ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
perjuangan Radhi



Pukul 09.00 waktu Landon Radhi sudah bersiap² untuk bertemu dengan sang kekasih .


Membahas tentang hubungan mereka baru setelah itu dia akan menemui kedua orang tuanya .


Sesuai perjanjian mereka akan bertemu di tempat biasa mereka habis kan waktu bersama tapi kali ini Radhi memilih tempat yang sedikit jauh .


Agar mereka bisa bicara serius dari hati ke hati membahas bagaimana arah hubungan mereka .


Sebenarnya Radhi sedikit ragu jika nanti nya Vania akan ikut bersama nya tapi dia harus memastikan agar keluarga nya bisa sedikit tenang terutama cinta pertama nya sang ibu .


Dan kini mereka saling berhadapan setelah memesan minuman dan cemilan


" apa ada hal penting " ujar Vania menatap Radhi yang sejak tadi membuang napas panjang ( anggap saja bahasa Inggris iya 😁).


" iya seperti yang kamu lihat " ujar Radhi lalu menatap Vania serius .


" kamu tahu kan hubungan kita seperti apa ?? bukan hal yang muda untuk kita sampai sejauh ini " Radhi menjeda ucapannya menarik napas " saya akan kembali ke Indonesia karena ada acara keluarga dan mungkin aku tidak akan kembali ke sini karena harus membantu Kaka ku di perusahaan sekalipun di sini juga ada tapi dia menyuruh ku tetap di sana " Vania menunduk kepalanya sambil mengaduk jus yang dia pesan tadi .


" keluarga ku sudah tau tentang hubungan kita dan begitu juga keluarga mu " Vania mengakat kepalanya menatap Radhi " mereka meminta ku membawa mu jika memang kamu ingin ikut bersama ku tapi jika kamu tidak ingin berarti aku akan pulang sendiri " ujar Radhi menatap lembut ke arah Vania .


" apa itu artinya aku akan mengikuti keyakinan mu " Radhi mengagukan kepalanya " semua keputusan padamu karena aku tidak ingin memaksamu ,jujur ini juga berat untukku dan kamu tau penyebabnya " ujar Radhi .


" aku terserah padamu ,tapi bagaimana pun kita harus bicara sama Daddy dan mommy " Radhi mengaguk " iya aku tau maka dari itu aku memintamu bertemu sebelum nantinya aku bicara pada mereka " ujar Radhi lembut .


Vania menatap ke arah lain,sambil mengaduk jus nya , sedang kan Radhi membiarkan saja mungkin saat ini sang kekasih sedang berpikir langkah apa yang akan dia ambil .


" apa nanti mereka menerima ku " tanya Vania gugup.


" jika mereka tidak menerima mu ,mereka tidak akan memintaku membawa mu " ujar Radhi


" aku takut,karena aku orang baru " cicit Vania .


" ada aku ,di sana juga ada Oma dan Opa kamu sudah bertemu dengan mereka sekalipun Opa seperti itu tapi aslinya dia baik " Vania mengaguk .


" mommy " tanya Vania.


" mommy yang lebih antusias, ketimbang ibuku yang lainnya " Radhi menggegam tangan Vania yang di atas meja " keluarga ku keras semua tapi mereka aslinya baik, apa lagi Daddy ku dia orang yang dingin begitu juga Kaka sulung ku ,tapi mereka selalu melindungi keluarga ku dan tidak akan membiarkan kami terluka atau tersakiti " ujar Radhi


"aku sudah tahu akan seperti ini dan aku sudah yakinkan diri sejak kamu meminta kembali ke Indonesia " Vania menarik napas panjang nya " aku akan ikut bersama mu tapi boleh kah ajari aku secara perlahan maksud nya tidak langsung memeluk keyakinan mu " Radhi mengaguk tersenyum .


" tentu ,aku akan menunggu sampai kamu siap " ujar Radhi lembut .


" tapi kita akan tinggal di rumah keluarga ku !! kamu tidak keberatan kan ? " Vania menggaguk.


" aku tidak akan keberatan ,jika mereka menerima ku " ujar Vania ,Radhi mengaguk paham .


" kita langsung ketemu orang tuamu iya " Vania mengaguk .


" tapi mommy masih di sekolah " ujar Vania .


" tidak papa ,kita akan singgah beli sesuatu dulu untuk di bawah ke sana " ujar Radhi .


" tapi apa pun nanti hasilnya aku harap kamu atau pun aku bisa menerima nya , tapi satu yang harus kamu ingat bahwa aku selalu mencintaimu " lanjutnya lagi, Vania mengaguk tersenyum .


" baiklah " Radhi berdiri lalu menggegam tangan Vania " kamu siap " Vania mengaguk tersenyum .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Setelah membeli buah tangan kini mereka langsung menuju ke rumah Vania .


Karena saat jam makan siang ke dua orang tua Vania akan makan siang di rumah .


Kini mereka sudah memasuki pekarangan rumah Vania, Radhi menggegam tangan Vania sambil tersenyum .



Kini mereka sudah memasuki rumah kedua orang tua Vania dan Vania langsung membawa Radhi ke meja makan siang.


Karena memang Radhi sesekali berkunjung juga ke rumah nya .


" selamat siang Om Tante " spaa Radhi saat sudah di dekat meja makan .


" siang Rad " jawab Andre ayah dari Vania .


" ayo duduk kita makan siang dulu " ujar Dania ibu Vania mempersilahkan Radhi duduk .


" kami sudah makan dad mom " ujar Vania mewakili Radhi menjawab .


"apa ada yang ingin kalian bicarakan " tanya Andre menatap mereka berdua bergantian .


" iya dad " ujar Vania .


" baiklah ,tunggu sebentar " mereka mengaguk.


Sekalipun mereka tidak ikut makan, tapi mereka tetap menemani sepasang suami istri yang masih tetap harmonis di usia senjanya .


Setelah selesai makan kini mereka duduk di ruangan tamu agar terlihat lebih santai di temani minuman dingin dan kue nya .


" apa yang ingin kalian katakan " tanya Andre menatap dua manusia yang duduk di depannya yang di batasi meja .


" sebelumnya Radhi minta maaf sama Om dan Tante mungkin ini berat buat Om dan tante tapi apa pun itu Radhi sudah siap " ujar radhit.


"Radhi akan balik ke Indonesia, kemungkinan saya tidak akan kembali ke sini lagi dan Vania sudah tau karena sebelum ke sini kami sudah bicara terlebih dahulu, tujuan saya ke sini meminta izin pada Om dan Tante membawa Vania bersama ku menemui keluargaku " ujar Raymond lembut .


" apa itu artinya dia akan ikut bersama mu dan keluarga mu " tanya Andre menatap Radhi.


" Daddy mungkin ini berat untuk kita ,tapi Vania sudah memutuskan akan ikut bersama Radhi" Andre dan Dania menatap anak perempuan satunya² nya yang sudah menundukkan kepalanya.


" dari awal Daddy bilang bukan, jika kalian hanya berteman Daddy tidak masalah dengan itu tapi jika lewat dari jalur itu Daddy tidak bisa " Vania menatap Andre dengan mata memohon .


"akhiri hubungan kalian, karena pada sadarnya kalian tidak akan bersama, dan untuk kamu Vania dari awal Daddy dan mommy sudah bicarakan ini bukan " Vania mengaguk lemah .


" keputusan Om sudah bulat Rad jika hanya hubungan biasa Om tidak akan melarang tapi jika sudah sejauh itu maaf Om minta jauhi anak Om " Radhi hanya bisa menunduk .


Apa yang dia takutkan terjadi,bukan hal muda untuk menyakinkan orang tua Vania ,apa lagi ayahnya seorang pemuka agama begitu juga ibunya .


" tapi Om ,Radhi mencintai Vania ,saya janji akan membahagiakan dia ,terlepas dari semuanya " ujar Radhi masih mencoba meyakinkan orang tua Vania .


" kami percaya denganmu ,bahwa kamu tulus pada anak ku tapi benteng di antara kita beda nak " ujar Andre tegas .


" mommy " Dania menghela nafas panjang nya.


" sayang Daddy dan mommy sudah sepakat untuk ini, jadi kami harap kamu mengerti dengan keputusan Daddy dan mommy ,ini demi kebaikan mu Vania " ujar Dania lembut .


Dengan deraian air mata Vania meninggalkan ruang tamu itu ,meninggalkan orang tua dan Radhi yang masih menatap ke pergiannya .


" terimakasih sebelumnya nya Om Tante ,Radhi pamit dulu titip salam buat Vania , selamat siang " ujar Radhi berdiri .


" lupakan Vania " Radhi hanya mengagukan kepalanya lalu ke luar dari ruangan itu dengan perasaan yang sakit .


Setelah kepulangan Radhi, Andre dan Dania langsung menyusul Vania ke kamarnya .


pyar ....


pyar .


tok ....tok...


" Vania buka pintu nya ini Daddy " ujar Andre panik saat mendengar suara benda jatuh .


" sayang ini mommy " uajr Dania khawatir .


pyar ...


pyar ..


" dobrak saja dad , mommy takut Vania mencelakai dirinya " uajr Dania panik .


" cari kunci serep nya mom " Dania langsung berlari ke arah laci yang tidak jauh dari kamar Vania .


Sedangkan Andre beberapa kali mendobrak pintu kamar Vania sambil memanggil nama anaknya itu .


" mom cepat " Ujar Andre menatap istrinya yang membuka laci meja bergantian .


" mommy lupa simpan di mana dad " ujar Dania sambil mencari kunci kamar Dania


Hingga akhirnya dia menemukan di laci paling bawah .


" dad ini " uajr Dania saat sudah sampai di depan pintu kamar Vania .


Dengan cepat Andre langsung menarik kunci itu dan membukanya secara kasar .


BRAK


" Vania " teriak mereka bersamaan saat melihat kamar Vania yang sudah berantakan .


" KELUAR " teriak Vania histeris


" sayang kita bi...


" Vania bilang KELUAR " teriaknya lagi .


" kami seperti ini demi kebaikan mu Vania " bentak Andre .


" Daddy tidak tau ,Vania mencintai nya dad ,mencintai Radhi tapi kenapa Daddy memisahkan kami kenapa " bentak Vania .


" kalian berbeda " teriak Andre.


" kami bisa bersatu dengan perbedaan itu " ujar Vania emosi .


" sayang ...


" KELUAR " bentak Vania lagi


" ayo mom kita ke luar " ujar Andre .


" tapi dad...


" biarkan dia merenungkan diri dan berpikir dengan jernih jika apa yang kita lakukan itu kebaikan nya " ujar Andre .


Dania menata sendu Vania yang duduk di atas lantai sambil menunduk kepalanya di antara lutut nya, sedangkan kamarnya sudah berantakan .


" VANIA BENCI DADDY DAN MOMMY ,VANIA BENCI KALIAN " teriak Vania sebelum ke dua orang tua ke luar.


Andre dan Dania menghentikan langkahnya untuk sesaat sebelum akhirnya mereka ke luar


" aaaaaakkkkkkkkkk"


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


selamat siang gays gimana ini !!


apa ada di antara kalian seperti kisah Radhi dan Vania ??


like


koment


vote


hadiah bunganya dan bintang 5 😘😚😚😚