
" Bagaimana keadaan istriku dia baik² saja kan " Ujar Raymond langsung berdiri menghadap Alister .
"Nyonya Adara banyak kehilangan darah di sini stoknya hanya sedikit karena darah nyonya AB dan kita harus menyelamatkan kandungan nya dan kita harus melakukan operasi Secar untuk menghindari hal buruk " Daniel langsung berdiri mendekati Alister " Ambil darahku " Ujar Daniel .
" Sus " Suster mengaguk paham " mati tuan " Daniel langsung mengikuti suster .
" Jangan melakukan apa pun " Semua orang menatap Raymond tajam " Tapi tuan ... "
" Istri ku Inging lahiran normal ,dan aku akan mewujudkan itu " Uang Raymond menatap tajam Alister .
" Tapi kak ,
Bugh
" Kau berani melawanku Hah "
" Raymond /Alister " ujar mereka bersamaan .
PLak
" Sadar kan dirimu di dalam Istrimu sedang bertarung nyawa untuk anak²mu dan dia kehilangan banyak darah dan kamu di sini masih dengan sikap egois mu ,pikirkan anak² mu bangsat ,lalu kamu bersikukuh ingin dia lahir normal bahkan hanya untuk bernapas di bantu alat " Bentak Jeje kesal .
" Kamu seorang pemimpin tapi kenapa bodoh sekali ?? Di mana otak cerdasmu hah " Lanjutnya lagi .
Davin dan Alan membantu Alister berdiri lalu mengusap bibirnya yang luka .
" Alister baik² saja " Ujar Alister tersenyum
BRAK
" Kaka cepat, nyonya Adara semakin banyak mengeluarkan darah "
DUAR
" LAKUKAN SEMAUNYA SESUAI PROSEDUR " Alister langsung masuk ke dalam bersama Amanda .
"Dad " Henry langsung menahan Raymond yang akan ikut masuk ke dalam .
" Istri ku membutuhkan aku dad , LEPAS " bentak Raymond meronta dalam pegangan Henry dan Davin .
" Adik²mu harus konsentrasi son, yakin kan dirimu percaya dengan mereka ?? Kamu lebih tahu wanita mu seperti apa " Ujar Davin lembut .
" Tapi istri ku yah " Davin mengaguk " Ayah paham tapi kamu harus kuat ,bersihkan dirimu setelah ini kamu akan menggendong Malaikat mu " Ujar Davin mengelus punggung Raymond
"AAAAAKKKKKKKHHHHH " teriak Raymond keras .
Elvi menangis dalam diam saat melihat anaknya seperti itu.
" ELVI " teriak Elsa dan Ana saat melihat Elvi pingsan dalam pelukan Nabilla .
" Bawa istri mu ke ruangan " Davin langsung berjalan cepat di ikuti Henry yang menggendong elvi .
" Ganti pakaian mu di ruangan Alister ,karena setelah ini kamu harus melakukan skin to skin pada anakmu " Ujar Davin sebelum meninggal mereka .
" Sayang bangun, jangan membuat ku takut " Ujar Henry yang ikut panik .
" Dia hanya syok, dia akan baik² saja " Ujar Davin di sela langkahnya .
" Son ayo " Raymond hanya diam saja " Son kamu harus menyambut anak²mu, jika kamu seperti ini kamu akan membuat mereka sedih " Ujar Alan lembut .
" Dengar Oma sayang , semua kehidupan ini Tidak semuanya lancar sesuai dengan yang kita inginkan !! Jika kita tahu akan seperti ini semua orang akan hidup baik² saja karena mereka sudah mengetahuinya "
" Ambil hikmahnya semua ini terjadi pasti ada hadiah yang lebih besar menunggu kalian nantinya ,ayo ganti pakaian mu ,sambut anak²mu dengan senyum bahagia mu agar mereka tidak merasa di abaikan , Adara akan bahagia jika dia melihatku menggendong anak²mu , Bukan kah kamu selalu menyangkal jadi mereka anak Adara ?? Kamu selalu mengatakan jika mereka anakmu jadi sambut dia dengan bahagia " Ujar mommy Ellena lembut .
" Ray Tidka bisa Oma " Ujar Raymond lirih .
" Kaka " Semua mata menatap ke arah Queen yang baru datang bersama suami dan anaknya .
" Pelan² Queen " Ujar Alan ,karena saat ini Queen sedang mengandung .
" Jangan menangis, Kaka harus kuat buat twins , aku yakin Kaka dara wanita yang tangguh dan kuat ,kami di sini bersama Kaka ,jika Kaka seperti ini Kaka Dara akan sedih " Ujar Queen yang ikut menangis .
Naufal merangkul bahu istrinya memberikan ketenangan sedangan Eliza sudah bersama Alan dalam gendongan nya .
" Ayo kamu harus bersihkan diri " Raymond berdiri sambil di bantu Daddy Radit dan Jeje .
" Aku antar kak " Ujar Rifat yang sejak tadi terdiam melihat Kaka terhebat nya seperti itu .
Raymond hanya diam saja sambil berjalan bersama Rifat .
" Ayo duduk dulu " Queen mengaguk patuh lalu duduk di kursi tunggu .
" Jangan memikirkan apa pun ,kamu harus ingat kandungan mu " Ujar Elsa lembut .
" Iya Bu " Ujar Queen lirih.
" Sudah " Tanya Daddy Radit saat melihat Daniel datang sambil memegang lengannya .
" Iya tuan " Daddy Radit mengelus punggung Daniel " Panggil Daddy saja seperti yang lainnya " Daniel hanya mengaguk saja .
" Keponakan mu akan segera hadir ,dan semoga semuanya baik² saja sehingga kamu bisa menghubungi orang tuamu , bagaimana pun mereka berhak tahu !! Apa lagi perasaan seorang ibu itu sangat kuat " Daniel tertunduk .
Entahlah apa.yabg akan dia katakan nantinya pada orang tuanya
Mengingat Ibu masih dalam proses pengobatan .
" Terimakasih " Ujar Daniel .
Daniel melihat Naufal yang tersenyum padanya ,dan Daniel pun membalas nya .
" Kau kuat , aku yakin itu " Ujar Naufal saat sudah di depan Daniel .
" Aku hanya takut !! kami belum banyak menghabiskan waktu " Ujar Daniel berkaca kaca .
" Bukannya kamu selalu bilang jika adikmu wanita yang tangguh dan aku yakin dia akan bisa melewati ini ' Ujar Naufal memberikan semangat pada sahabatnya .
" mommy dan Daddy menunggumu di rumah ,kembali lah di rumah jangan tinggal sendirian di sana " Daniel mengaguk lalu memeluk Naufal " Terimakasih " Naufal hanya membalas nya dengan usapan lembut .
Tidak berselang lama suara tangisan bayi menggema dalam ruangan sehingga yang di luar pun dapat mendengar nya .
"Alhamdulillah " Ujar mereka bersamaan
" Dad " Mommy Ellena yang sejak tadi tegas akhirnya pecah sudah tangisannya saat mendengar tangisan cicitnya begitu juga Daddy Radit ,eyang ganteng itu Tidka bisa lagi menahan nya .
5 menit kemudian suara tangisnya bayi juga tidak kalah melengking dan bertepatan Raymond datang dengan pakaian yang sudah rapi .
" Anak²mu sudah lahir son " Ujar Jeje langsung memeluk Raymond hanya mengaguk tersenyum .
Entahlah apa dia harus bahagia atau tidak !!
Tapi saat ini dia harus kuat demi anak²nya bersama Adara wanita cantik yang sudah membuat Raymond Tidka berdaya .
Sekalipun gengsinya setinggi langit ke tujuh !!
" Tuan bisa ikut masuk " Raymond mengaguk lalu mengikuti suster yang baru saja membuka pintu .
" Selamat kamu sudah menjadi uncle " Daniel tersenyum tipis
terimakasih dek, berjuang lah dan bangun di sini banyak yang menunggumu ,Abang yakin kamu wanita kuat ,saat sadar nanti Abang janji akan membawa mu jalan² sekalipun hanya sebentar batin Daniel dalam hati .
Sedangkan dalam ruangan Raymond hampir saja terjatuh saat melihat istrinya sedang di tangani oleh Amanda dan Alister dalam sebuah ruangan .
" Tuan " Raymond kembali mengambil kesadaran nya !!
DI sini ada anak² nya yang membutuhkan dia sekarang !!
" Di mana mereka " Ujar Raymond ,suster menunjukan ruangan hingga Raymond dapat melihat bayinya yang masih memerah .
" Maaf tuan bisa ganti pakaian ,agar bisa melakukan skin to skin " Raymond mengaguk lalu masuk dalam ruangan untuk mengganti pakaian nya .
Tidak berselang lama Raymond ke luar sudah di sambut dua Suster yang menggendong anaknya di dampingi dokter anak .
" Ini laki² tuan " Raymond tersenyum meski air matanya mengalir begitu saja "yang ini perempuan tuan tapi tuan tenang saja sekalipun dia terlihat kecil tapi di sehat " Raymond Mengaguk .
" Hai son ,hai Angel terimakasih sudah hadir di antara Daddy dan mommy ,maaf jika Daddy tidak bisa menjaga kalian sehingga kalian lahir sebelum waktunya , tapi Daddy bahagia kita doakan mommy baik² saja iya di sini kita harus berjuang untuk mommy dan membuat mommy sehat " Ujar Raymond serak sambil mengelus ke dua pipi anak²nya yang hanya bergerak² kecil .
" Hai Angel ,apa kamu dulu yang sakit saat di perut mommy hm terimakasih sudah bertahan dan lahir ke dunia ini bertemu Daddy ' Ujar Raymond mengajak anak² nya bicara lalu pandangan beralih pada anak laki² nya " Terimakasih sudah menjaga adikmu dengan baik ,Daddy bangga padamu , I love you son ,angel " Raymond mencium kepala ke dua anaknya.
Setelah beberapa saat dokter anak dan suster datang mendekat ke arah Raymond .
" maaf tuan ,tuan muda kecil dan nona muda kecil harus di bawah di ruangan khusus mengingat mereka lahir belum waktunya dan umur kandungan nyonya muda masih 7 bulan " Ujar dokter anak terbata saat Raymond menatap nya tajam .
" Bukannya katamu mereka baik² saja " Tanya Raymond sekalipun pelan tapi ucapan nya membuat dokter anak gemetaran.
" Benar tuan ,tapi semua anak yang baru lahir harus ke sana dulu sebelum nantinya bisa bersama ibunya karena kita harus memeriksa dengan baik organ² mereka apa sudah bisa bekerja dengan baik atau butuh perawatan lagi " Ujar dokter lagi keringatan dingin .
" Jika terjadi papa pada mereka , kepala mu akan ku jadikan hiasan pagar rumahmu sendiri " Dokter kandungan menelan ludahnya kasar .
" I- ya tuan " Ujar dokter lalu memberi kode pada suster .
" Son ,angel nanti kita ketemu lagi ,Daddy janji setelah ini Daddy akan menemui kalian setelah memastikan mommy mu baik² saja " Ujar Raymond .
CUP
CUP
" maaf tuan " Raymond mengaguk sambil menatap ke dua anaknya yang gendong suster lalu di simpan dalam box .
Setelah itu mereka ke luar dari ruangan itu di ikuti Raymond .
Sedangkan di ruangan operasi Alister dan Amanda sendang di buat takut dan gugup bagaimana tidak setelah berhasil mengeluarkan si kembar .
Detak jantung Adara melemah dan itu membuat yang ada dalam ruangan itu takut bukan main .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dukung terus Adara dan Raymond
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😚😚😚😚😚
"