan .
" Jangan di buka bajunya mom panas " Pungkas Raymond .
" Kalian juga dulu begini " Ujar mommy Ellena .
" Tapi kulitnya Oma nanti kebakar " Ujar Raymond khawatir .
" Memang kulit mu kebakar " Tanya Henry kesal .
" Cih " Cibir Raymond kesal .
Setelah selesai membuka pakaian twins Elvi memakaikan penutup mata cucunya agar tidak silau saat sinar matahari saat mengenai wajahnya .
" My angel " Ujar Raymond saat baby El sudah di bawa ke arah yang bersinar matahari di ikuti Henry .
" Mom " Elvi hanya diam saja membiarkan Raymond merengek .
Tidak berselang lama mommy Ellena membawa baby Ed berjemur juga .
" Ini yang pertama dan terakhir " Ujar Raymond kesal .
Lalu mendekati Adara yang duduk di kursi panjang .
" Kenapa mereka menyiksa anak²ku " Aduh Raymond .
" matahari pagi bagus untuk mereka honey " Ujar Adara .
" tapi kulihat jagoan sama angel nanti rusak " Adara hanya tersenyum melihat posesif suaminya pada anak²nya .
" kalaupun rusak nanti di bawah ke salon khusus bayi karena Daddy banyak uang " Ujar Adara .
" Baby apa aku boleh mencicipi ini " Adara menggeleng " milik twins " ujar Adara .
" Tapi aku merindukan mereka " Pungkas Raymond sambil memeluk istrinya dan mencium bagian dada Adara .
" Apa ada cara lain untuk memuaskan suamiku ini " Tanya Adara sambil mengelus kepala Raymond .
Bagaimana pun dia juga mereka kasian saat Raymond harus menahan hasratnya saat mereka sedang mandi bersama.
" Ada tapi aku tidak ingin ,aku masih bisa tahan koh " Adara mengaguk saja .
Tapi nanti dia akan mencari sendiri caranya seperti apa !!
Bukannya di sini ada ahlinya siapa lagi jika bukan mommy Ellena ,Elvi ,Elsa dan Ana yang ada di sekitar sini .
" Baby aku ke perusahaan dulu iya " Adara mengaguk " jangan lupa makan siang " Raymond mengaguk lalu mencium kening dan bibir Adara bahkan dia sedikit ******* nya .
" Manis " Adara hanya tersenyum .
Raymond mendekati anak²nya lalu mencium kepala mereka masing ² .
" Daddy kerja dulu iya ,jangan nakal by jagoan ,by Angel " Ujar Raymond .
" Mom jangan lama² nanti anak² ku menangis " Elvi hanya mengaguk tersenyum .
"Tidak usah mengantar ku " Adara menggaguk " Hati² Dad " Raymond mengehentikan langkahnya " Aku suka panggilan nya " Adara hanya tertawa kecil .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dukung terus Raymond dan Adara
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😚