
"Kaka ipar " Queen tersenyum saat kedua oang itu memasuki butik milik nya.
" apa semua nya sudah selesai " Queen mengaguk lalu merangkul lengan Adara .
" tapi kita coba dulu jika sudah pas dan tidak ada perubahan lagi " ujar Queen.
" baiklah " ucap Raymond .
" ayo ikut aku kak, kita coba dulu gaun Kaka " ujar Queen lembut .
" pergilah, hati² Queen Adara lagi hamil " Queen menaikan jempolnya .
" Kaka ipar sama Kaka Ray dari mana " tanya Queen karena Raymond masih memakai pakaian kantor .
" dari rumah ,tadi pas datang langsung di ajak ke sini " ujar Adara mengikuti langkah Queen .
" Kaka Rif'at sama Amanda mana " tanya Queen.
" mereka tidak ada di rumah " ujar Adara.
Karena memang sebelum ke sini mau Rifat ataupun Amanda dia tidak melihat nya di rumah .
" mungkin sebentar lagi , Ris tolong bantu aku " Risna langsung mendekati Queen .
" selamat sore nyonya " Adara tersenyum " sore Risna ,maaf sudah buat kalian lembur " Risna hanya tertawa kecil .
" nona bos memberikan kami bonus yang banyak nyonya " canda Risna membuat Queen kesal .
" Queen apa nanti perutku tidak papa " tanya Adara khawatir saat melihat gaun yang akan dia kenakan
"Kaka ipar tenang saja ,ayo" Queen langsung membawa Adara ke sebuah ruangan di bantu oleh Risna .
Sedangkan di luar Raymond sedang bersama Rifat dan Amanda yang baru tiba .
" Kaka ipar mana kak " tanya Rif'at,lalu dia duduk di sofa sambil menarik lengan Amanda .
" lagi coba gaunnya sama Queen " ujar Raymond .
" sudah lama " tanya amanda .
" sedikit, mungkin sebentar lagi " ujar Raymond .
" aku penasaran bagaimana hasilnya " ujar Amanda antusias.
" kenapa jadi kamu yang semangat " tanya Rif'at.
" memang tidak boleh pasti gaunnya cocok buat Kaka ipar ,pilihannya bagus " Raymond hanya tersenyum simpul .
" jadi menurutmu pilihanku jelek " ujar Rif'at menatap Amanda .
" bukan begitu kak ,Amanda bicara sesuai koh, pakaian yang Kaka pilih juga bagus " ujar Amanda lembut .
" kau akan habis setelah ini " seketika wajah Amanda menunduk .
" jangan aneh² Rifat kau akan di bunuh ayah nantinya " ujar Raymond yang mengerti maksud adiknya .
Belum sempat Rifat menjawab tirai langsung terbuka secara perlahan .
Raymond langsung menatap ke arah tirai dengan mata elang nya .
GLEK
Reflek Raymond langsung berdiri di tempat nya .
Cantik batin Raymond yang masih menatap ke arah Adara.
" Kaka gimana " tanya Queen ,tapi Raymond hanya terdiam
" Kaka " pekik Rif'at .
" ah iya itu saja " ujar Raymond saat sudah tersadar .
" gimana Kaka ipar cantik kan i " tanya Queen tersenyum
" biasa saja " ujar Raymond lalu duduk kembali .
" alasan " cibir Queen dan Rif'at bersamaan.
Sedangkan Adara yang tadinya bahagia saat melihat reaksi Raymond seketika hilang begitu saja saat mendengar kata biasa saja yang ke luar dari mulut suami dingin nya itu .
"Ris bawa Amanda ke ruangan " ujar Queen lalu menuntut Adara untuk berganti pakaian .
" baik nona bos ,non ayo " Amanda langsung berdiri mengikuti Risna.
" Kaka ipar nyaman kan pakainya " Adara mengaguk.
" tapi koh semakin lama semakin berat " Queen tertawa kecil " nanti Kaka ipar duduk saja karena Kaka ipar juga sedang hamil ,apa ada bagian yang mau di rubah " tanya Queen menatap Adara
" tidak ada semuanya sudah bagus koh " ujar Adara jujur .
" syukurlah kalau Kaka ipar suka " ujar Queen sambil melepaskan gaun Adara di bantu beberapa karyawan .
" Kaka apa itu gaun Amanda " Queen menatap ke arah Amanda lalu mengaguk .
" kenapa kamu tidak suka " Amanda menggeleng cepat
" suka kak ,sangat suka " Queen hanya tertawa " kalian bantu Amanda " ujar Queen pada karyawan nya .
" baik nona bos " ujar mereka lalu membantu Amanda .
" lega " Queen tersenyum " ayo pakaj baju Kaka ipar tadi " ujar Queen ,adara menurut saja apa yang di ucapkan Queen.
Setelah selesai Adara kembali menemui Raymond dan Rif'at.
"kenapa kamu sendiri " tanya Raymond menatap Adara .
" Queen lagi bantu Manda " ujar Queen
" kenapa dia membiarkan kamu sendirian " ujar Raymond kesal .
" aku tidak p...
" kamu tidak papa tapi kandungan mu yang tidak papa " potong Raymond cepat
selalu anaknya yang hanya di pikirkan batik Adara lalu duduk di sofa .
" iya maaf " cicit Adara .
" Kaka " Raymond menarik napas panjang nya .
" Kaka ipar baik² saja " Adara mengaguk tersenyum.
Tidak berselang lama tirai kembali terbuka di mana Amanda sudah berdiri di atas panggung kecil .
Rifat lalu berdiri menghampiri Amanda yang berdiri di dampingi Queen .
CUP
" kamu cantik " Amanda memukul lengan Rifat
" Kaka " Rifat hanya tersenyum melihat wajah malu² Amanda.
" kalau kakak mau cium² jangan di depan Queen iya " ucap Queen ketus .
" awas , Amanda mau ganti baju " Queen langsung mendorong badan Rifat.
" cih " Rifat langsung pergi begitu saja .
Adara tersenyum miris melihat reaksi Rifat dan Raymond yang begitu berbeda .
" apa setelah ini kamu mengantar nya pulang " Rifat mengaguk .
" iya soalnya tadi aku jemput di rumah sakit " Raymond mengaguk saja .
" sudah " Amanda mengaguk
" semuanya sudah ok kan " Adara dan Amanda mengaguk
" apa mau tidur lagi di sini " Yahya Raymond .
" aku balik ke rumah " ujar Queen .
" mau di tunggu " Queen menggeleng .
" queen masih mau siap² mau beresin pakaian yang lainnya " ujar Queen .
" iya sudah aku duluan iya " ujar Raymond.
" iya kak ,hati² iya "Raymond mengaguk
" ayo " Adara berdiri dan di bantu oleh Raymond .
"duluan iya " Ucap Adara
" iya Kaka ipar " ujar Queen .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" aku siapkan air mandi nya " ujar Adara .
Kini mereka sudah sampai di rumah langsung menuju kamar untuk membersihkan diri .
" hebm "
Adara langsung menuju kamar mandi menyiapkan air mandi untuk Raymond.
Setelah itu Adara ke luar dari kamar mandi .
" sudah " Raymond langsung berdiri masuk dalam kamar mandi.
Sedangkan Adara masuk ke ruangan walk in close menyiapkan pakaian untuk Raymond dan juga untuk pakaian nya .
Lalu dia menunggu Raymond ke luar dari kamar mandi duduk di sofa sambil menatap ke arah luar .
" mandi lah " Adara langsung menatap Raymond yang baru ke luar dari kamar mandi .
" iya " Adara langsung berdiri tanpa berkata lagi .
"sayang tumbuhlah dengan baik ,mommy menunggu kalian " gumam Adara saat sudah di kamar mandi
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😚