
...Selamat siang kesayangan author maafkan author yang baru up iya ....
...Selamat beraktifitas buat kalian semoga selalu lancar dan di berikan kesehatan...
...Tidak terasa kita idul adha tinggal tiga hari mungkin ini terlalu cepat ....
...Tapi author takut tidak sempat menyapa kalian saat sudah tiba harinya...
...Taqabballahu Minna wa minkum, taqobbal ya kariim. Ketika tangan tak mampu menjabat kaki tak dapat melangkah, hanya hati yang mampu berbisik mohon maaf atas segala kesalahan. Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
...Makasih kita kembali ke topik iya 😘😘😘😘😘😘...
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah menunggu para wanita yang memakan waktu cukup lama ,bahkan mereka sampai makan siang di salon .
Bahkan si kembar pun sudah beberapa Minum ASI karena menunggu mommy nya yang sedang perawatan.
Kini mereka sudah bernapas lega setelah melihat para bidadari itu ke luar dengan wajah segarnya .
" Ini terkahir nya aku menemanimu ,jika ingin panggil mereka ke rumah , menyebalkan " Ujar Raymond kesal
" Jangan bicara jika sudah selesai ayo ke luar " Lanjutnya lagi saat melihat Adara hendak bicara .
" Itu mobil pengawal iya Honey " Tanya Adara karena menurutnya mobil itu sejak dia masuk tadi selalu berada di posisi nya .
" Iya " Jawab Raymond seadanya .
" Twins sama Daddy saja " Ujar Henry.
" Iya Dad " Jawab Raymond seadanya .
Kini mereka menaiki mobil mereka masing² seperti semula di mana rehan Morgan menjadi pengawal Raymond dan Adara .
Sedangkan yang lainnya di ikuti pengawal yang menyusul mereka ke salon setelah di beri tahu jika ada yang mengintai sang tuan .
" Langsung pulang saja baby, Aku lelah " Jawab Raymond , sebenarnya dia hanya tidak ingin Adara dalam bahaya .
Untuk masalah hadiah dia bisa menyuruh anak buahnya yang membelinya bukan .
Kalau saja Tidak ada hal seperti ini Raymond Tidak masalah ,tapi dia harus memikirkan keselamatan Adara dan twins.
Sekalipun bukan papa musuhnya tapi dia tidak ingin Adara melihat atau mengetahuinya terlebih sang mantan sahabat nya penyebab nya .
Raymond tidak ingin Adara ataupun Twins mengalami trauma atau yang lainnya karena masalah seperti ini .
" Baiklah nanti sampai di rumah aku pijat " Ujar Adara .
" Sekarang saja baby " Ujar Raymond tenang .
" Mana bisa,kan urut nya baring mas " Ujar Adara .
" Yang pusing kepala ku baby " Ujar Raymond .
" Baiklah ,berbalik " Bukannya balik Raymond malah menyuruh Adara duduk di pangkuan nya .
" Urut kepala ku dan kecil kan bola matamu itu " Adara hanya bisa mendengus kesal .
Rehan dan Morgan sudah mulai was² jika sudah begini tidak mungkin hanya urutan saja bukan .
Ayolah mereka manusia normal dan pernah melakukan hal seperti ini .
" Mas " Pekik Adara saat Raymond membuka kancing bajunya bagian atas .
" Why " Ujar Raymond terus melanjutkan aksinya hingga 3 kancing terbuka .
Adara membalikkan kepala nya menatap ke arah depan seolah tidak mendengar atau mengetahui apa pun .
" Mereka tidak akan berani balik atau mendengar nya baby " Adara tetap menggeleng mana bisa mereka tidak melihat dan mendengar sedangkan Merkea punya kuping belum lagi kaca spion .
" Morgan " Dengan sigap Morgan menaikan pembatas mobil sehingga kini hanya ada Adara dan Raymond.
" Bagaimana " Adara menelan ludahnya kasar ,barusan dia meluruskan badan di salon .
Apa kini dia akan kembali di hajar oh God help me !!!
" Ayolah baby ,kita belum pernah bermain di mobil bukan " Adara semakin pias saat ini .
" Mau memulai sendiri atau aku " Tanya Raymond sambil memainkan buah ceri yang kini sudah terpampang di depannya .
" Satu " Raymond tersenyum miring " Kau tahu aku kan baby " Adara menghela napas " Ok " Ujar Adara pada akhirnya .
"Anak pintar " Ujar Raymond lalu mengubah posisi duduknya sehingga berbaring sedikit .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Di depan kemudi Rehan dan Morgan saling melempar pandangan .
" Shiiittt aku merindukan Rosna " Umpat Rehan .
" Hanya memikirkan saja membuat milikku sesak ,tunggu aku babe " Ujar Morgan sambil mengirim kan pesan pada seseorang .
" Jangan balap kau bisa mati jika tuan belum selesai tapi kita sudah sampai " Ujar Morgan .
" Shiitt " Umpat rehan frustasi bagaimana tidak kini mobil mereka bukan hanya guncang jalanan tapi guncangan dari arah belakang membuat kedua menelan ludahnya kasar .
" Bahkan aku memikirkannya pun tidak ingin, aku akan memintanya memimpin kali ini " Ujar Rehan .
" Aku punya kekasih sendiri untuk aku bayangkan dia bergoyang di atasku dengan keadaan naked " Ujar Rehan jujur .
Sedangkan di mobil lain tepat nya mobil Henry yang di kemudi oleh Jose .
" Shiittt Apa anak itu tidak bisa menahan nya ? Istri nya baru selesai perawatan sekarang dia mengajar nya kembali di mobil , Astaga anakmu Elvi kenapa dia selalu membuat kepala ku sakit " Ujar Henry tak habis pikir dengan tingkah laku Raymond .
" Jangan lupa dia dari santan kental siapa ?? Yang menghajar ku tiap pagi dan malam " Ujar Elvi kesal .
"Lalu kau tidak suka " Ujar Henry dingin .
" Aku sangat suka hubby " Ujar Elvi tersenyum semanis mungkin .
" Tunggulah sampai di rumah habis kamu Elvina " Tekan Henry menatap tajam istrinya.
Jose dan Aqila hanya bisa menahan senyum agar mereka tidak terkena imbas dari protestan kedua orang itu .
" Ujung² minta jatah !! " Cibir Elvi kesal ,Henry hanya menaikan bahunya .
" Apa kalian akan langsung balik ke rumah " Tanya Henry menatap ke depan .
" Iya , soalnya ada kerjaan yang belum di selesaikan Xavier " Ujar Jose jujur .
" Kan bisa malam " Ujar Henry menaikan alisnya .
" Aku lembur malamnya dan tidak bisa di ganggu " Henry berdecak kesal saat melihat senyum Jose .
" Cih " Cibir Henry,membuat Jose tertawa kecil .
" Mobilnya semakin bergoyang " Ujar Jose tersenyum .
" Anak itu " cibir Henry .
Sedangkan yang di dalam mobil Raymond sedang meracau tidak jelas karena Adara bergoyang di atasnya .
" Baby ..... Uuhhgg ... milikmu sempit "
" Faster...Baby "
Adara semakin mempercepat gerakan nya dengan liar apa lagi Raymond sambil memainkan pucuk buah ceri nya sehingga membuatnya kembali terbakar gairah .
" Honeyhhhhhh "
" Yes baby "
Raymond membantu Adara dari bawah sambil memegang bokong sintal milik istri nya .
PLak
PLak
" Aaahhhhhhh" Pekik Adara saat Raymond memukul bokong nya .
" Kau seksi baby "Raymond tersenyum miring sambil meremas bokong sintal istri nya dengan kasar .
" Raymond aaahhh "
" Bersama baby "
Racau Raymond saat merasakan milik nya semakin sempit karena milik Adara berdenyut .
"Angkat " Raymond langsung menghentakkan kuat dari bawah membuat Adara memejamkan matanya saat milik suami nya menyentuh titik terdalam .
" Aaahhh "
" aaarrrggggghhhhhhh "
Erangan panjang keduanya memenuhi mobil itu , Adara ambruk di atas sang suami .
Seolah perawatan nya berjam² tadi percuma karena kini kaki nya keram dan lemas setelah memimpin penuh permainan .
" Cape " Raymond mengelus punggung istrinya yang masih di atasnya tanpa melepaskan penyatuan mereka .
" Kau semakin liar baby, aku suka " Raymond tersenyum lalu mencium kening dan bibir Adara sekilas .
Lalu dia mengambil tisu mengelus dahi istri nya yang sudah mandi keringat karena ulahnya .
" Ayo bersihkan dulu bagian bawah " Ujar Raymond
" Kenapa lama sekali sampainya " Raymond hanya tersenyum .
Mana bisa mereka mempercepat laju mobilnya jika ingin pasti setelah itu nyawa keduanya akan melayang layak nya kertas yang di buat dari atas .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚😚😚😚